Kemendikdasmen Rekrut Tenaga Ahli dari 17 Perguruan Tinggi untuk Revitalisasi PAUD
Sabtu, 21 Juni 2025 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kunker Perdana Mendikdasmen di Palembang Kenalkan Konsep Matematika ke PAUD
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini, Nia Nurhasanah, menyampaikan bahwa program revitalisasi ini tidak hanya menyentuh aspek fisik sekolah, namun juga berfokus pada peningkatan manajemen dan kualitas implementasi program. Oleh karena itu, keterlibatan Tenaga Ahli yang kompeten menjadi sangat krusial.
“Tenaga Ahli akan direkrut melalui kerja sama dengan perguruan tinggi yang berada di wilayah pelaksanaan program. Mereka akan menjadi mitra strategis dalam memastikan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program revitalisasi sesuai regulasi, serta membantu memitigasi risiko dalam penggunaan anggaran negara,” jelas Nia.
Para Tenaga Ahli atau Tim Pendamping yang direkrut akan bertugas melakukan pemantauan intensif, memberikan pendampingan teknis, menyusun laporan evaluasi berkala, serta menyelenggarakan koordinasi dengan pemangku kepentingan di daerah. Adapun 17 perguruan tinggi yang terlibat dalam program ini antara lain, Universitas Negeri Semarang; Universitas Negeri Medan; Universitas Negeri Riau; Universitas Sam Ratulangi; Politeknik Negeri Ambon; Universitas Tanjungpura; Universitas Sulawesi Barat; Universitas Negeri Surabaya; Universitas Teuku Umar; dan Politeknik Negeri Padang.
Selanjutnya, Politeknik Negeri Samarinda; Universitas Borneo Tarakan; Universitas Negeri Makassar; Universitas Halu Oleo; Universitas Papua; Universitas Mataram; dan Universitas Cendrawasih.
Melalui sinergi bersama perguruan tinggi ini, program Revitalisasi PAUD diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan sesuai perkembangan zaman, sekaligus memastikan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia semakin meningkat secara merata.
Komitmen Bersama Menuju PAUD Bermutu
Perguruan Tinggi Mitra Strategis
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini, Nia Nurhasanah, menyampaikan bahwa program revitalisasi ini tidak hanya menyentuh aspek fisik sekolah, namun juga berfokus pada peningkatan manajemen dan kualitas implementasi program. Oleh karena itu, keterlibatan Tenaga Ahli yang kompeten menjadi sangat krusial.
“Tenaga Ahli akan direkrut melalui kerja sama dengan perguruan tinggi yang berada di wilayah pelaksanaan program. Mereka akan menjadi mitra strategis dalam memastikan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program revitalisasi sesuai regulasi, serta membantu memitigasi risiko dalam penggunaan anggaran negara,” jelas Nia.
Para Tenaga Ahli atau Tim Pendamping yang direkrut akan bertugas melakukan pemantauan intensif, memberikan pendampingan teknis, menyusun laporan evaluasi berkala, serta menyelenggarakan koordinasi dengan pemangku kepentingan di daerah. Adapun 17 perguruan tinggi yang terlibat dalam program ini antara lain, Universitas Negeri Semarang; Universitas Negeri Medan; Universitas Negeri Riau; Universitas Sam Ratulangi; Politeknik Negeri Ambon; Universitas Tanjungpura; Universitas Sulawesi Barat; Universitas Negeri Surabaya; Universitas Teuku Umar; dan Politeknik Negeri Padang.
Selanjutnya, Politeknik Negeri Samarinda; Universitas Borneo Tarakan; Universitas Negeri Makassar; Universitas Halu Oleo; Universitas Papua; Universitas Mataram; dan Universitas Cendrawasih.
Melalui sinergi bersama perguruan tinggi ini, program Revitalisasi PAUD diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan sesuai perkembangan zaman, sekaligus memastikan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia semakin meningkat secara merata.
Komitmen Bersama Menuju PAUD Bermutu
Lihat Juga :