Ingin Kuliah di Taiwan? Ini 10 Kampus Top Versi QS WUR 2026 di Negeri Formosa
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 20:24 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, jurusan favorit para pelajar Indonesia umumnya berkaitan dengan kebutuhan industri global, seperti manajemen, ekonomi, teknik, teknologi informasi, kedokteran, psikologi, hingga bahasa asing.
Sementara itu, Ketua ICATI Jakarta, Simon Hu, menegaskan bahwa Taiwan memiliki banyak perguruan tinggi berkelas dunia, khususnya dalam bidang akademik sains dan teknologi, kedokteran, teknik, dan pertanian.
“Banyak orang belum tahu bahwa biaya hidup di Taiwan bisa lebih murah dibandingkan Jakarta. Kampus-kampus di sana juga dikenal ramah dan nyaman, sehingga mahasiswa bisa lebih fokus menempuh studi. Bahasa pengantar yang digunakan pun disesuaikan dengan jurusan, ada yang menggunakan Bahasa Inggris, ada pula yang memakai Bahasa Mandarin,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, lulusan dari universitas di Taiwan banyak dicari oleh perusahaan di Indonesia, khususnya untuk posisi penerjemah. Taiwan juga unggul dari sisi keamanan, memiliki sistem transportasi canggih, serta masyarakat yang rata-rata berpendidikan tinggi.
Sementara itu, ICATI kembali gelar pameran pendidikan Taiwan Higher Education Fair Indonesia (THEFI). Tahun ini, pameran yang gratis dan terbuka untuk umum ini akan diikuti oleh 65 perguruan tinggi negeri dan swasta di Taiwan.
Hengky Lau Ketua Umum Ikatan Citra Alumni Taiwan se-Indonesia (ICATI), mengatakan, THEFI 2025 akan diselenggarakan di lima (5) kota di Indonesia. THEFI 2025 berawal di tanggal 9 Agustus di Jakarta, lalu berlanjut di 10 Agustus di Bandung, 12 Agustus di Makassar, 14 Agustus di Surabaya, dan 16 – 17 Agustus di Medan.
"Pameran di Jakarta digelar pada 9 Agustus 2025, di Pullman Central Park Hotel di The Grand Ballroom, dimulai dari pukul 9 pagi sampai 6 sore," kata Hengky Lau.
Di setiap pameran pendidikan di 5 kota itu, para peserta tak hanya akan mengenal perguruan tinggi saja. Tapi juga berkesempatan mendapatkan informasi seputar beasiswa yang disediakan masing-masing perguruan tinggi Taiwan.
Sebab, ada banyak jenis beasiswa dengan cakupan dan persyaratan yang berbeda-beda. Mulai dari beasiswa penuh (fully funded) sampai beasiswa parsial (partially funded) yang hanya menanggung sebagian biaya.
“Bahkan Pemerintah Taiwan juga membuka peluang beasiswa untuk jenjang sarjana, magister, doktor, dan kursus Bahasa Mandarin,” terang Hengky Lau.
Sementara itu, Ketua ICATI Jakarta, Simon Hu, menegaskan bahwa Taiwan memiliki banyak perguruan tinggi berkelas dunia, khususnya dalam bidang akademik sains dan teknologi, kedokteran, teknik, dan pertanian.
“Banyak orang belum tahu bahwa biaya hidup di Taiwan bisa lebih murah dibandingkan Jakarta. Kampus-kampus di sana juga dikenal ramah dan nyaman, sehingga mahasiswa bisa lebih fokus menempuh studi. Bahasa pengantar yang digunakan pun disesuaikan dengan jurusan, ada yang menggunakan Bahasa Inggris, ada pula yang memakai Bahasa Mandarin,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, lulusan dari universitas di Taiwan banyak dicari oleh perusahaan di Indonesia, khususnya untuk posisi penerjemah. Taiwan juga unggul dari sisi keamanan, memiliki sistem transportasi canggih, serta masyarakat yang rata-rata berpendidikan tinggi.
Sementara itu, ICATI kembali gelar pameran pendidikan Taiwan Higher Education Fair Indonesia (THEFI). Tahun ini, pameran yang gratis dan terbuka untuk umum ini akan diikuti oleh 65 perguruan tinggi negeri dan swasta di Taiwan.
Hengky Lau Ketua Umum Ikatan Citra Alumni Taiwan se-Indonesia (ICATI), mengatakan, THEFI 2025 akan diselenggarakan di lima (5) kota di Indonesia. THEFI 2025 berawal di tanggal 9 Agustus di Jakarta, lalu berlanjut di 10 Agustus di Bandung, 12 Agustus di Makassar, 14 Agustus di Surabaya, dan 16 – 17 Agustus di Medan.
"Pameran di Jakarta digelar pada 9 Agustus 2025, di Pullman Central Park Hotel di The Grand Ballroom, dimulai dari pukul 9 pagi sampai 6 sore," kata Hengky Lau.
Di setiap pameran pendidikan di 5 kota itu, para peserta tak hanya akan mengenal perguruan tinggi saja. Tapi juga berkesempatan mendapatkan informasi seputar beasiswa yang disediakan masing-masing perguruan tinggi Taiwan.
Sebab, ada banyak jenis beasiswa dengan cakupan dan persyaratan yang berbeda-beda. Mulai dari beasiswa penuh (fully funded) sampai beasiswa parsial (partially funded) yang hanya menanggung sebagian biaya.
“Bahkan Pemerintah Taiwan juga membuka peluang beasiswa untuk jenjang sarjana, magister, doktor, dan kursus Bahasa Mandarin,” terang Hengky Lau.
(nnz)
Lihat Juga :