50+ Contoh Majas Metafora Lengkap dengan Artinya, Pahami dan Pelajari
Senin, 05 Mei 2025 - 18:10 WIB
loading...
Majas metafora adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa menggunakan kata pembanding. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Contoh Majas Metafora yang dibahas dalam artikel ini akan membantu pembaca dalam memahami jenis majas dan penggunaannya. Majas bukan hanya memperindah kalimat, tetapi juga memberikan kedalaman makna dan daya tarik tersendiri dalam penyampaian pesan.
Majas metafora adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa menggunakan kata pembanding seperti "seperti", "bagai", atau "laksana". Majas ini menyampaikan makna secara simbolis dan imajinatif, sehingga pembaca atau pendengar harus memahami makna tersembunyi di balik kata yang digunakan.
Baca juga: 4 Jenis Majas Pertentangan Beserta Contoh dan Penjelasannya
Misalnya, menyebut "tulang punggung keluarga" bukan berarti secara harfiah tulang, melainkan seseorang yang menopang ekonomi keluarga.
1. Dia adalah buah hati kedua orang tuanya.
Artinya: Anak yang sangat disayangi.
2. Ayah menjadi tulang punggung keluarga.
Artinya: Ayah yang menanggung beban ekonomi keluarga.
3. Matahari pagi adalah raja siang yang mulai bangun.
Artinya: Matahari sebagai sumber cahaya utama di siang hari.
4. Ani dikenal sebagai kembang desa.
Artinya: Gadis tercantik di desa.
Baca juga: 28 Contoh Teks Kalimat Menggunakan Majas Metafora Lengkap dengan Artinya
5. Sejak kecil, ia dikenal sebagai kutu buku.
Artinya: Orang yang suka membaca.
6. Dia adalah tangan kanan direktur itu.
Artinya: Orang kepercayaan utama direktur.
7. Lidahnya tajam seperti pedang.
Artinya: Perkataannya menyakitkan hati.
8. Pemuda itu adalah bintang lapangan dalam pertandingan tadi malam.
Artinya: Pemain terbaik dalam pertandingan.
9. Ibu tetap berkepala dingin saat menghadapi masalah.
Artinya: Tetap tenang dan tidak emosional.
10. Para lintah darat menjerat warga dengan bunga tinggi.
Artinya: Rentenir yang memberikan pinjaman dengan bunga mencekik.
Baca juga: 20 Contoh Majas Metafora dan Artinya
11. Mimpi tadi malam hanyalah bunga tidur.
Artinya: Mimpi yang tidak memiliki makna khusus.
12. Ponsel bisa jadi pencuri waktu jika tak digunakan dengan bijak.
Artinya: Ponsel bisa membuat orang lalai terhadap waktu.
13. Dia menjadi cahaya hidup ibunya.
Artinya: Sumber kebahagiaan dan harapan bagi sang ibu.
14. Anak itu benar-benar permata hati orang tuanya.
Artinya: Anak yang sangat berharga dan dicintai.
15. Orang malas seperti benalu masyarakat.
Artinya: Menyusahkan dan bergantung pada orang lain.
16. Api asmara di antara mereka semakin menyala.
Artinya: Cinta mereka semakin kuat.
17. Dia dikenal sebagai bunga kampus.
Artinya: Mahasiswi tercantik di kampus.
18. Kekacauan itu adalah gunung es dari masalah yang lebih besar.
Artinya: Permasalahan yang terlihat hanya sebagian kecil.
19. Dia memiliki hati baja dalam menghadapi cobaan.
Artinya: Sangat kuat dan tidak mudah menyerah.
20. Pria itu memang hidung belang.
Artinya: Laki-laki yang suka gonta-ganti pasangan.
21. Anak itu keturunan darah biru.
Artinya: Keturunan bangsawan.
22. Guru adalah mata air pengetahuan.
Artinya: Sumber ilmu.
23. Media massa menjadi penyambung lidah rakyat.
Artinya: Menyampaikan suara rakyat kepada pemerintah.
24. Dia adalah karang di tengah laut yang tak tergoyahkan.
Artinya: Orang yang kuat dan teguh pendirian.
25. Wawasan dosen itu seperti samudra ilmu.
Artinya: Ilmunya sangat luas.
26. Dia menjadi pelita hati keluarga.
Artinya: Sumber semangat dan kebahagiaan.
27. Cita-cita adalah langit harapan bagi masa depan.
Artinya: Harapan tinggi yang ingin dicapai.
28. Usaha keras adalah gerbang kesuksesan.
Artinya: Awal menuju keberhasilan.
29. Dia anak emas kepala sekolah.
Artinya: Anak yang sangat disukai dan diistimewakan.
30. Kami duduk di bibir pantai menunggu matahari terbenam.
Artinya: Di tepi pantai.
31. Mereka tinggal di kaki gunung.
Artinya: Di bawah atau lereng gunung.
32. Hidup itu seperti roda kehidupan yang terus berputar.
Artinya: Kadang di atas, kadang di bawah.
33. Dia mampu bertahan dalam badai cobaan.
Artinya: Masalah besar.
34. Kisah mereka seperti pelangi cinta yang indah.
Artinya: Cinta yang penuh warna dan bahagia.
35. Anak itu adalah bintang harapan orang tuanya.
Artinya: Harapan keluarga di masa depan.
36. Bayangan masa lalu terus menghantui pikirannya.
Artinya: Kenangan yang sulit dilupakan.
37. Kesalahan itu menjadi cermin diri baginya.
Artinya: Bahan introspeksi.
38. Pemuda harapan bangsa adalah bunga bangsa.
Artinya: Generasi penerus yang menjanjikan.
39. Kita harus menyelesaikan akar masalah ini.
Artinya: Sumber utama masalah.
40. Ia memiliki hati batu.
Artinya: Tidak mudah tersentuh perasaan.
41. Kasus itu jadi buah bibir warga.
Artinya: Ramai dibicarakan banyak orang.
42. Api cemburu membakar hatinya.
Artinya: Sangat cemburu.
43. Melihat polisi datang, pencuri itu langsung langkah seribu.
Artinya: Melarikan diri cepat-cepat.
44. Ia pandai bersilat lidah seperti lidah ular.
Artinya: Pandai berbohong dan memutarbalikkan fakta.
45. Semua sudah digariskan dalam garis tangan.
Artinya: Takdir atau nasib.
46. Pemimpin itu memerintah dengan tangan besi.
Artinya: Dengan keras dan tegas.
47. Rintangan itu menjadi batu sandungan bagi kemajuannya.
Artinya: Penghambat.
48. Ibu adalah air kehidupan di rumah ini.
Artinya: Sumber kasih sayang dan kehidupan.
49. Ia seperti burung hantu, baru aktif saat malam.
Artinya: Suka begadang.
50. Dia pelukis mimpi yang tidak pernah takut gagal.
Artinya: Orang yang berani bermimpi dan berusaha mewujudkannya.
51. Nilai dan norma adalah pagar kehidupan manusia.
Artinya: Batasan dalam berperilaku.
52. Badai ujian itu membuatnya menjadi lebih kuat.
Artinya: Masalah berat.
53. Ia tumbuh menjadi cahaya dalam kegelapan.
Artinya: Pembawa harapan.
54. Kakak menjadi jangkar yang menahan keluarga tetap stabil.
Artinya: Penyeimbang dan penopang keluarga.
55. Dia selalu membawa pelita logika dalam setiap debat.
Artinya: Pikiran yang mencerahkan dan rasional.
Itulah contoh majas metafora yang telah disajikan, menunjukkan betapa luasnya cakupan majas itu dalam kehidupan sehari-hari. Semoga artikel ini dapat menjadi referensi bermanfaat.
Majas metafora adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa menggunakan kata pembanding seperti "seperti", "bagai", atau "laksana". Majas ini menyampaikan makna secara simbolis dan imajinatif, sehingga pembaca atau pendengar harus memahami makna tersembunyi di balik kata yang digunakan.
Baca juga: 4 Jenis Majas Pertentangan Beserta Contoh dan Penjelasannya
Misalnya, menyebut "tulang punggung keluarga" bukan berarti secara harfiah tulang, melainkan seseorang yang menopang ekonomi keluarga.
50+ Contoh Majas Metafora
1. Dia adalah buah hati kedua orang tuanya.
Artinya: Anak yang sangat disayangi.
2. Ayah menjadi tulang punggung keluarga.
Artinya: Ayah yang menanggung beban ekonomi keluarga.
3. Matahari pagi adalah raja siang yang mulai bangun.
Artinya: Matahari sebagai sumber cahaya utama di siang hari.
4. Ani dikenal sebagai kembang desa.
Artinya: Gadis tercantik di desa.
Baca juga: 28 Contoh Teks Kalimat Menggunakan Majas Metafora Lengkap dengan Artinya
5. Sejak kecil, ia dikenal sebagai kutu buku.
Artinya: Orang yang suka membaca.
6. Dia adalah tangan kanan direktur itu.
Artinya: Orang kepercayaan utama direktur.
7. Lidahnya tajam seperti pedang.
Artinya: Perkataannya menyakitkan hati.
8. Pemuda itu adalah bintang lapangan dalam pertandingan tadi malam.
Artinya: Pemain terbaik dalam pertandingan.
9. Ibu tetap berkepala dingin saat menghadapi masalah.
Artinya: Tetap tenang dan tidak emosional.
10. Para lintah darat menjerat warga dengan bunga tinggi.
Artinya: Rentenir yang memberikan pinjaman dengan bunga mencekik.
Baca juga: 20 Contoh Majas Metafora dan Artinya
11. Mimpi tadi malam hanyalah bunga tidur.
Artinya: Mimpi yang tidak memiliki makna khusus.
12. Ponsel bisa jadi pencuri waktu jika tak digunakan dengan bijak.
Artinya: Ponsel bisa membuat orang lalai terhadap waktu.
13. Dia menjadi cahaya hidup ibunya.
Artinya: Sumber kebahagiaan dan harapan bagi sang ibu.
14. Anak itu benar-benar permata hati orang tuanya.
Artinya: Anak yang sangat berharga dan dicintai.
15. Orang malas seperti benalu masyarakat.
Artinya: Menyusahkan dan bergantung pada orang lain.
16. Api asmara di antara mereka semakin menyala.
Artinya: Cinta mereka semakin kuat.
17. Dia dikenal sebagai bunga kampus.
Artinya: Mahasiswi tercantik di kampus.
18. Kekacauan itu adalah gunung es dari masalah yang lebih besar.
Artinya: Permasalahan yang terlihat hanya sebagian kecil.
19. Dia memiliki hati baja dalam menghadapi cobaan.
Artinya: Sangat kuat dan tidak mudah menyerah.
20. Pria itu memang hidung belang.
Artinya: Laki-laki yang suka gonta-ganti pasangan.
21. Anak itu keturunan darah biru.
Artinya: Keturunan bangsawan.
22. Guru adalah mata air pengetahuan.
Artinya: Sumber ilmu.
23. Media massa menjadi penyambung lidah rakyat.
Artinya: Menyampaikan suara rakyat kepada pemerintah.
24. Dia adalah karang di tengah laut yang tak tergoyahkan.
Artinya: Orang yang kuat dan teguh pendirian.
25. Wawasan dosen itu seperti samudra ilmu.
Artinya: Ilmunya sangat luas.
26. Dia menjadi pelita hati keluarga.
Artinya: Sumber semangat dan kebahagiaan.
27. Cita-cita adalah langit harapan bagi masa depan.
Artinya: Harapan tinggi yang ingin dicapai.
28. Usaha keras adalah gerbang kesuksesan.
Artinya: Awal menuju keberhasilan.
29. Dia anak emas kepala sekolah.
Artinya: Anak yang sangat disukai dan diistimewakan.
30. Kami duduk di bibir pantai menunggu matahari terbenam.
Artinya: Di tepi pantai.
31. Mereka tinggal di kaki gunung.
Artinya: Di bawah atau lereng gunung.
32. Hidup itu seperti roda kehidupan yang terus berputar.
Artinya: Kadang di atas, kadang di bawah.
33. Dia mampu bertahan dalam badai cobaan.
Artinya: Masalah besar.
34. Kisah mereka seperti pelangi cinta yang indah.
Artinya: Cinta yang penuh warna dan bahagia.
35. Anak itu adalah bintang harapan orang tuanya.
Artinya: Harapan keluarga di masa depan.
36. Bayangan masa lalu terus menghantui pikirannya.
Artinya: Kenangan yang sulit dilupakan.
37. Kesalahan itu menjadi cermin diri baginya.
Artinya: Bahan introspeksi.
38. Pemuda harapan bangsa adalah bunga bangsa.
Artinya: Generasi penerus yang menjanjikan.
39. Kita harus menyelesaikan akar masalah ini.
Artinya: Sumber utama masalah.
40. Ia memiliki hati batu.
Artinya: Tidak mudah tersentuh perasaan.
41. Kasus itu jadi buah bibir warga.
Artinya: Ramai dibicarakan banyak orang.
42. Api cemburu membakar hatinya.
Artinya: Sangat cemburu.
43. Melihat polisi datang, pencuri itu langsung langkah seribu.
Artinya: Melarikan diri cepat-cepat.
44. Ia pandai bersilat lidah seperti lidah ular.
Artinya: Pandai berbohong dan memutarbalikkan fakta.
45. Semua sudah digariskan dalam garis tangan.
Artinya: Takdir atau nasib.
46. Pemimpin itu memerintah dengan tangan besi.
Artinya: Dengan keras dan tegas.
47. Rintangan itu menjadi batu sandungan bagi kemajuannya.
Artinya: Penghambat.
48. Ibu adalah air kehidupan di rumah ini.
Artinya: Sumber kasih sayang dan kehidupan.
49. Ia seperti burung hantu, baru aktif saat malam.
Artinya: Suka begadang.
50. Dia pelukis mimpi yang tidak pernah takut gagal.
Artinya: Orang yang berani bermimpi dan berusaha mewujudkannya.
51. Nilai dan norma adalah pagar kehidupan manusia.
Artinya: Batasan dalam berperilaku.
52. Badai ujian itu membuatnya menjadi lebih kuat.
Artinya: Masalah berat.
53. Ia tumbuh menjadi cahaya dalam kegelapan.
Artinya: Pembawa harapan.
54. Kakak menjadi jangkar yang menahan keluarga tetap stabil.
Artinya: Penyeimbang dan penopang keluarga.
55. Dia selalu membawa pelita logika dalam setiap debat.
Artinya: Pikiran yang mencerahkan dan rasional.
Itulah contoh majas metafora yang telah disajikan, menunjukkan betapa luasnya cakupan majas itu dalam kehidupan sehari-hari. Semoga artikel ini dapat menjadi referensi bermanfaat.
(nnz)
Lihat Juga :