Libatkan BEM, Kemendiktisaintek Luncurkan Program Mahasiswa Berdampak

Kamis, 15 Mei 2025 - 10:28 WIB
loading...
Libatkan BEM, Kemendiktisaintek...
Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM merupakan terobosan Kemdiktisaintek yang memperkuat posisi mahasiswa sebagai pelaku utama pembangunan sosial. Foto/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Kemendiktisaintek meluncurkan tiga program strategis. Salah satunya adalah program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM.

Semangat kolaborasi dan pemberdayaan juga digaungkan melalui Program Mahasiswa Berdampak yang secara khusus menggerakkan potensi kepemimpinan dan empati sosial mahasiswa sebagai aktor pengubah di tengah masyarakat.

Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM merupakan terobosan Kemdiktisaintek yang memperkuat posisi mahasiswa sebagai pelaku utama pembangunan sosial.

Melalui kepemimpinan kolektif Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), program ini memberikan ruang strategis bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung pada pemecahan persoalan-persoalan riil di masyarakat.

Program ini tidak hanya mendorong aksi sosial, tetapi juga memperkuat budaya reflektif, berpikir kritis, dan kolaboratif dalam praktik pengabdian. Mahasiswa akan melakukan perencanaan program secara ilmiah, memanfaatkan hasil riset sebagai dasar intervensi, dan menerapkan pendekatan partisipatif bersama masyarakat.

Baca juga: Kemendiktisaintek Luncurkan Kampus Berdampak: Dorong Perguruan Tinggi Jadi Motor Perubahan Sosial

Program Mahasiswa Berdampak merupakan salah satu dari 3 program strategis yang diluncurkan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendiktisaintek.

Ketiga program tersebut adalah Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM, Program Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi PUI-PT, serta Call for Proposal Program Kosabangsa Tahun 2025.

Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, I Ketut Adnyana menyatakan, “Mahasiswa Berdampak adalah pengejawantahan etis dari tanggung jawab intelektual mahasiswa untuk menjadi pelaku perubahan di masyarakat. Ini bukan kegiatan biasa, namun ini adalah bagian dari pembangunan karakter pemimpin bangsa yang berempati, beraksi, dan berdampak."

Baca juga: Peringatan Hardiknas 2025, Menteri Brian Yuliarto Luncurkan Diktisaintek Berdampak

Dalam paparannya, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Fauzan Adziman, mengatakan bahwa ketiga program ini harus menjadi motor transformasi yang berdampak luas dan terukur.

“Kita tidak hanya ingin menghasilkan penelitian dan aktivitas pengabdian. Kita ingin melihat perubahan di desa, transformasi di sektor strategis, kemandirian komunitas, akses teknologi yang terbuka, dan produk riset yang bisa dikomersialisasi serta memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ungkap Dirjen Fauzan.

Salah satu wujud nyata dari transformasi tersebut hadir melalui Program Kosabangsa, sebuah model kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dengan masyarakat yang dirancang untuk menjawab langsung tantangan-tantangan pembangunan berbasis wilayah.

Program Kosabangsa (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat) merupakan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi untuk menjawab tantangan pembangunan di wilayah tertinggal, daerah kemiskinan ekstrem, dan kawasan rawan bencana melalui kolaborasi antarperguruan tinggi serta dukungan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Kosabangsa 2025 akan menargetkan daerah tertinggal, wilayah rawan bencana, dan kawasan kemiskinan ekstrem. Fokus intervensi mencakup pengembangan ekonomi lokal, sistem pertanian berkelanjutan, kesehatan masyarakat berbasis komunitas, pendidikan adaptif, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna.

Lebih dari sekadar program pengabdian, Kosabangsa adalah medium rekayasa sosial berbasis iptek untuk memperkuat ketahanan masyarakat akar rumput dan mendorong transformasi sosial dari bawah. Mahasiswa, dosen, dan masyarakat menjadi bagian dari ekosistem perubahan yang saling belajar, tumbuh, dan mandiri bersama.

Untuk melengkapi ekosistem riset dan pengabdian yang menyatu dari hulu ke hilir, Program Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi PUI-PT dihadirkan sebagai penguat kapasitas kelembagaan pusat unggulan iptek di perguruan tinggi, sehingga sinergi antara riset unggul dan kebutuhan masyarakat dapat terwujud secara berkelanjutan.

Program Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi PUI-PT dirancang untuk memperkuat kapasitas kelembagaan pusat unggulan iptek di perguruan tinggi. Melalui penguatan SDM, sarana riset, tata kelola, dan kemitraan strategis, program ini mendorong PUI-PT menjadi simpul inovasi nasional yang terhubung dengan kebutuhan industri, kebijakan publik, dan masyarakat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Dugaan Kekerasan Seksual...
Dugaan Kekerasan Seksual di FHUI, Kemendiktisaintek Tegaskan Pemeriksaan Masih Berjalan
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan Didorong Lewat Pelatihan Guru dan Kampus Berdampak Nyata
Kemendiktisaintek Buka...
Kemendiktisaintek Buka Suara Soal Jurusan Teknik Ganti Nama Jadi Rekayasa
Jurusan Teknik Berganti...
Jurusan Teknik Berganti Nama Menjadi Rekayasa, Berikut Daftar Lengkapnya
Kemendiktisaintek Rilis...
Kemendiktisaintek Rilis Pedoman Sistem Penjaminan Mutu Internal Kampus, Apa Isinya?
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
Rekomendasi
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berita Terkini
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Tingkatkan Literasi...
Tingkatkan Literasi Digital Sejak Dini, Mahasiswa FIKOM UP Edukasi Siswa MTs Al-Islamiyah Bogor
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved