UGM Buka Program S2 Metalurgi Kolaborasi Teknik dan FMIPA, Pertama di Indonesia
Jum'at, 20 Juni 2025 - 06:33 WIB
loading...
A
A
A
Program ini dapat diakses melalui dua jalur: Magister Teknik Kimia di Fakultas Teknik dan Magister Kimia di FMIPA UGM. Meskipun memiliki karakteristik pembelajaran yang berbeda, keduanya tetap menjembatani keilmuan teknik dan kimia secara aplikatif.
Baca juga: Berapa UKT UGM Jalur Mandiri 2025? Cek Biaya Kuliah Jurusan Impianmu
Prof. Nuryono, pengelola Program Magister Kimia FMIPA UGM, menambahkan bahwa kebutuhan akan tenaga ahli metalurgi sangat tinggi, terutama dalam mendukung pengembangan energi baru terbarukan. “Saat ini mayoritas ahli metalurgi berasal dari luar negeri. Kita perlu memperkuat SDM dalam negeri,” jelasnya.
Untuk mendukung aksesibilitas, calon mahasiswa dapat memanfaatkan berbagai skema beasiswa seperti PMDSU dari Kemendiktisaintek atau LPDP dari Kementerian Keuangan.
Program peminatan metalurgi ini terbuka bagi lulusan sarjana atau sarjana terapan dari bidang yang relevan dengan teknik dan kimia. Pelaksanaan program akan dimulai pada tahun ajaran baru setelah penerimaan mahasiswa pascasarjana gelombang keempat.
Baca juga: Berapa UKT UGM Jalur Mandiri 2025? Cek Biaya Kuliah Jurusan Impianmu
Prof. Nuryono, pengelola Program Magister Kimia FMIPA UGM, menambahkan bahwa kebutuhan akan tenaga ahli metalurgi sangat tinggi, terutama dalam mendukung pengembangan energi baru terbarukan. “Saat ini mayoritas ahli metalurgi berasal dari luar negeri. Kita perlu memperkuat SDM dalam negeri,” jelasnya.
Untuk mendukung aksesibilitas, calon mahasiswa dapat memanfaatkan berbagai skema beasiswa seperti PMDSU dari Kemendiktisaintek atau LPDP dari Kementerian Keuangan.
Program peminatan metalurgi ini terbuka bagi lulusan sarjana atau sarjana terapan dari bidang yang relevan dengan teknik dan kimia. Pelaksanaan program akan dimulai pada tahun ajaran baru setelah penerimaan mahasiswa pascasarjana gelombang keempat.
(nnz)
Lihat Juga :