11 PTN dan PTS yang Memakai Nama Pahlawan Nasional, Kampusmu Nomor Berapa?

Senin, 04 Agustus 2025 - 11:54 WIB
loading...
11 PTN dan PTS yang...
Berikut ini 11 PTN dan PTS yang memakai nama pahlawan nasional sebagai identitasnya. Foto/Tangkap layar laman Unsoed.
A A A
JAKARTA - Berikut ini 11 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang memakai nama pahlawan nasional sebagai identitasnya. Pemberian nama perguruan tinggi dengan tokoh pahlawan nasional tak hanya menjadi simbol namun meneladani perjuangan para pahlawan.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan dan memajukan bangsa, sejumlah perguruan tinggi di Indonesia mengabadikan nama tokoh-tokoh nasional sebagai identitas institusi mereka.

Baca juga: Cerita Eifie, Atlet Disabilitas yang Sukses Tembus UGM lewat Jalur PBUTM 2025

Tercatat ada 11 perguruan tinggi , baik negeri maupun swasta, yang secara resmi menggunakan nama pahlawan nasional sebagai nama kampus.

Beberapa di antaranya adalah Universitas Bung Karno (UBK), Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), dan Universitas Dr. Soetomo.

Baca juga: 9 Alumni UGM Jadi Menteri dan Wamen Era Prabowo, Nomor 4 dari Fakultas Kehutanan

Nama-nama ini tidak hanya menjadi identitas lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi simbol nilai-nilai perjuangan, kebangsaan, dan semangat membangun Indonesia yang diwariskan oleh para tokoh tersebut.

11 PTN dan PTS yang Memakai Nama Pahlawan Nasional

1. Soekarno


Bapak Proklamator RI, Soekarno mendapatkan gelar Pahlawan Nasional pada 2012 lalu pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Soekarno dikenal sebagai pemikir dan pejuang ulung dan mampu menggelorakan semangat rakyat untuk meraih kemerdekaan.

Bukan hanya sebagai nama jalan, Soekarno juga dipakai sebagai nama kampus yaitu Universitas Bung Karno (UBK) yang berada di Jakarta. Kampus swasta ini didirikan Yayasan Pendidikan Soekarno pada 1999.

Baca juga: Darunnajah Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-5 Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia

2. Mohammad Hatta


Pemerintah memberikan gelar Pahlawan Nasional pada 2012 lalu, bersamaan dengan pemberikan gelar yang sama kepada Soekarno. Bung Hatta dikenal sebagai administrator ulung dan juga ahli ekonomi dan diplomasi.

Namanya dipakai sebagai nama kampus di Kota Padang, Sumatra Barat yaitu Universitas Bung Hatta (UBH) yang didirikan pada 20 April 1981.

3. Jenderal Soedirman


Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia ini ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 1964. Namanya juga diabadikan sebagai nama kampus di Jawa Tengah.

Ialah Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang berdiri pada 1963 yang telah terakreditasi Unggul dan saat ini mempunyai 13 fakultas dan menampung ribuan mahasiswa tiap tahunnnya.

4. Soetomo


Pendiri Boedi Oetomo, organisasi pergerakan pertama di Indonesia yang lahir pada 30 Juli 1988 dan Namanya diabadikan sebagai nama kampus di Surabaya,Universitas Dr Soetomo (Unitomo) yang berdiri pada 1981.

5. Pangeran Diponegoro


Pangeran Diponegoro ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 6 September 1973. Ia dikenal sebagai pejuang yang memimpin perlawanan terhadap penjajahan Belanda, khususnya dalam Perang Diponegoro atau Perang Jawa.

Adalah Universitas Diponegoro (Undip), di Semarang, yang memakai nama Pangeran Diponegoro sebagai nama kampusnya. Undip awalnya Bernama Universitas Semarang namun Presiden Soekarno mengubah Namanya menjadi Undip pada tahun 1960.

6. Teuku Umar


Teuku Umar ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 1973. Tidak hanya diabadikan sebagai nama jalan, Teuku Umar juga menjadi nama kampus Universitas Teuku Umar (UTU) yang berlokasi di Aceh Barat, Aceh.

7. Pattimura


Pattimura ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 1973 sebagai bentuk penghargaan atas perjuangannya melawan penjajahan Belanda di Maluku, khususnya dalam merebut Benteng Duurstede.

Namanya diabadikan sebagai nama kampus Universitas Pattimura (unpatti) yang berada di Ambon yang berdiri pada 8 Agustus 1962.

8. Sultan Hasanuddin


Sultan Hasanuddin ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 1973 atas penghargaan sebagai kegigighanya melawan penjajahan Belanda mempertahankan kedaulatan Kerajaan Gowa.

Namanya ada di menjadi nama sebuah kampus di Makassar yaitu Universitas Hasanuddin (Unhas) yang berdiri pada tahun 1956.

9. Sam Ratulangi


Sam Ratulangi ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada Agustus 1961 dan menjadi penghargaan atas jasa-jasanya memperjuangkan kemerdekan dan kontribusinya di berbagai bidang termasuk Pendidikan dan politik.

Namanya dikenang menjadi nama kampus di Manado yaitu Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di Sulawesi Utara.

10. Sultan Ageng Tirtayasa


Sultan Ageng Tirtayasa ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 1 Agustus 1970. Namanya dipakai menjadi nama sebuah perguruan tinggi negeri, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Banten yang didirikan pada 2001.

11. MH Thamrin


Mohammad Husni Thamrin (MH Thamrin) ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 28 Juli 1960. Selain nama jalan, nama MH Thamrin juga dipakai sebagai salah satu nama kampus swasta, Universitas MH Thamrin di Jakarta.

Demikian nama 11 perguruan tinggi yang memakai nama pahlawan nasional. Semoga informasi ini bermanfaat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Rekomendasi
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved