13 Ribu Siswa SMP di Surabaya Dapat Beasiswa hingga Lulus
Senin, 07 September 2020 - 21:22 WIB
loading...
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menandatangani MoU terkait CSR beasiswa pendidikan bagi siswa. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Sebanyak 13 ribu siswa dari keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dapat bantuan intervensi pendidikan selama pandemi COVID-19.
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait Corporate Social Responsibility (CSR) beasiswa pendidikan bagi siswa dari keluarga MBR Jenjang SMP dengan 36 perusahaan/lembaga, Senin (7/9/2020). (Baca juga: Sekolah di Jawa Tengah Mulai Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka )
Bantuan berupa beasiswa pendidikan itu diberikan hingga siswa SMP ini lulus. Total jumlah nominal yang terkumpul yakni Rp4.364.000.000. “Atas nama anak-anak, saya mengucapkan banyak terima kasih," kata Risma seusai acara yang berlangsung di Lobi Lantai 2 Balai Kota Surabaya.
Ia melanjutkan, pihaknya setiap bulan mengajak pegawai di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengumpulkan uang yang dijadikan semacam zakat. Ketika sudah terkumpul, uang ini yang digunakan untuk memberi bantuan kepada daerah lain yang terkena bencana alam. "Makanya, kenapa Surabaya selalu memberi bantuan cepat di setiap ada bencana," ujarnya.
Dari uang itu, katanya, terkadang juga digunakan untuk membiayai anak-anak yang putus sekolah. Namun begitu, saat ini uang itu digunakan membiayai penanganan COVID-19, terutama yang sedang melakukan isolasi mandiri. "Biasanya kami menggunakan uang itu untuk membiayai mereka (siswa) atau kadang untuk untuk membantu daerah lain ketika ada bencana,” jelasnya. (Baca juga: Kembangkan Vokasi, Kemendikbud Bangun SMK Modern di Malaysia )
Wali kota perempuan pertama di Kota Pahlawan juga menceritakan beberapa kisah anak-anak jalanan yang akhirnya dapat bersekolah kembali. Dirinya berharap tidak ada lagi anak-anak di Surabaya yang tidak bisa sekolah karena masalah biaya.
"Karena mereka telah terbantu untuk pendidikan anaknya. Alhamdulillah matur nuwun (terima kasih) sekali. Bapak ibu, saya terima kasih sekali, atas nama warga,” tuturnya.
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait Corporate Social Responsibility (CSR) beasiswa pendidikan bagi siswa dari keluarga MBR Jenjang SMP dengan 36 perusahaan/lembaga, Senin (7/9/2020). (Baca juga: Sekolah di Jawa Tengah Mulai Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka )
Bantuan berupa beasiswa pendidikan itu diberikan hingga siswa SMP ini lulus. Total jumlah nominal yang terkumpul yakni Rp4.364.000.000. “Atas nama anak-anak, saya mengucapkan banyak terima kasih," kata Risma seusai acara yang berlangsung di Lobi Lantai 2 Balai Kota Surabaya.
Ia melanjutkan, pihaknya setiap bulan mengajak pegawai di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengumpulkan uang yang dijadikan semacam zakat. Ketika sudah terkumpul, uang ini yang digunakan untuk memberi bantuan kepada daerah lain yang terkena bencana alam. "Makanya, kenapa Surabaya selalu memberi bantuan cepat di setiap ada bencana," ujarnya.
Dari uang itu, katanya, terkadang juga digunakan untuk membiayai anak-anak yang putus sekolah. Namun begitu, saat ini uang itu digunakan membiayai penanganan COVID-19, terutama yang sedang melakukan isolasi mandiri. "Biasanya kami menggunakan uang itu untuk membiayai mereka (siswa) atau kadang untuk untuk membantu daerah lain ketika ada bencana,” jelasnya. (Baca juga: Kembangkan Vokasi, Kemendikbud Bangun SMK Modern di Malaysia )
Wali kota perempuan pertama di Kota Pahlawan juga menceritakan beberapa kisah anak-anak jalanan yang akhirnya dapat bersekolah kembali. Dirinya berharap tidak ada lagi anak-anak di Surabaya yang tidak bisa sekolah karena masalah biaya.
"Karena mereka telah terbantu untuk pendidikan anaknya. Alhamdulillah matur nuwun (terima kasih) sekali. Bapak ibu, saya terima kasih sekali, atas nama warga,” tuturnya.
Lihat Juga :