Perpusnas Luncurkan Program KKN Tematik Literasi dan Relima

Sabtu, 17 Mei 2025 - 13:29 WIB
loading...
Perpusnas Luncurkan...
Puncak Perayaan HUT ke-45 Perpusnas RI bertajuk Perpusnas Hadir Demi Martabat Bangsa. Foto/Perpusnas.
A A A
JAKARTA - Pada hari jadi ke-45 tahun, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia ( Perpusnas ) meluncurkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi dan Relawan Literasi Masyarakat (Relima).

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno yang hadir pada acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada Perpusnas dan seluruh pustakawan di Indonesia atas dedikasi dan perjuangan dalam memperkuat literasi.

"Terutama sekali kepada bapak ibu para relawan yang melampaui kewajibannya, yang aktif untuk perpustakaan keliling, bekerja tanpa gaji. Mereka adalah pahlawan literasi nasional," ujarnya, melalui siaran pers, dikutip Sabtu (17/5/2025).

Baca juga: Jadwal Operasional Perpusnas 2025, Hari Minggu dan Sabtu Buka

Pratikno menekankan bahwa keberadaan perpustakaan sangat penting. Ia menekankan pentingnya peran pustakawan dalam menumbuhkan budaya membaca, terutama di tengah tantangan digitalisasi dan penetrasi kecerdasan buatan Artificial Intelligence(AI) yang semakin dalam.

"Perpustakaan ini sangat penting, membaca itu sangat penting," tegasnya.

Pratikno kemudian membagikan pengalamannya saat masa kecil yang terinspirasi oleh dua buku yang dibacanya ketika duduk di bangku SD, yaitu buku "Nrimo Peparinge Pangeran" yang mengajarkannya untuk bersyukur dan menerima segala pemberian Tuhan, serta buku "Timba Air Mandi Sendiri" yang menumbuhkan semangat kemandirian dan memotivasinya untuk terus bersekolah di tengah keterbatasan.

Lebih lanjut, Menurut Menko PMK, tantangan pustakawan di era digital saat ini justru semakin berat. Ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap fenomena mindless scrolling dan paparan layar (screen time) berlebihan yang dapat melemahkan daya pikir kritis anak-anak.

Ia menegaskan bahwa literasi hari ini bukan hanya soal kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan berpikir kritis, mendalam, dan bijaksana dalam menyikapi teknologi.

"Mari kita ajari anak kita untuk berpikir lebih dalam agar punya sikap kritis menghadapi disrupsi teknologi yang begitu dahsyat," ungkapnya.

Pada hari jadi ke-45 tahun, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) meluncurkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi dan Relawan Literasi Masyarakat (Relima).

Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz, mengatakan program inovasi ini menjadi langkah Perpusnas dalam penguatan kemitraan strategis yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Dalam program ini, Perpusnas menggandeng sejumlah pihak, baik di pusat maupun di daerah, lembaga pemerintah maupun swasta, dan kelompok maupun perorangan.

“Kami memandang bahwa program mencerdaskan kehidupan bangsa adalah proyek besar bersama bangsa yang tidak hanya menjadi tugas sekelompok pihak, tetapi harus digarap secara gotong-royong,” ungkapnya pada puncak perayaan HUT ke-45 Perpusnas yang berlangsung di Jakarta, Jumat (16/5/2025).

Peluncuran program dilakukan Kepala Perpusnas bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan.

KKN Tematik Literasi menjadi program Perpusnas bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang melibatkan 22 perguruan tinggi.

“Program ini menggarap peningkatan budaya baca dan kecakapan literasi di 1.000 desa/kelurahan, melibatkan sekitar 15 ribu mahasiswa, ratusan dosen dan pustakawan di masing-masing wilayah,” imbuhnya.

Program Relima melibatkan para relawan di 189 kabupaten/kota dalam pengembangan program budaya baca dan kecakapan literasi. Para relawan akan memonitor pemanfaatan buku yang disebar di 10 ribu lokasi yang masing-masing mendapat 1.000 buku. “Mereka akan bergerak bersama dengan taman baca masyarakat dan pemerintah desa,” jelasnya.

