Profil Pendidikan Prof Muhammad Madyan, Rektor Unair Periode 2025-2030
Selasa, 06 Mei 2025 - 08:56 WIB
loading...
Rektor Universitas Airlangga (Unair) 2025-2030 Prof Dr Muhammad Madyan. Foto/Unair.
A
A
A
SURABAYA - Pemilihan rektor Universitas Airlangga ( Unair ) 2025-2030 telah memilih Prof Dr Muhammad Madyan sebagai pengganti Prof M Nasih. Prof Madyan sebelumnya adalah wakil rektor bidang sumber daya.
Penetapan rektor baru tersebut berlangsung dalam rapat pemilihan rektor oleh Majelis Wali Amanat (MWA) Unair pada Senin (5/05/2025). Ia akan dilantik pada 17 Juni 2025 mendatang.
Baca juga: 13 Rektor ITS dari Masa ke Masa, Dokter, Militer, hingga yang Diangkat Jadi Menteri
Hasil pemungutan suara menunjukkan Madyan memperoleh dukungan terbanyak dengan 13 suara, disusul Prof Dr Koko Srimulyo dengan 9 suara, dan Prof Dr Dwi Setyawan dengan 4 suara. Satu suara tercatat sebagai abstain.
Dikutip dari laman Unair, Muhammad Madyan sebelumnya menjabat sebagai wakil rektor bidang sumberdaya Unair periode 2020-2025.
Baca juga: Setuju dengan Penjurusan di SMA, Rektor Untar Dorong Kajian Mendalam
Guru besar kelahiran Martapura, 1971 ini juga pernah menjabat sebagai dewan penasihat Airlangga Executive Education Center (AEEC).
Mantan direktur keuangan Unair ini adalah lulusan S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair 1997. Ia kemudian melanjutkan kuliah magister ke Universitas Airlangga pada 2003.
Baca juga: Profesor Marsudi Dicopot dari Rektor Universitas Pancasila, Ada Apa?
Mantan Kepala Subdirektorat Pengembangan Sumber Daya Manusia dan OrganisasiUnair ini kemudian meraih gelar magister di University of Wollongong pada 2006.
Mantan Kepala Bidang Penelitian dan Pelatihan LPMB FEB Universitas Airlangga ini lalu kuliah mengambil gelar doctor di Universitas Brawijaya.
Muhammad Madyan berhasil menerima penghargaan Satya Lencana Kesetian 20 tahun pada 2024. Ia juga aktif melakukan penelitian hingga berhasil menerbitkan sekitar 70 artikel dengan H-index Scopus 3.
Berikut ini sejumlah publikasi yang dihasilkan dosen Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair ini.
1. The Relationship Between Family Ownership, CEO Demographic Characteristics and Dividend Policy: Evidence from Indonesia (2021)
2. Building firm value and financial performance through intellectual capital: the Indonesia stock exchange's experience (2022)
3. The impact of top management education from reputable universities on corporate capital structure: Evidence from Indonesia (2023)
4. The Leadership Is Given Factors: Fintech Impact in Rural Bank Performance (2023)
5. Analysis of carbon emission disclosures of Indonesian companies and their market performance with board characteristics as a moderator (2024)
6. Influence of Family Business Generation in Indonesia: First, Second, and Third Generational Ownership and Institutional Ownership As Moderation (2024)
7. Peluang Investasi, Pendanaan Perusahaan, dan Kebijakan Dividen (2022)
8. Environmental, Social, Governance (ESG) Performance and Capital Structure: The Role of Good Corporate Governance (2023)
9. How does ESG explain excess returns in emerging market? An Asset-Pricing Approach (2023).
Demikian profil Rektor Unair Prof Mohammad Madyan. Semoga bermanfaat.
Penetapan rektor baru tersebut berlangsung dalam rapat pemilihan rektor oleh Majelis Wali Amanat (MWA) Unair pada Senin (5/05/2025). Ia akan dilantik pada 17 Juni 2025 mendatang.
Baca juga: 13 Rektor ITS dari Masa ke Masa, Dokter, Militer, hingga yang Diangkat Jadi Menteri
Hasil pemungutan suara menunjukkan Madyan memperoleh dukungan terbanyak dengan 13 suara, disusul Prof Dr Koko Srimulyo dengan 9 suara, dan Prof Dr Dwi Setyawan dengan 4 suara. Satu suara tercatat sebagai abstain.
Profil Pendidikan Prof Muhammad Madyan
Dikutip dari laman Unair, Muhammad Madyan sebelumnya menjabat sebagai wakil rektor bidang sumberdaya Unair periode 2020-2025.
Baca juga: Setuju dengan Penjurusan di SMA, Rektor Untar Dorong Kajian Mendalam
Guru besar kelahiran Martapura, 1971 ini juga pernah menjabat sebagai dewan penasihat Airlangga Executive Education Center (AEEC).
Mantan direktur keuangan Unair ini adalah lulusan S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair 1997. Ia kemudian melanjutkan kuliah magister ke Universitas Airlangga pada 2003.
Baca juga: Profesor Marsudi Dicopot dari Rektor Universitas Pancasila, Ada Apa?
Mantan Kepala Subdirektorat Pengembangan Sumber Daya Manusia dan OrganisasiUnair ini kemudian meraih gelar magister di University of Wollongong pada 2006.
Mantan Kepala Bidang Penelitian dan Pelatihan LPMB FEB Universitas Airlangga ini lalu kuliah mengambil gelar doctor di Universitas Brawijaya.
Muhammad Madyan berhasil menerima penghargaan Satya Lencana Kesetian 20 tahun pada 2024. Ia juga aktif melakukan penelitian hingga berhasil menerbitkan sekitar 70 artikel dengan H-index Scopus 3.
Publikasi
Berikut ini sejumlah publikasi yang dihasilkan dosen Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair ini.
1. The Relationship Between Family Ownership, CEO Demographic Characteristics and Dividend Policy: Evidence from Indonesia (2021)
2. Building firm value and financial performance through intellectual capital: the Indonesia stock exchange's experience (2022)
3. The impact of top management education from reputable universities on corporate capital structure: Evidence from Indonesia (2023)
4. The Leadership Is Given Factors: Fintech Impact in Rural Bank Performance (2023)
5. Analysis of carbon emission disclosures of Indonesian companies and their market performance with board characteristics as a moderator (2024)
6. Influence of Family Business Generation in Indonesia: First, Second, and Third Generational Ownership and Institutional Ownership As Moderation (2024)
7. Peluang Investasi, Pendanaan Perusahaan, dan Kebijakan Dividen (2022)
8. Environmental, Social, Governance (ESG) Performance and Capital Structure: The Role of Good Corporate Governance (2023)
9. How does ESG explain excess returns in emerging market? An Asset-Pricing Approach (2023).
Demikian profil Rektor Unair Prof Mohammad Madyan. Semoga bermanfaat.
(nnz)
Lihat Juga :