Profil Imam Santoso, Dosen ITB yang Pernah Makan Nasi Jelantah Kini Bantu Anak Muda Kuliah Tinggi

Jum'at, 25 Juli 2025 - 12:15 WIB
loading...
Profil Imam Santoso,...
Profil dosen ITB Imam Santoso menarik untuk diulas. Foto/Instagram Imam Santoso.
A A A
JAKARTA - Profil dosen ITB Imam Santoso menarik untuk diulas. Imam rajin bikin konten dan juga blusukan ke tempat-tempat terpencil untuk membantu anak muda yang kekurangan agar bisa kuliah.

Jika melihat Instagramnya, unggahannya dipenuhi dengan profil anak-anak muda dari keluarga miskin yang mematahkan stigma keterbatasan ekonomi menghalangi untuk bisa kuliah tinggi.

Baca juga: Pendidikan Tom Lembong, Lulusan Harvard yang Melawan Vonis 4,5 Tahun Penjara

Ada Devi Donat, alumni ITB yang viral karena pernah tinggal di atas got namun berhasil kuliah di ITB, raih beasiswa, dan akhirnya menjadi konsultan sampai mampu membelikan dua rumah untuk keluarganya.

Profil Imam Santoso, Dosen ITB yang Pernah Makan Nasi Jelantah Kini Bantu Anak Muda Kuliah Tinggi

Foto/Instagram Imam Santoso

Ada juga Iqbal anak tukang bangunan dari Bengkulu yang awalnya sempat dicibir tidak mungkin bisa menjadi seorang mahasiswa tetapi sukses menembus ketatnya persaingan Fakultas Kedokteran di Universitas Indonesia (UI).

Baca juga: ITS Buka Lowongan Dosen Tetap Non-PNS 2025, Kirim Lamaran di Sini

Lahir dari Keluarga Sederhana di Jember


Imam Santoso lahir di Jember, Jawa Timur. Sejak usia dini, ia sudah menghadapi berbagai kesulitan hidup. Kedua orang tuanya buta huruf, dan sejak kecil ia diasuh oleh sang nenek yang sangat menekankan pentingnya pendidikan. Imam kecil bahkan pernah mengalami masa sulit, di mana makanan sehari-hari hanya berupa nasi dengan minyak jelantah bekas menggoreng ikan asin.

Profil Imam Santoso, Dosen ITB yang Pernah Makan Nasi Jelantah Kini Bantu Anak Muda Kuliah Tinggi


Baca juga: Kukuhkan Iswanto Sucandy sebagai Anjunct Profesor, FK Unair Siap Kembangkan Bedah Robotik

“Minyaknya itu kan masih ada aromanya, jadi kalau ikan asinnya habis, ya sudah, makan pakai minyaknya saja. Tapi kami tetap bahagia,” ungkap Imam dalam sebuah wawancara, dikutip dari Instagramnya, Jumat (25/7/2025).

Namun menurutnya, kondisi itu tidak boleh berlangsung terus-menerus. “Orang Indonesia tidak boleh seperti itu terus. Nenek saya selalu bilang, kalau kamu ingin sukses ya sekolah. Dan saya percaya itu,” tegas Imam.

Perjalanan Pendidikan Imam Santoso


Semangat belajar Imam telah tumbuh sejak dini. Ia mengenyam pendidikan di lembaga Muhammadiyah mulai dari TK, SD, hingga SMP. Ketika SMP, ia terinspirasi untuk kuliah ke luar negeri setelah menonton peluncuran pesawat N250 oleh BJ Habibie di televisi.

Profil Imam Santoso, Dosen ITB yang Pernah Makan Nasi Jelantah Kini Bantu Anak Muda Kuliah Tinggi


Awalnya Imam bercita-cita menjadi dokter, namun tidak lolos seleksi masuk kedokteran. Ia tidak menyerah. Dengan tekad kuat, Imam pun mendaftar dan akhirnya diterima di ITB Jurusan Teknik Pertambangan.

Di kampus ternama itu, Imam membuktikan kemampuannya. Ia lulus sebagai lulusan terbaik angkatannya dan mendapat kehormatan menyampaikan pidato kelulusan pada tahun 2007.

Raih Beasiswa ke Australia dan Finlandia


Setelah lulus dari ITB, Imam berhasil meraih beasiswa Australian Development Scholarship (kini Australia Awards Scholarships) untuk melanjutkan studi S2 di University of Queensland, Brisbane, Australia.

Tak berhenti di situ, dua tahun kemudian ia kembali meraih beasiswa LPDP untuk studi S3 di Aalto University, Finlandia pada tahun 2014. Di tengah-tengah masa studi S3-nya, Imam juga mulai berkarier sebagai dosen di Jurusan Teknik Metalurgi ITB.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dana KJMU Sudah Cair,...
Dana KJMU Sudah Cair, 15.825 Mahasiswa Jakarta Terima Bantuan Rp9 Juta per Semester
ITB Naik Peringkat di...
ITB Naik Peringkat di THE Asia University Rankings 2026, Unggul di Riset dan Industri
Lagu Erika Viral, HMT...
Lagu Erika Viral, HMT ITB Hapus Konten Video dan Audio dari Kanal Resmi
Lagu Erika Viral, HMT...
Lagu Erika Viral, HMT ITB Minta Maaf Akui Tak Sesuai Moral Akademik
Besaran UKT ITB Jalur...
Besaran UKT ITB Jalur SNBP dan SNBT 2026, Biaya Kuliah Tertinggi Rp14,5 Juta
1.225 Peserta SNBP 2026...
1.225 Peserta SNBP 2026 Diterima di ITB, Cek Link Daftar Ulang
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
Rekomendasi
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
10 Pemain Terkaya Piala...
10 Pemain Terkaya Piala Dunia 2026: Ronaldo Nomor 1
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Berita Terkini
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Infografis
5 Makanan Pengganti...
5 Makanan Pengganti Nasi yang Bisa Menurunkan Gula Darah Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved