Pendidikan Yovie Widianto, Musisi Lulusan Unpad yang Kini Jadi Komisaris BUMN Pupuk Indonesia
Minggu, 22 Juni 2025 - 10:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Unesa Buka Lowongan Dosen Tetap 2025, Formasi Puluhan Berbagai Jurusan S2 & S3
Pada tahun 1983, ia mendirikan kelompok musik Coops Rhythm Section bersama Hedi Yunus, Carlo Saba, Bambang Purwono, Richard "Tommy" Widjanarko, Edward Budiono, Ronni Waluya, dan Trie Utami.
Saking cintanya pada musik, Yovie bahkan rela melewatkan jam sekolah demi berkumpul dan berlatih musik di rumah Ronni, di kompleks Universitas Parahyangan. Dari situlah, benih kreativitas bermusik Yovie tumbuh pesat.
Baca juga: MNC University Siap Berkolaborasi dengan LLDIKTI 3 dalam Program KKN Tematik dan IAB
Perjalanan musik Yovie sempat mengarah ke jalur jazz, yang kemudian mendorong pergantian nama grup mereka menjadi Indonesia 6. Bersama grup ini, Yovie mencetak prestasi di berbagai festival, seperti menjadi juara Festival Jazz Remaja se-Jawa Barat, Festival Band SLTA '86, hingga Djarum Super Fiesta Musik.
Namun, kecintaan Yovie terhadap pop tak tergantikan. Pada 24 Juni 1986, Indonesia 6 resmi berganti nama menjadi Kahitna, yang kemudian menjadi salah satu band paling berpengaruh di Indonesia. Album perdana mereka, Cerita Cinta (1994), menjadi tonggak penting dalam sejarah musik pop Tanah Air.
Bersamaan dengan reputasinya di dunia musik, Yovie Widianto juga aktif di ranah kebijakan publik, terutama sektor ekonomi kreatif.
Pada tahun 1983, ia mendirikan kelompok musik Coops Rhythm Section bersama Hedi Yunus, Carlo Saba, Bambang Purwono, Richard "Tommy" Widjanarko, Edward Budiono, Ronni Waluya, dan Trie Utami.
Saking cintanya pada musik, Yovie bahkan rela melewatkan jam sekolah demi berkumpul dan berlatih musik di rumah Ronni, di kompleks Universitas Parahyangan. Dari situlah, benih kreativitas bermusik Yovie tumbuh pesat.
Baca juga: MNC University Siap Berkolaborasi dengan LLDIKTI 3 dalam Program KKN Tematik dan IAB
Dari Jazz ke Pop: Lahirnya Kahitna
Perjalanan musik Yovie sempat mengarah ke jalur jazz, yang kemudian mendorong pergantian nama grup mereka menjadi Indonesia 6. Bersama grup ini, Yovie mencetak prestasi di berbagai festival, seperti menjadi juara Festival Jazz Remaja se-Jawa Barat, Festival Band SLTA '86, hingga Djarum Super Fiesta Musik.
Namun, kecintaan Yovie terhadap pop tak tergantikan. Pada 24 Juni 1986, Indonesia 6 resmi berganti nama menjadi Kahitna, yang kemudian menjadi salah satu band paling berpengaruh di Indonesia. Album perdana mereka, Cerita Cinta (1994), menjadi tonggak penting dalam sejarah musik pop Tanah Air.
Dari Musisi ke Pemerintahan dan Komisaris BUMN
Bersamaan dengan reputasinya di dunia musik, Yovie Widianto juga aktif di ranah kebijakan publik, terutama sektor ekonomi kreatif.
Lihat Juga :