Sebagai informasi, pada tahun ini, Perpusnas menggulirkan program Bantuan Bahan Bacaan Bermutu di mana sebanyak 10 juta Bahan Bacaan Bermutu disalurkan untuk 10 ribu ruang baca di perpustakaan desa atau kelurahan, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), dan perpustakaan yang dimiliki atau berafiliasi dengan rumah ibadah. Program ini digulirkan pada 2024 di mana sebanyak 10 ribu ruang baca di perpustakaan desa atau kelurahan dan TBM mendapatkan masing-masing 1.000 buku.

Program KKN Tematik Literasi merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan budaya baca dan kecakapan literasi. Wamen Fauzan mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya institusi pendidikan tinggi, untuk berperan aktif dan membangun budaya literasi.

“Ini menjadi keprihatinan kita bersama. Literasi bukan hanya tanggung jawab perpustakaan, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan kampus tidak boleh hanya menjadi menara gading. Kampus harus berkontribusi langsung dalam mengatasi persoalan sosial di lingkungan sekitarnya.

“Keberadaan kampus harus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Kalau kampusnya bagus, tapi masyarakatnya miskin dan penuh masalah, maka tanggung jawab sosial kampus itu dipertanyakan,” tegasnya.

Sebagai informasi, di hari pertambahan usianya, Perpusnas tercatat menorehkan prestasi. Naskah kuno koleksi Perpusnas yakni, Sang Hyang Siksa Kandang Karesian dan Karya-karya Hamzah Fansuri ditetapkan sebagai Memory of the World Unesco. Penetapan dua warisan dokumenter bangsa sebagai bagian dari ingatan kolektif dunia ini berlangsung dalam Sidang ke-221 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris, Prancis, pada April 2025.

Perpusnas memilih tema peringatan tahun ini sejalan dengan penetapan visi baru yakni “Perpustakaan Hadir Demi Martabat Bangsa”. Visi ini menjadi doktrin baru perpustakaan dalam mengukuhkan jati diri dan fungsi perjuangannya untuk ikut mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

Perpusnas ingin hadir secara nyata mengawal pembangunan literasi agar upaya mencapai martabat tinggi derajat bangsa, dapat terwujud melalui upaya bersama.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4.700 Perpustakaan Sekolah...
4.700 Perpustakaan Sekolah Direvitalisasi, Kemendikdasmen Dorong Literasi
Layanan iPusnas Segera...
Layanan iPusnas Segera Pulih Bertahap, Perpusnas Prioritaskan Versi Android
Siswi SDN Cikini 01...
Siswi SDN Cikini 01 Antusias Dapat Buku Bacaan Baru dari MNC Peduli: Petualangan Baru
Festival Literasi Perpusnas...
Festival Literasi Perpusnas 2025 Jadi Ajang Apresiasi dan Penggerak Budaya Baca Nasional
Mahasiswa S2 FEB UNJ...
Mahasiswa S2 FEB UNJ Sukses Gelar KKL Internasional ke Singapura dan Malaysia
Joko Santoso Resmi Pimpin...
Joko Santoso Resmi Pimpin Ikatan Pustakawan Indonesia Periode 2025–2028
Apresiasi Keterlibatan...
Apresiasi Keterlibatan BI Jakarta, Bang Dul: Ini Role Model Indonesia
Siapa Anke Gowda? Pensiunan...
Siapa Anke Gowda? Pensiunan Pekerja India yang Buka Perpustakaan dengan 2 Juta Buku
Soroti Layanan Digital...
Soroti Layanan Digital Perpustakaan, Bonnie PDIP: Sering Susah Diakses
Rekomendasi
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Berita Terkini
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
Dua Dekade Fakultas...
Dua Dekade Fakultas Psikologi Universitas Pancasila Menenun Inklusi dan Jiwa Olahraga
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved