Pendaftar Calon Dosen Universitas Sunan Gresik Membeludak, Capai 2.500 Orang
Sabtu, 31 Mei 2025 - 21:18 WIB
loading...
Pendaftar calon dosen dan tenaga kependidikan Universitas Sunan Gresik (USG) mencapai 2.500 orang. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Antusiasme masyarakat untuk menjadi bagian dari Universitas Sunan Gresik (USG) tercermin dari membludaknya jumlah pendaftar calon dosen dan tenaga kependidikan. Tercatat, sebanyak 2.500 orang mendaftar dalam proses rekrutmen yang tengah dilakukan pihak universitas.
Rektor USG, Prof. Dr. Maskuri menyampaikan apresiasi atas tingginya minat masyarakat. Ia mengaku tidak menyangka bahwa jumlah pendaftar akan sebanyak itu.
"Ini benar-benar di luar dugaan kami, sungguh luar biasa dan membuat semangat kami semakin tumbuh untuk mengembangkan USG," kata Maskuri, Sabtu (31/5/2025).
Meski demikian, Prof. Maskuri menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan proses seleksi secara ketat dan profesional untuk memastikan hanya kandidat terbaik yang diterima. "Kami menyeleksi dari 2.500 calon dosen dan tenaga kependidikan agar benar-benar terpilih dosen dengan standar kualitas tinggi," katanya.
Pada tahap awal, seleksi difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dosen di sembilan program studi (prodi). Yang menggembirakan, menurut Maskuri, cukup banyak dari pelamar yang bergelar doktor. Hal ini menjadi modal penting bagi USG dalam mewujudkan visi menjadi perguruan tinggi unggulan.
Sebagai mantan Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), Prof. Maskuri menegaskan bahwa pendirian universitas berkualitas tidak hanya memerlukan visi dan jaringan, tetapi juga sumber daya manusia (SDM) yang profesional, kreatif, dan tahan banting.
"USG sejak awal melibatkan para pakar pendidikan terbaik dari berbagai perguruan tinggi untuk mewujudkan hal ini," jelasnya.
Proses seleksi dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama adalah tes psikologi yang melibatkan pakar dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif, kepribadian, hingga kecenderungan emosional para pelamar. Selanjutnya, akan dilakukan wawancara dan microteaching untuk menilai wawasan akademik dan komitmen para kandidat.
"Semua ini kami lakukan karena kami menyadari, kualitas dan kapasitas SDM menjadi kunci utama dalam menjadikan USG sebagai perguruan tinggi yang kokoh, melesat, dan mendunia," ujar Prof. Maskuri.
Di samping proses rekrutmen tenaga pengajar, USG juga tengah membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2025/2026. Ada 23 program studi dan 5 fakultas yang dibuka. Kelima fakultas tersebut yakni Fakultas Bisnis, Humaniora, dan Psikologi yang memiliki empat prodi yakni S1 Akuntansi, Hukum, Manajemen, dan S1 Psikologi.
Kemudian, Fakultas Kesehatan dan Ilmu Alam yang memiliki empat prodi yakni D-3 Kebidanan, S1 Administrasi Rumah Sakit, S1 Biologi Terapan dan S1 Informatika Kesehatan. Ada pula Fakultas Teknologi dan Rekayasa dengan empat prodi yakni S1 Sistem Informasi, Teknologi Hasil Perikanan, Robotika dan Kecerdasan Buatan (AI), S1 Rekayasa Industri dan S1 Agroteknologi.
Berikutnya, Fakultas Vokasi dengan tiga jurusan yakni D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, D4 Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, serta D4 Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Pesawat Udara.
Kelima, Fakultas Keguruan dan Keagamaan Islam yang memiliki tujuh prodi, yakni S1 Pendidikan Agama Islam (PAI), Bahasa Arab, Perbankan Syariah, Pendidikan Guru MI, Ekonomi Islam, Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
USG juga menawarkan beasiswa kuliah secara penuh melalui jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan beasiswa kemitraan lainnya.
Rektor USG, Prof. Dr. Maskuri menyampaikan apresiasi atas tingginya minat masyarakat. Ia mengaku tidak menyangka bahwa jumlah pendaftar akan sebanyak itu.
"Ini benar-benar di luar dugaan kami, sungguh luar biasa dan membuat semangat kami semakin tumbuh untuk mengembangkan USG," kata Maskuri, Sabtu (31/5/2025).
Meski demikian, Prof. Maskuri menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan proses seleksi secara ketat dan profesional untuk memastikan hanya kandidat terbaik yang diterima. "Kami menyeleksi dari 2.500 calon dosen dan tenaga kependidikan agar benar-benar terpilih dosen dengan standar kualitas tinggi," katanya.
Pada tahap awal, seleksi difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dosen di sembilan program studi (prodi). Yang menggembirakan, menurut Maskuri, cukup banyak dari pelamar yang bergelar doktor. Hal ini menjadi modal penting bagi USG dalam mewujudkan visi menjadi perguruan tinggi unggulan.
Sebagai mantan Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), Prof. Maskuri menegaskan bahwa pendirian universitas berkualitas tidak hanya memerlukan visi dan jaringan, tetapi juga sumber daya manusia (SDM) yang profesional, kreatif, dan tahan banting.
"USG sejak awal melibatkan para pakar pendidikan terbaik dari berbagai perguruan tinggi untuk mewujudkan hal ini," jelasnya.
Proses seleksi dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama adalah tes psikologi yang melibatkan pakar dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif, kepribadian, hingga kecenderungan emosional para pelamar. Selanjutnya, akan dilakukan wawancara dan microteaching untuk menilai wawasan akademik dan komitmen para kandidat.
"Semua ini kami lakukan karena kami menyadari, kualitas dan kapasitas SDM menjadi kunci utama dalam menjadikan USG sebagai perguruan tinggi yang kokoh, melesat, dan mendunia," ujar Prof. Maskuri.
Di samping proses rekrutmen tenaga pengajar, USG juga tengah membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2025/2026. Ada 23 program studi dan 5 fakultas yang dibuka. Kelima fakultas tersebut yakni Fakultas Bisnis, Humaniora, dan Psikologi yang memiliki empat prodi yakni S1 Akuntansi, Hukum, Manajemen, dan S1 Psikologi.
Kemudian, Fakultas Kesehatan dan Ilmu Alam yang memiliki empat prodi yakni D-3 Kebidanan, S1 Administrasi Rumah Sakit, S1 Biologi Terapan dan S1 Informatika Kesehatan. Ada pula Fakultas Teknologi dan Rekayasa dengan empat prodi yakni S1 Sistem Informasi, Teknologi Hasil Perikanan, Robotika dan Kecerdasan Buatan (AI), S1 Rekayasa Industri dan S1 Agroteknologi.
Berikutnya, Fakultas Vokasi dengan tiga jurusan yakni D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, D4 Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, serta D4 Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Pesawat Udara.
Kelima, Fakultas Keguruan dan Keagamaan Islam yang memiliki tujuh prodi, yakni S1 Pendidikan Agama Islam (PAI), Bahasa Arab, Perbankan Syariah, Pendidikan Guru MI, Ekonomi Islam, Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
USG juga menawarkan beasiswa kuliah secara penuh melalui jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan beasiswa kemitraan lainnya.
(abd)
Lihat Juga :