Kisah Iqbal Rasyid, Anak Buruh Harian Bengkulu yang Tembus Kedokteran UI
Senin, 09 Juni 2025 - 07:23 WIB
loading...
A
A
A
Meski sempat gagal di jalur SNBP, semangatnya tidak surut. Usahanya akhirnya membuahkan hasil: Iqbal resmi diterima di Fakultas Kedokteran UI melalui SNBT 2025.
"Bukan hanya soal belajar keras, tapi juga menjaga semangat, mental, dan memilih lingkungan belajar yang mendukung. Evaluasi diri itu penting," ujarnya, dikutip dari laman Pendis Kemenag, Senin (9/6/2025).
“Saya ingin membanggakan orang tua dan tidak membebani mereka. Harapan saya bisa menjalani kuliah dengan lancar,” ungkap Iqbal penuh haru.
Ayahnya, Agus Hermanto, turut menyampaikan kebanggaan dan rasa syukurnya. Meski berpenghasilan pas-pasan, ia selalu yakin anaknya akan berhasil.
“Saya siap berkorban demi pendidikan anak saya. Saya percaya, dengan ketekunan dan doa, Iqbal akan mencapai cita-citanya,” tutur Agus dengan mata berkaca-kaca.
Kunci Sukses: Konsistensi, Mental Tangguh, dan Lingkungan Positif
Iqbal mengungkapkan bahwa kunci kesuksesannya terletak pada kedisiplinan dan konsistensi dalam belajar, serta menjaga kondisi mental agar tidak mengalami kelelahan belajar atau burnout."Bukan hanya soal belajar keras, tapi juga menjaga semangat, mental, dan memilih lingkungan belajar yang mendukung. Evaluasi diri itu penting," ujarnya, dikutip dari laman Pendis Kemenag, Senin (9/6/2025).
Harapan Masa Depan dan Dukungan Keluarga
Kini, Iqbal tengah mencari beasiswa pendidikan untuk menunjang kuliahnya di Jakarta. Biaya hidup dan pendidikan yang tinggi menjadi tantangan tersendiri, namun justru memotivasi dirinya untuk lebih mandiri dan terus berprestasi.“Saya ingin membanggakan orang tua dan tidak membebani mereka. Harapan saya bisa menjalani kuliah dengan lancar,” ungkap Iqbal penuh haru.
Ayahnya, Agus Hermanto, turut menyampaikan kebanggaan dan rasa syukurnya. Meski berpenghasilan pas-pasan, ia selalu yakin anaknya akan berhasil.
“Saya siap berkorban demi pendidikan anak saya. Saya percaya, dengan ketekunan dan doa, Iqbal akan mencapai cita-citanya,” tutur Agus dengan mata berkaca-kaca.
(nnz)
Lihat Juga :