PBNU Buka Pendaftaran Beasiswa untuk Santri Kuliah di Maroko, Ini Syarat dan Jadwalnya

Selasa, 06 Mei 2025 - 16:15 WIB
loading...
PBNU Buka Pendaftaran...
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membuka pendaftaran beasiswa santri kuliah ke Maroko. Foto/PBNU.
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membuka pendaftaran beasiswa santri di seluruh Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke luar negeri. Berikut informasinya.

Kali ini, PBNU bekerja sama dengan Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Islam Kerajaan Maroko membuka program beasiswa kuliah di Maroko untuk tahun akademik 2024-2025.

Baca juga: 10 Kriteria Peserta Beasiswa LPDP yang Berpotensi Lolos Tes Wawancara

Informasi ini diumumkan melalui akun Instagram resmi @nuonline.id dan dikutip pada Selasa (6/5/2025). Pendaftaran program beasiswa ini dibuka secara online melalui laman resmi nuscholarship.or.id, mulai 5 Mei hingga 24 Mei 2025.

Para santri yang memenuhi syarat dan tertarik untuk melanjutkan studi ke Maroko dapat segera mempersiapkan dokumen yang diperlukan dan melakukan registrasi sesuai ketentuan.

Baca juga: PIS Buka Beasiswa Crewing Talent Scouting, Lulus Dikontrak Jadi Pelaut di Kapal Pertamina

Program ini merupakan bentuk komitmen PBNU dalam meningkatkan kualitas pendidikan para santri sekaligus memperkuat jaringan keilmuan Islam internasional.

Beasiswa ini ditujukan khusus untuk santri lulusan pesantren yang memiliki hafalan Al-Qur'an 30 juz dan berkomitmen untuk mengabdi kepada Nahdlatul Ulama setelah menyelesaikan studi.

Tahapan Seleksi Beasiswa PBNU-Maroko 2025


Setelah mendaftar secara daring, peserta akan mengikuti seleksi administrasi. Bagi peserta yang dinyatakan lolos pada tahap ini, mereka wajib mengikuti seleksi lanjutan berupa ujian lisan dan wawancara yang dijadwalkan pada 27 hingga 29 Mei 2025. Hasil seleksi tahap pertama akan diumumkan pada 2 Juni 2025.

Baca juga: Pemkab Tangerang Beri Beasiswa Warga ke Universitas Internasional

Peserta yang lulus tahap pertama akan mengikuti program inkubasi sebagai persiapan menghadapi ujian Muqobalah yang diselenggarakan oleh Wizarotul Awqaf (Kementerian Wakaf Maroko). Jadwal lengkap program inkubasi akan diumumkan kemudian oleh pihak PBNU.

Syarat Umum Pendaftaran Beasiswa Santri ke Maroko


Berikut adalah persyaratan yang wajib dipenuhi oleh pendaftar:

1. Pendaftaran dilakukan oleh pondok pesantren, bukan individu.

2. Memiliki ijazah Diniyah Uly/Muadalah/MA Keagamaan atau sederajat, dengan usia ijazah maksimal 3 tahun.

3. Berusia antara 18 hingga 25 tahun.

4. Memiliki syahadah hafalan Al-Qur’an 30 juz.

5. Surat rekomendasi dari PCNU atau RMI setempat.

6. Surat kesediaan untuk mengabdi kepada NU setelah menyelesaikan studi.

7. Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi yang ditentukan.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Para santri yang berminat diwajibkan menyiapkan sejumlah dokumen berikut:


1. Formulir pendaftaran online

2. Ijazah yang relevan dan masih berlaku

3. Syahadah hafalan Al-Qur’an 30 juz

4. Syahadah hifdzil mutun (opsional)

5. Pas foto 4x6 berwarna terbaru

6. Surat rekomendasi dari pengasuh pesantren

7. Surat rekomendasi dari PCNU

8. Surat pernyataan kesediaan mengabdi (format bisa diunduh di laman resmi)

Dengan adanya program beasiswa ini, PBNU berharap para santri tidak hanya mendapatkan kesempatan belajar di lembaga pendidikan tinggi ternama di Maroko, tetapi juga mampu menjadi kader intelektual Islam yang moderat, berwawasan global, dan berkontribusi untuk umat dan bangsa saat kembali ke Tanah Air.

Demikian informasi mengenai beasiswa PBNU untuk kuliah ke Maroko . Semoga bermanfaat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Rekomendasi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Berita Terkini
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved