ITS Jemput Peraih Golden Ticket 2025 yang Jago Hacking dari SMKN 7 Semarang
Selasa, 08 Juli 2025 - 07:00 WIB
loading...
Evandra Raditya Fauzan (tengah) dan sang ibu (kiri) secara simbolis menerima jas almamater ITS. Foto/ITS.
A
A
A
SURABAYA - Departemen Teknologi Informasi (DTI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melakukan kunjungan langsung ke calon mahasiswa peraih Golden Ticket dari SMK Negeri 7 Semarang, Senin (7/7/2025).
Pemberian akses spesial menjadi mahasiswa ITS ini merupakan penghargaan kepada pemenang kompetisi di bidang Internet of Things (IoT) dan keamanan siber, yakni OlimpITS ARA 6.0 yang diselenggarakan oleh DTI ITS, Januari lalu. Istimewanya, selama dua tahun berturut-turut, peraih jalur free pass sebagai mahasiswa DTI ini dipegang oleh siswa sekolah vokasi unggulan di Semarang ini.
Baca juga: Mau Daftar Beasiswa di ITS? Ini Link Informasi dan Pendaftarannya
Pada tahun sebelumnya, kemenangan tersebut diraih oleh Ahmad Idza Anafin dan Ardhi Putra Pradana pada OlimpITS ARA 5.0. Melanjutkan estafet kemenangan, tahun ini kemenangan tersebut disabet kembali oleh adik kelasnya, yakni Umar dan Evandra Raditya Fauzan yang merupakan satu tim.
Sebagai bentuk penghargaan, sebelum menuju sekolah, kedua calon mahasiswa tersebut juga dijemput langsung di masing-masing kediamannya sekaligus diberikan perlengkapan pendukung perkuliahan di ITS nantinya.
Baca juga: Lulus Doktor di Usia 25 Tahun, Almas dari ITS Cetak Rekor Prestasi Internasional
Pada kesempatan tersebut, Kepala Departemen Teknologi Informasi ITS Raden Venantius Hari Ginardi menjelaskan bahwa untuk membantu mengatasi masalah ekonomi kedua mahasiswa asal Semarang tersebut, bantuan juga diberikan guna menekan biaya uang kuliah tunggal (UKT) seminimal mungkin.
Tak hanya itu, keduanya juga akan dibantu dalam memperoleh beasiswa untuk mendukung biaya hidup mereka ke depannya selama berkuliah. “Dari departemen juga akan membantu dalam pembayaran UKT-nya nanti,” tambahnya.
Baca juga: Teknik Pertambangan ITS Resmi Dibuka di Jalur Mandiri, Peluang Kerja Tinggi
Lebih lanjut, Hari mengungkapkan bahwa prestasi yang konsisten ini menggugah jajarannya untuk berkunjung langsung ke sekolah yang dulunya bernama STM Pembangunan ini. “Keunggulan tersebut juga menarik kami untuk memberikan dukungan tambahan,” ujarnya.
Dukungan apresiatif dari DTI ITS tersebut menawarkan berbagai bentuk aktivitas pembinaan sebagai sarana pemberdayaan bagi SMK Negeri 7 Semarang ini. Tawaran tersebut meliputi laboratorium binaan DTI, magang Penetration Test Internship (Pentest) di DTI, workshop IoT untuk para guru, hingga Klub Security Binaan.
Dalam kunjungan tersebut juga diserahkan seperangkat alat IoT hingga buku garapan dosen-dosen di departemen berbasis teknologi tersebut.
Menanggapi hal ini, Kepala SMK Negeri 7 Semarang Luluk Wibowo mengungkapkan bahwa torehan prestasi dari siswanya merupakan hasil dari sinergi antara giat siswa dalam mengikuti berbagai perlombaan serta guru-guru yang selalu memberikan pengajaran dan motivasi terbaik.
“Fasilitas yang mendukung juga turut andil dalam perolehan prestasi dari siswa-siswa kami,” tuturnya bangga.
Di akhir, Luluk tak lupa mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan dan tawaran aktivitas pembinaan dari DTI ITS tersebut. Dari kunjungan ini, lelaki berkacamata tersebut berharap agar ITS dapat terus memberikan kepercayaannya, baik kepada murid maupun perkembangan kompetensi dari guru-guru di sekolah ini.
Pemberian akses spesial menjadi mahasiswa ITS ini merupakan penghargaan kepada pemenang kompetisi di bidang Internet of Things (IoT) dan keamanan siber, yakni OlimpITS ARA 6.0 yang diselenggarakan oleh DTI ITS, Januari lalu. Istimewanya, selama dua tahun berturut-turut, peraih jalur free pass sebagai mahasiswa DTI ini dipegang oleh siswa sekolah vokasi unggulan di Semarang ini.
Baca juga: Mau Daftar Beasiswa di ITS? Ini Link Informasi dan Pendaftarannya
Pada tahun sebelumnya, kemenangan tersebut diraih oleh Ahmad Idza Anafin dan Ardhi Putra Pradana pada OlimpITS ARA 5.0. Melanjutkan estafet kemenangan, tahun ini kemenangan tersebut disabet kembali oleh adik kelasnya, yakni Umar dan Evandra Raditya Fauzan yang merupakan satu tim.
Sebagai bentuk penghargaan, sebelum menuju sekolah, kedua calon mahasiswa tersebut juga dijemput langsung di masing-masing kediamannya sekaligus diberikan perlengkapan pendukung perkuliahan di ITS nantinya.
Baca juga: Lulus Doktor di Usia 25 Tahun, Almas dari ITS Cetak Rekor Prestasi Internasional
Pada kesempatan tersebut, Kepala Departemen Teknologi Informasi ITS Raden Venantius Hari Ginardi menjelaskan bahwa untuk membantu mengatasi masalah ekonomi kedua mahasiswa asal Semarang tersebut, bantuan juga diberikan guna menekan biaya uang kuliah tunggal (UKT) seminimal mungkin.
Tak hanya itu, keduanya juga akan dibantu dalam memperoleh beasiswa untuk mendukung biaya hidup mereka ke depannya selama berkuliah. “Dari departemen juga akan membantu dalam pembayaran UKT-nya nanti,” tambahnya.
Baca juga: Teknik Pertambangan ITS Resmi Dibuka di Jalur Mandiri, Peluang Kerja Tinggi
Lebih lanjut, Hari mengungkapkan bahwa prestasi yang konsisten ini menggugah jajarannya untuk berkunjung langsung ke sekolah yang dulunya bernama STM Pembangunan ini. “Keunggulan tersebut juga menarik kami untuk memberikan dukungan tambahan,” ujarnya.
Dukungan apresiatif dari DTI ITS tersebut menawarkan berbagai bentuk aktivitas pembinaan sebagai sarana pemberdayaan bagi SMK Negeri 7 Semarang ini. Tawaran tersebut meliputi laboratorium binaan DTI, magang Penetration Test Internship (Pentest) di DTI, workshop IoT untuk para guru, hingga Klub Security Binaan.
Dalam kunjungan tersebut juga diserahkan seperangkat alat IoT hingga buku garapan dosen-dosen di departemen berbasis teknologi tersebut.
Menanggapi hal ini, Kepala SMK Negeri 7 Semarang Luluk Wibowo mengungkapkan bahwa torehan prestasi dari siswanya merupakan hasil dari sinergi antara giat siswa dalam mengikuti berbagai perlombaan serta guru-guru yang selalu memberikan pengajaran dan motivasi terbaik.
“Fasilitas yang mendukung juga turut andil dalam perolehan prestasi dari siswa-siswa kami,” tuturnya bangga.
Di akhir, Luluk tak lupa mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan dan tawaran aktivitas pembinaan dari DTI ITS tersebut. Dari kunjungan ini, lelaki berkacamata tersebut berharap agar ITS dapat terus memberikan kepercayaannya, baik kepada murid maupun perkembangan kompetensi dari guru-guru di sekolah ini.
(nnz)
Lihat Juga :