Pemberian Beasiswa Meriahkan Perayaan 56 Tahun IP Trisakti
Minggu, 20 Juli 2025 - 15:08 WIB
loading...
Di usia 56 Tahun, Institut Pariwisata Trisakti menggelar serangkaian acara Dies Natalis, salah satunya adalah acara yang bertajuk 2nd Grand Rendezvous. Foto/IP Trisakti.
A
A
A
JAKARTA - Di usia 56 Tahun, Institut Pariwisata Trisakti menggelar serangkaian acara Dies Natalis , salah satunya adalah acara yang bertajuk 2nd Grand Rendezvous.
Acara yang berlangsung di Parle Senayan, Jakarta ini mengundang Komunitas MGBK (Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling) Seluruh Indonesia dan Media Mitra Kerjasama Institut Pariwisata Trisakti.
Acara dibuka dengan sambutan dari Rektor IP Trisakti, Fetty Asmaniati, Ketua Pengurus Yayasan Trisakti Prof. Ainun Na’im, dan Ketua IBKS Tuti Sukarni. Ketiganya menegaskan pentingnya membangun sinergi antara lembaga pendidikan dan dunia industri untuk menghadapi tantangan masa depan.
Baca juga: Beasiswa ke Kuwait 2025 Dibuka, Peluang Kuliah S1 di Semenanjung Arab untuk Lulusan SMA
Menghadirkan Keynote Speech, Bambang Soesatyo Ketua MPR RI periode 2019–2024, ia menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan dunia usaha untuk menjawab tantangan global serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia di sektor pariwisata dan kewirausahaan digital.
IP Trisakti juga menunjukkan komitmen terhadap peningkatan akses pendidikan melalui penyerahan simbolis beasiswa kepada Calon Mahasiswa Baru (CMB) tahun akademik 2025–2026. Penyerahan ini menjadi bukti nyata kepedulian IP Trisakti dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing tinggi.
Rektor IP Trisakti Fetty Asmaniati, mengatakan perjalanan panjang IP Trisakti tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari sesama unit di Yayasan Trisakti, industri, pemerintah, hingga media.
“Saat ini, IP Trisakti diberikan kepercayaan oleh kementerian-kementerian, baik dalam hal hibah, maupun pendampingan-pendampingan, yaitu dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Desa, dan Kementerian Sosial,” katanya, dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (20/7/2025).
Ia berharap kementerian-kementerian lain juga bisa belajar maupun pendampingan terkait pariwisata kepada IP Trisakti. “Pariwisata di Indonesia luar biasa, tanpa kepedulian bersama, pariwisata yang sungguh indah tidak akan terangkat,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Yayasan Trisakti Prof. Muhammad Dimyati melihat IP Trisakti punya keunikan tersendiri sebagai perguruan tinggi. Ketika banyak perguruan tinggi mengedepankan sesuatu yang teoretis, IP Trisakti, lebih dari itu, juga menekankan praktik.
“Kalau kita lihat di kanan-kiri kita misalnya ada laundry. Orang mengira laundry sekadar naluriah bisnis. Di IPT, laundry menjadi salah satu laboratorium. Anda bisa belajar mengelola laundry sampai bisa berhasil. Itu contoh kecil. Belum lagi bicara makanan, pariwisata, dan segmen lain,” paparnya.
Baca juga: Beasiswa BINUS untuk Nusantara 2025 Diluncurkan, Cek Infonya
Sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi media dalam mempublikasikan berbagai kegiatan dan pencapaian institusi, IP Trisakti memberikan penghargaan kepada 16 media nasional.
Acara ini menjadi ajang apresiasi sekaligus memperkuat relasi dengan media sebagai mitra strategis.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi talkshow inspiratif yang bertajuk “Career Opportunities in Hospitality and Tourism Industry”, yang terbagi dalam dua bagian.
Sesi pertama menghadirkan narasumber profesional di industri pariwisata dan hospitality, yakni Sonny Harsono – CEO & Owner Parle Group Senayan, Eduard Rudlof Pangkerego – COO Artotel Group, Muhammad Rahmad – Ketua Korwil DKJ AMPHURI & CEO ICMI Travel
Talkshow ini dipandu oleh Novita Widyastuti, Wakil Rektor III IP Trisakti, dengan pembahasan seputar inovasi, strategi, dan tantangan industri pariwisata di era digital.
