Ingin Daftar Sekolah Kedinasan Tapi Buta Warna? Ini Informasi yang Perlu Kamu Tahu

Jum'at, 23 Mei 2025 - 19:05 WIB
loading...
Ingin Daftar Sekolah...
Pendaftaran sekolah kedinasan menjadi sorotan ribuan calon peserta dari seluruh Indonesia. Foto/BSSN.
A A A
JAKARTA - Pendaftaran sekolah kedinasan menjadi sorotan ribuan calon peserta dari seluruh Indonesia. Di tengah tingginya persaingan, persyaratan kesehatan, termasuk kesehatan mata , menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan sejak awal.

Salah satu aspek yang cukup sering ditanyakan adalah mengenai kondisi buta warna. Apakah penderita buta warna masih bisa mendaftar sekolah kedinasan ?

Baca juga: 5 Sekolah Kedinasan yang Boleh Mata Minus, Lengkap dengan Persyaratannya

Sekolah kedinasan merupakan jalur pendidikan yang disiapkan pemerintah untuk mencetak calon aparatur sipil negara (ASN) di berbagai kementerian dan lembaga. Karena lulusan sekolah kedinasan langsung ditempatkan sebagai CPNS , maka proses seleksi termasuk persyaratan kesehatannya cenderung ketat, demi memastikan kesiapan fisik dan mental calon peserta didik.

Kondisi Penglihatan Jadi Pertimbangan


Setiap instansi memiliki kebijakan tersendiri terkait standar kesehatan mata yang harus dipenuhi peserta. Beberapa di antaranya secara spesifik menyebutkan bahwa pelamar tidak boleh mengalami gangguan penglihatan tertentu seperti buta warna, baik parsial maupun total.

Baca juga: 5 Sekolah Kedinasan Terbaik di Surabaya, Mau Jadi Perwira atau CPNS?

Misalnya, Kementerian Perhubungan dalam penerimaan SIPENCATAR 2024 mensyaratkan penglihatan normal dan bebas dari kelainan buta warna. Hal yang sama berlaku di Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM.

Lalu Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip), sekolah kedinasan Kemenkumham pada pendaftaran 2024 lalu juga meminta peserta yang tidak memakai kacamata atau softlens, dan tidak buta warna.

Kemudian sekolah kedinasan milik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yakni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) meminta pelamar yang tidak menggunakan kacamata atau lensa kontak namun tidak spesifik mencantumkan syarat tidak boleh buta warna.

Baca juga: 5 Sekolah Kedinasan Terbaik di Jakarta, Nomor 1 dan 2 Lulus Jadi Calon PNS

Kemudian di Politeknik Statistika STIS, pelamar yang mau jadi CPNS Badan Pusat Statistik (BPS) tidak boleh buta warna, minus (rabun jauh), dan atau plus (rabun dekat) dapat diberikan toleransi di bawah ukuran 6 dioptri.

Sementara Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) mensyaratkan peserta tidak buta warna, dapat berkacamata dengan Lensa Spheris Maksimal Minus (-) 4 D, dan Lensa Silindris Maksimal Minus (-) 2 D.

Sekolah kedinasan Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) juga meminta pelamar yang tidak buta warna. Namun apabila calon PNS yang ingin bekerja di badan Intelijen Negara (BIN( ini berkacamata,maka batas toleransinya adalah ukuran 1 baik + (plus) atau - (minus).



Lalu Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) sebagai sekolah kedinasan di bawah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menerima peserta dengan mata minus namun Poltek SSN tidak menerima peserta yang buta warna parsial maupun total.

Namun tidak semua sekolah kedinasan mencantumkan syarat khusus mengenai kesehatan mata. Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, misalnya, dalam pendaftaran 2024 tidak mencantumkan ketentuan khusus mengenai kondisi penglihatan, melainkan lebih menekankan pada kesehatan jasmani dan rohani secara umum serta bebas narkoba.

Demikian informasi persyaratan kesehatan mata untuk pendaftaran sekolah kedinasan. Semoga informasi ini bermanfaat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
Ingin Kerja di KAI atau...
Ingin Kerja di KAI atau Jadi CPNS? Ini 5 Kampus dengan Jurusan Perkeretaapian
Dies Natalis ke-70,...
Dies Natalis ke-70, IPDN Perkuat Visi Jadi Kampus Kedinasan Bertaraf Dunia
Pendaftaran CPNS Kemenkes...
Pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 Resmi Dibuka? Begini Penjelasan Kepala BKN
Kemenag Tegaskan Informasi...
Kemenag Tegaskan Informasi Pendaftaran CPNS dan PPPK yang Beredar Hoaks, Ini Faktanya
8 Sekolah Kedinasan...
8 Sekolah Kedinasan Terbaik di Jabodetabek, Lulusannya Bisa Menjadi PNS
Menkum Dorong Afirmasi...
Menkum Dorong Afirmasi Pendidikan Kedinasan bagi Generasi Muda Papua
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
Bea Cukai Bakal Buka...
Bea Cukai Bakal Buka Rekrutmen 300 CPNS Lulusan SMA Bulan Depan, Berminat?
Rekomendasi
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Berita Terkini
SPMB Jakarta 2026 Resmi...
SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Cara Pemilihan Sekolah
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved