Percepat Transformasi Digital, Kemendikdasmen Perkuat Peran Balai TIK Pendidikan
Senin, 28 Juli 2025 - 19:39 WIB
loading...
Transformasi digital di sektor pendidikan kini menjadi prioritas nasional dalam rangka meningkatkan kualitas, relevansi, dan akses pendidikan. Foto/Kemendikdasmen.
A
A
A
JAKARTA - Transformasi digital di sektor pendidikan kini menjadi prioritas nasional dalam rangka meningkatkan kualitas, relevansi, dan akses pendidikan di seluruh penjuru Indonesia.
Guna mendorong transformasi dimaksud, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) lewat Balai Layanan Platform Teknologi (BLPT) menyelenggarakan Kegiatan Sinergi dan Kolaborasi Kemendikdasmen dan Pemerintah Daerah: Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran melalui Rumah Pendidikan, 17-20 Juli 2025 di Kota Padang, Sumatra Barat.
Baca juga: 9 Madrasah Terbaik di Indonesia Versi Puspresnas 2025, Cek Sekolahmu Nomor Berapa
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Yudhistira Nugraha, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat sinergi dan posisi Balai TIK Pendidikan dalam mendukung program prioritas pemerintah dan nasional. Yudhistira turut menambahkan transformasi adalah cara untuk tetap relevan saat ini, sementara inovasi adalah upaya untuk relevan di masa depan.
“Forum ini bukan sekadar ajang pertemuan, melainkan ruang strategis untuk memperkuat sinergi. Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan kembali positioning Balai Tekkom/Balai TIKP sebagai pilar utama dalam ekosistem teknologi dalam pendidikan di daerah. Karena dalam membangun ekosistem ini, kita tidak pernah bisa berjalan sendiri,” urai Yudhistira, melalui siaran pers, Senin (28/7/2025).
Yudhistira juga menambahkan bahwa Kemendikdasmen terus mendorong percepatan adopsi teknologi melalui berbagai inisiatif strategis yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem pembelajaran digital.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat, Barlius mengatakan kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (TIKP) sebagai pendukung utama implementasi program prioritas Kemendikdasmen, terutama dalam ranah teknologi.
“Melalui kolaborasi, pertukaran informasi, dan inovasi, kita siap menyongsong percepatan perkembangan teknologi. Dengan koordinasi dari Pusdatin, diharapkan tercipta kesepahaman yang kokoh demi kemajuan Balai TIK di seluruh Indonesia,” ucap Barlius.
Untuk menguatkan kolaborasi ini, diperlukan kerja sama yang lebih terstruktur antara Balai Layanan Platform Teknologi (BLPT), Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), dan Pemerintah Daerah. Sinergi ini diharapkan tidak hanya menjadi forum pertukaran informasi, tetapi juga menjadi ruang dialog aktif dalam merumuskan strategi kolaboratif yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan lokal.
Melalui sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan, Kemendikdasmen optimistis bahwa digitalisasi pendidikan dapat berjalan lebih merata dan berdampak nyata dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berkualitas.
Lebih lanjut, Kepala Balai Layanan Platform Teknologi, Wibowo Mukti, turut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung implementasi program pemerintah.
“Ini adalah wujud nyata sinergi kita semua, bagaimana program kementerian dapat berjalan selaras dengan inisiatif di daerah melalui kolaborasi yang erat antara pusat dan daerah,” tuturnya.
Peserta kegiatan mendapatkan materi mengenai Program Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan, Kebijakan Pengelolaan Data Pendidikan, Keamanan Data dan Siber serta Superaplikasi Rumah Pendidikan.
Lewat materi tersebut, diharapkan Pemerintah Daerah mendapatkan penguatan untuk menyusun program peningkatan kualitas pendidikan di wilayahnya masing-masing.
Pada kegiatan ini, dilaksanakan juga Sesi Kepemimpinan Digital bersama Kepala Pusdatin Kemendikdasmen dengan tujuan Kepala Dinas Pendidikan/Kepala Balai Tekkomdik memahami dan memimpin perubahan berbasis teknologi secara strategis dan berkelanjutan.
Guna mendorong transformasi dimaksud, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) lewat Balai Layanan Platform Teknologi (BLPT) menyelenggarakan Kegiatan Sinergi dan Kolaborasi Kemendikdasmen dan Pemerintah Daerah: Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran melalui Rumah Pendidikan, 17-20 Juli 2025 di Kota Padang, Sumatra Barat.
Baca juga: 9 Madrasah Terbaik di Indonesia Versi Puspresnas 2025, Cek Sekolahmu Nomor Berapa
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Yudhistira Nugraha, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat sinergi dan posisi Balai TIK Pendidikan dalam mendukung program prioritas pemerintah dan nasional. Yudhistira turut menambahkan transformasi adalah cara untuk tetap relevan saat ini, sementara inovasi adalah upaya untuk relevan di masa depan.
“Forum ini bukan sekadar ajang pertemuan, melainkan ruang strategis untuk memperkuat sinergi. Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan kembali positioning Balai Tekkom/Balai TIKP sebagai pilar utama dalam ekosistem teknologi dalam pendidikan di daerah. Karena dalam membangun ekosistem ini, kita tidak pernah bisa berjalan sendiri,” urai Yudhistira, melalui siaran pers, Senin (28/7/2025).
Yudhistira juga menambahkan bahwa Kemendikdasmen terus mendorong percepatan adopsi teknologi melalui berbagai inisiatif strategis yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem pembelajaran digital.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat, Barlius mengatakan kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (TIKP) sebagai pendukung utama implementasi program prioritas Kemendikdasmen, terutama dalam ranah teknologi.
“Melalui kolaborasi, pertukaran informasi, dan inovasi, kita siap menyongsong percepatan perkembangan teknologi. Dengan koordinasi dari Pusdatin, diharapkan tercipta kesepahaman yang kokoh demi kemajuan Balai TIK di seluruh Indonesia,” ucap Barlius.
Untuk menguatkan kolaborasi ini, diperlukan kerja sama yang lebih terstruktur antara Balai Layanan Platform Teknologi (BLPT), Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), dan Pemerintah Daerah. Sinergi ini diharapkan tidak hanya menjadi forum pertukaran informasi, tetapi juga menjadi ruang dialog aktif dalam merumuskan strategi kolaboratif yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan lokal.
Melalui sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan, Kemendikdasmen optimistis bahwa digitalisasi pendidikan dapat berjalan lebih merata dan berdampak nyata dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berkualitas.
Lebih lanjut, Kepala Balai Layanan Platform Teknologi, Wibowo Mukti, turut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung implementasi program pemerintah.
“Ini adalah wujud nyata sinergi kita semua, bagaimana program kementerian dapat berjalan selaras dengan inisiatif di daerah melalui kolaborasi yang erat antara pusat dan daerah,” tuturnya.
Peserta kegiatan mendapatkan materi mengenai Program Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan, Kebijakan Pengelolaan Data Pendidikan, Keamanan Data dan Siber serta Superaplikasi Rumah Pendidikan.
Lewat materi tersebut, diharapkan Pemerintah Daerah mendapatkan penguatan untuk menyusun program peningkatan kualitas pendidikan di wilayahnya masing-masing.
Pada kegiatan ini, dilaksanakan juga Sesi Kepemimpinan Digital bersama Kepala Pusdatin Kemendikdasmen dengan tujuan Kepala Dinas Pendidikan/Kepala Balai Tekkomdik memahami dan memimpin perubahan berbasis teknologi secara strategis dan berkelanjutan.
(nnz)
Lihat Juga :