Riwayat Pendidikan Stafsus Gibran Tina Talisa yang Juga Komisaris Pertamina Patra Niaga
Senin, 21 Juli 2025 - 10:07 WIB
loading...
Tina Talisa, Staf Khusus Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang juga ditunjuk sebagai Komisaris PT Pertamina Patra Niaga. Foto/Instagram Tina Talisa.
A
A
A
JAKARTA - Artikel kali ini akan mengulas riwayat pendidikan Tina Talisa , Staf Khusus Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang juga ditunjuk sebagai Komisaris PT Pertamina Patra Niaga.
Tina Talisa, seorang figur publik yang dikenal luas sebagai mantan jurnalis televisi, kini kembali menapaki jalur strategis di lingkaran pemerintahan dan bisnis energi nasional.
Baca juga: Jejak Pendidikan 6 Wamen Perempuan yang Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN
Per 4 Juli 2025, Tina resmi menduduki jabatan sebagai Komisaris PT Pertamina Patra Niaga , anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak sebagai Subholding Commercial & Trading. Penunjukan ini memperkuat posisi Tina sebagai salah satu perempuan profesional di sektor strategis energi Indonesia.
![Riwayat Pendidikan Stafsus Gibran Tina Talisa yang Juga Komisaris Pertamina Patra Niaga]()
Saat ini, Tina juga menjabat sebagai Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Sebelumnya, ia sempat dipercaya sebagai Staf Khusus dan Juru Bicara di Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), serta pernah menjadi Komisaris TV One di bawah PT Lativi Media Karya.
Baca juga: Harta Kekayaan Tina Talisa, Staf Khusus Gibran yang Merangkap Jabatan Jadi Komisaris Pertamina Patra Niaga
![Riwayat Pendidikan Stafsus Gibran Tina Talisa yang Juga Komisaris Pertamina Patra Niaga]()
Melansir laman PT Pertamina Patra Niaga, Tina menyelesaikan pendidikan tinggi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran, tempat ia meraih gelar Sarjana Kedokteran Gigi.
Baca juga: Cak Imin Setuju Wamen Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Alasannya?
Tak berhenti di dunia medis, Tina memperluas kompetensinya di ranah komunikasi dengan melanjutkan studi Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Padjajaran.
Sebagai pejabat publik yang wajib melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Tina tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp20,85 miliar. Nilai kekayaannya mencakup berbagai kategori aset, mulai dari properti, kendaraan bermotor, surat berharga, hingga harta lainnya.
![Riwayat Pendidikan Stafsus Gibran Tina Talisa yang Juga Komisaris Pertamina Patra Niaga]()
Properti menjadi komponen terbesar dalam portofolio kekayaan Tina. Ia memiliki empat aset berupa tanah dan bangunan yang tersebar di dua kota besar, yaitu Jakarta dan Bandung. Salah satu yang paling mencolok adalah rumah tinggal di kawasan elite Jakarta Selatan, serta sebidang tanah seluas 1.000 meter persegi di Bandung Barat. Total nilai aset properti Tina ditaksir mencapai Rp16,4 miliar.
Selain itu, Tina Talisa juga tercatat memiliki kendaraan roda empat, surat berharga, dan aset bergerak lainnya. Kepemilikan tersebut menunjukkan bahwa Tina tidak hanya sukses di ranah publik, tetapi juga memiliki manajemen finansial yang cermat.
Pertamina Patra Niaga merupakan Subholding Commercial & Trading dari Pertamina yang menjalankan seluruh rantai kegiatan bisnis hilir mulai dari penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran produk energi seperti BBM, LPG, pelumas, hingga petrokimia.
Didukung infrastruktur logistik dan distribusi yang luas, perusahaan ini menjadi tulang punggung penyediaan energi ke berbagai sektor vital, termasuk ritel, industri, transportasi udara (aviasi), dan maritim.
Kehadiran Tina Talisa sebagai salah satu dari delapan komisaris, bersama Komisaris Utama Sudung Situmorang, diharapkan dapat memperkuat tata kelola dan pengawasan perusahaan di tengah tantangan transisi energi nasional.
Demikian riwayat pendidikan Tina Talisa, Stafsus Wapres Gibran Rakabuming Raka yang juga dipercaya sebagai salah satu Komisaris PT Pertamina Patra Niaga.
Tina Talisa, seorang figur publik yang dikenal luas sebagai mantan jurnalis televisi, kini kembali menapaki jalur strategis di lingkaran pemerintahan dan bisnis energi nasional.
Baca juga: Jejak Pendidikan 6 Wamen Perempuan yang Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN
Per 4 Juli 2025, Tina resmi menduduki jabatan sebagai Komisaris PT Pertamina Patra Niaga , anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak sebagai Subholding Commercial & Trading. Penunjukan ini memperkuat posisi Tina sebagai salah satu perempuan profesional di sektor strategis energi Indonesia.

Saat ini, Tina juga menjabat sebagai Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Sebelumnya, ia sempat dipercaya sebagai Staf Khusus dan Juru Bicara di Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), serta pernah menjadi Komisaris TV One di bawah PT Lativi Media Karya.
Baca juga: Harta Kekayaan Tina Talisa, Staf Khusus Gibran yang Merangkap Jabatan Jadi Komisaris Pertamina Patra Niaga
Riwayat Pendidikan Tina Talisa

Melansir laman PT Pertamina Patra Niaga, Tina menyelesaikan pendidikan tinggi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran, tempat ia meraih gelar Sarjana Kedokteran Gigi.
Baca juga: Cak Imin Setuju Wamen Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Alasannya?
Tak berhenti di dunia medis, Tina memperluas kompetensinya di ranah komunikasi dengan melanjutkan studi Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Padjajaran.
Kekayaan Tina Talisa Capai Rp20,85 Miliar
Sebagai pejabat publik yang wajib melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Tina tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp20,85 miliar. Nilai kekayaannya mencakup berbagai kategori aset, mulai dari properti, kendaraan bermotor, surat berharga, hingga harta lainnya.

Properti menjadi komponen terbesar dalam portofolio kekayaan Tina. Ia memiliki empat aset berupa tanah dan bangunan yang tersebar di dua kota besar, yaitu Jakarta dan Bandung. Salah satu yang paling mencolok adalah rumah tinggal di kawasan elite Jakarta Selatan, serta sebidang tanah seluas 1.000 meter persegi di Bandung Barat. Total nilai aset properti Tina ditaksir mencapai Rp16,4 miliar.
Selain itu, Tina Talisa juga tercatat memiliki kendaraan roda empat, surat berharga, dan aset bergerak lainnya. Kepemilikan tersebut menunjukkan bahwa Tina tidak hanya sukses di ranah publik, tetapi juga memiliki manajemen finansial yang cermat.
Pertamina Patra Niaga merupakan Subholding Commercial & Trading dari Pertamina yang menjalankan seluruh rantai kegiatan bisnis hilir mulai dari penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran produk energi seperti BBM, LPG, pelumas, hingga petrokimia.
Didukung infrastruktur logistik dan distribusi yang luas, perusahaan ini menjadi tulang punggung penyediaan energi ke berbagai sektor vital, termasuk ritel, industri, transportasi udara (aviasi), dan maritim.
Kehadiran Tina Talisa sebagai salah satu dari delapan komisaris, bersama Komisaris Utama Sudung Situmorang, diharapkan dapat memperkuat tata kelola dan pengawasan perusahaan di tengah tantangan transisi energi nasional.
Demikian riwayat pendidikan Tina Talisa, Stafsus Wapres Gibran Rakabuming Raka yang juga dipercaya sebagai salah satu Komisaris PT Pertamina Patra Niaga.
(nnz)
Lihat Juga :