Sesi kedua mengangkat tema “Bright Your Future Career with IP Trisakti” menghadirkan perspektif akademik dari para Ketua Program Studi IP Trisakti.
Acara yang berlangsung di Parle Senayan, Jakarta ini mengundang Komunitas MGBK (Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling) Seluruh Indonesia dan Media Mitra Kerjasama Institut Pariwisata Trisakti.
Acara dibuka dengan sambutan dari Rektor IP Trisakti, Fetty Asmaniati, Ketua Pengurus Yayasan Trisakti Prof. Ainun Na’im, dan Ketua IBKS Tuti Sukarni. Ketiganya menegaskan pentingnya membangun sinergi antara lembaga pendidikan dan dunia industri untuk menghadapi tantangan masa depan.
Baca juga: Beasiswa ke Kuwait 2025 Dibuka, Peluang Kuliah S1 di Semenanjung Arab untuk Lulusan SMA
Menghadirkan Keynote Speech, Bambang Soesatyo Ketua MPR RI periode 2019–2024, ia menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan dunia usaha untuk menjawab tantangan global serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia di sektor pariwisata dan kewirausahaan digital.
IP Trisakti juga menunjukkan komitmen terhadap peningkatan akses pendidikan melalui penyerahan simbolis beasiswa kepada Calon Mahasiswa Baru (CMB) tahun akademik 2025–2026. Penyerahan ini menjadi bukti nyata kepedulian IP Trisakti dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing tinggi.
Rektor IP Trisakti Fetty Asmaniati, mengatakan perjalanan panjang IP Trisakti tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari sesama unit di Yayasan Trisakti, industri, pemerintah, hingga media.
“Saat ini, IP Trisakti diberikan kepercayaan oleh kementerian-kementerian, baik dalam hal hibah, maupun pendampingan-pendampingan, yaitu dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Desa, dan Kementerian Sosial,” katanya, dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (20/7/2025).
Ia berharap kementerian-kementerian lain juga bisa belajar maupun pendampingan terkait pariwisata kepada IP Trisakti. “Pariwisata di Indonesia luar biasa, tanpa kepedulian bersama, pariwisata yang sungguh indah tidak akan terangkat,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Yayasan Trisakti Prof. Muhammad Dimyati melihat IP Trisakti punya keunikan tersendiri sebagai perguruan tinggi. Ketika banyak perguruan tinggi mengedepankan sesuatu yang teoretis, IP Trisakti, lebih dari itu, juga menekankan praktik.
“Kalau kita lihat di kanan-kiri kita misalnya ada laundry. Orang mengira laundry sekadar naluriah bisnis. Di IPT, laundry menjadi salah satu laboratorium. Anda bisa belajar mengelola laundry sampai bisa berhasil. Itu contoh kecil. Belum lagi bicara makanan, pariwisata, dan segmen lain,” paparnya.
Baca juga: Beasiswa BINUS untuk Nusantara 2025 Diluncurkan, Cek Infonya
Sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi media dalam mempublikasikan berbagai kegiatan dan pencapaian institusi, IP Trisakti memberikan penghargaan kepada 16 media nasional.
Acara ini menjadi ajang apresiasi sekaligus memperkuat relasi dengan media sebagai mitra strategis.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi talkshow inspiratif yang bertajuk “Career Opportunities in Hospitality and Tourism Industry”, yang terbagi dalam dua bagian.
Sesi pertama menghadirkan narasumber profesional di industri pariwisata dan hospitality, yakni Sonny Harsono – CEO & Owner Parle Group Senayan, Eduard Rudlof Pangkerego – COO Artotel Group, Muhammad Rahmad – Ketua Korwil DKJ AMPHURI & CEO ICMI Travel
Talkshow ini dipandu oleh Novita Widyastuti, Wakil Rektor III IP Trisakti, dengan pembahasan seputar inovasi, strategi, dan tantangan industri pariwisata di era digital.
Sesi kedua mengangkat tema “Bright Your Future Career with IP Trisakti” menghadirkan perspektif akademik dari para Ketua Program Studi IP Trisakti.
(nnz)
Lihat Juga :