337 Mahasiswa Raih Beasiswa, Kemendikti Beri Pembekalan Jelang Keberangkatan
Senin, 16 Juni 2025 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Kevin, Penerima Beasiswa LPDP ke UK dan Raih Tesis Terbaik se-Inggris Raya
Wakil Ketua Komisi X, Lalu Hadrian Irfani, turut mendukung program ini. Ia menegaskan bahwa Komisi X berkomitmen memperjuangkan beasiswa sebagai instrumen kedaulatan SDM dan akses pendidikan global yang adil. Selain itu, ia menekankan pentingnya kontribusi mahasiswa sebagai representasi bangsa di forum internasional serta perlunya reintegrasi lulusan luar negeri ke dalam pembangunan nasional.
“Kami harapkan bukan hanya transkrip yang gemilang tapi juga legacy, kontribusi, jejaring global, dan gagasan orisinal untuk tanah air,” ungkapnya.
Acara pembekalan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu Andi Permana, guru besar termuda Universitas Hasanuddin dan Dewi Nur Aisyah, Technical Advisor for Primary Care and Disease Control di Digital Transformation Office, Kementerian Kesehatan RI. Keduanya memberikan wawasan dan pengalaman tentang kepemimpinan, integritas, inovasi, dan kesiapan menghadapi tantangan global dalam bidang akademik maupun profesional.
Setelah menyelesaikan pendidikan, para penerima diharapkan dapat kembali ke tanah air dan mengambil peran strategis dalam pengembangan inovasi, dan kebijakan di bidang sains dan teknologi. Hadir pula dalam kesempatan ini Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat, Gubernur Lemhannas Ace Hasan, Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Ahmad Najib, dan Sekretaris Ditjen Saintek M. Samsuri.
Wakil Ketua Komisi X, Lalu Hadrian Irfani, turut mendukung program ini. Ia menegaskan bahwa Komisi X berkomitmen memperjuangkan beasiswa sebagai instrumen kedaulatan SDM dan akses pendidikan global yang adil. Selain itu, ia menekankan pentingnya kontribusi mahasiswa sebagai representasi bangsa di forum internasional serta perlunya reintegrasi lulusan luar negeri ke dalam pembangunan nasional.
“Kami harapkan bukan hanya transkrip yang gemilang tapi juga legacy, kontribusi, jejaring global, dan gagasan orisinal untuk tanah air,” ungkapnya.
Acara pembekalan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu Andi Permana, guru besar termuda Universitas Hasanuddin dan Dewi Nur Aisyah, Technical Advisor for Primary Care and Disease Control di Digital Transformation Office, Kementerian Kesehatan RI. Keduanya memberikan wawasan dan pengalaman tentang kepemimpinan, integritas, inovasi, dan kesiapan menghadapi tantangan global dalam bidang akademik maupun profesional.
Setelah menyelesaikan pendidikan, para penerima diharapkan dapat kembali ke tanah air dan mengambil peran strategis dalam pengembangan inovasi, dan kebijakan di bidang sains dan teknologi. Hadir pula dalam kesempatan ini Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat, Gubernur Lemhannas Ace Hasan, Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Ahmad Najib, dan Sekretaris Ditjen Saintek M. Samsuri.
(nnz)
Lihat Juga :