Dua Dekade Fakultas Psikologi Universitas Pancasila Menenun Inklusi dan Jiwa Olahraga

Sabtu, 06 Juni 2026 - 20:01 WIB
loading...
Dua Dekade Fakultas...
Dekan Fakultas Psikologi UP Prof. Dr. Awaluddin Tjalla, M.Pd. meresmikan jalur terusan untuk mahasiswa disabilitas.
A A A
JAKARTA - Sebelum terlahir ke dunia, esensi paling mendasar dari kehidupan sesungguhnya telah dimulai dari sebuah ketukan kecil, yakni gerak. Di dalam kegelapan rahim, seorang calon manusia menggeliat, berputar, dan menendang. Bergerak adalah proklamasi bahwa kita ada, kita hidup, dan kita berdaya. Ketika gerak itu berhenti secara absolut, di sanalah kehidupan turut purna. Nyatanya, manusia modern kerap melupakan kodrat biologis dan psikologis ini, membiarkan tubuhnya statis, dan mengunci jiwanya dalam kotak-kotak kejenuhan.

Kesadaran filosofis atas esensi gerak inilah yang berdenyut kencang di kampus Fakultas Psikologi Universitas Pancasila (UP). Bertepatan dengan hari jadinya yang ke-20 pada 7 Juni 2026, fakultas ini tidak sekadar merayakan angka kumulatif dua dekade di atas kertas akademis. Mereka memilih cara yang melampaui batas ruang kelas konvensional yakni menyelaraskan pikiran, perasaan, dan perilaku manusia melalui sebuah selebrasi kemanusiaan yang inklusif, kolaboratif, dan berdampak nyata.

Bekerja sama dengan alumni dan Sobat CIHO, sebuah komunitas progresif, Fakultas Psikologi UP menggelar Talkshow Spesial dan Pameran Interaktif bertajuk “Ketika Pikiran, Perasaan, dan Perilaku Selaras dalam Olahraga: Kesadaran Psikologi Olahraga dalam Mewujudkan Keseimbangan Diri”. Momentum ini sekaligus menandai babak baru komitmen mereka dalam meruntuhkan sekat-sekat pembatas bagi mereka yang selama ini terpinggirkan di dunia pendidikan tinggi.

Lebih dari Sekadar Akses: Komitmen Nyata Kampus Ramah Inklusi

Perayaan dua dekade ini diwujudkan lewat tindakan konkret yang langsung menyentuh jantung persoalan aksesibilitas. Fakultas Psikologi UP merenovasi secara total jalur terusan untuk mahasiswa disabilitas yang pertama kali dibangun pada tahun 2017 silam. Langkah ini bukan sekadar urusan semen dan beton, melainkan sebuah pernyataan sikap intelektual bahwa pendidikan tinggi harus ramah inklusi tanpa pengecualian. Hal ini merupakan wujud nyata pengabdian UP di usia yang ke-20, dirangkaikan dengan kegiatan akademik ilmiah dan pengabdian masyarakat guna menjaga mutu pembelajaran yang tinggi.

Dekan Fakultas Psikologi Universitas Pancasila, Prof. Dr. Awaluddin Tjalla, M.Pd., menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen yang tulus. Saat ini, telah ada dua mahasiswa disabilitas yang aktif menuntut ilmu di sana. Ke depan, fakultas tidak ingin tanggung-tanggung dalam merancang ruang hidup akademis yang adil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melawan Jeruji Korporasi:...
Melawan Jeruji Korporasi: Lika-Liku Yusof Ferdinand Raih Gelar Doktor Hukum
Perkuat Barisan Intelektual,...
Perkuat Barisan Intelektual, Universitas Pancasila Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru
Profil Pendidikan Zetro...
Profil Pendidikan Zetro Leonardo Purba, Staf KBRI yang Tewas Ditembak di Peru
Program KKN Ecogreen,...
Program KKN Ecogreen, Mahasiswa UP Ajak Warga Mulyaharja Peduli Lingkungan
Gelar Summer Course...
Gelar Summer Course Pharmacy Internasional 2025, FFUP Ajak Eksplorasi Produk Alam dan Budaya Indonesia
Kolaborasi Global: Farmasi...
Kolaborasi Global: Farmasi UP dan IYSA Gelar Kompetisi Sains Internasional WSEEC
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
Pimpin KAUP FHUP, Sayuti...
Pimpin KAUP FHUP, Sayuti Fokus Koneksi Alumni dan Edukasi Profesi Hukum
Yusof Ferdinand Dilantik...
Yusof Ferdinand Dilantik Jadi Doktor Universitas Pancasila, Diuji Menko Yusril
Rekomendasi
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Berita Terkini
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved