Momen Presiden Prabowo Sapa Menteri Sambil Sebut Almamater Kampus Mereka di KSTI 2025
Kamis, 07 Agustus 2025 - 15:20 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 di Sabuga ITB, Bandung, Rabu (7/8/2025). Foto/BPMI Sekretariat Presiden.
A
A
A
BANDUNG - Presiden Prabowo Subianto membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Rabu (7/8/2025).
Prabowo secara khusus menyapa satu per satu para menteri dan pejabat setingkat menteri yang hadir. Sejumlah Menteri pun disapa dengan menyebutkan almamater kampus mereka.
Baca juga: KSTI 2025 Jadi Ajang Penyusunan Peta Jalan Riset dan Inovasi Teknologi Nasional
Momen itu mengundang senyum dan tawa dari para peserta konvensi. Prabowo menilai menyapa tamu secara personal adalah bentuk penghargaan yang sesuai dengan budaya bangsa.
"Penting ini karena ini budaya kita, sudah jauh-jauh datang tidak disapa," kata Prabowo sebelum mengabsen jajaran menteri, wakil menteri, dan pejabat lainnya yang hadir.
Baca juga: Ketua Umum ILUNI UI Periode 2025–2028 Dipilih Lewat E-Vote, Begini Mekanismenya
Ia pun mulai menyebut satu per satu menteri yang hadir. Setiap nama yang disebut membuat para menteri berdiri dari kursi masing-masing sebagai bentuk penghormatan. Prabowo memulai dari jajaran menteri senior.
Menteri pertama yang disapa adalah Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, lalu diikuti oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rahmat Pambudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri Komunikasi dan Digitalisasi Meutya Hafid.
Kehangatan momen semakin terasa saat Presiden mulai menyebut almamater para menterinya.
"ITB ya Pak Menteri," ucap Prabowo kepada Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.
Berikutnya, ia menyapa Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. "UGM satu ini," kata Presiden.
Tak berhenti di situ, giliran Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya yang disapa.
Prabowo sempat bertanya tentang asal kampusnya. "UGM atau dari mana? UI, UI, ada temannya itu Bu Sri (Menkeu Sri Mulyani)," ujarnya sambil melirik ke arah Menteri Keuangan.
Saat menyapa Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar yang juga alumni ITB, Presiden Prabowo berseloroh, "ITB? ITB lagi," tutur Prabowo.
Tidak ketinggalan, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana disapa dengan penyebutan almamaternya: "Nah ini IPB ini."
Prabowo juga menyebut Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko dan para wakil menteri yang turut hadir.
Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 diselenggarakan selama tiga hari, dari 7 hingga 9 Agustus 2025 di Bandung, Jawa Barat, dengan tema besar “Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi.”
Prabowo secara khusus menyapa satu per satu para menteri dan pejabat setingkat menteri yang hadir. Sejumlah Menteri pun disapa dengan menyebutkan almamater kampus mereka.
Baca juga: KSTI 2025 Jadi Ajang Penyusunan Peta Jalan Riset dan Inovasi Teknologi Nasional
Momen itu mengundang senyum dan tawa dari para peserta konvensi. Prabowo menilai menyapa tamu secara personal adalah bentuk penghargaan yang sesuai dengan budaya bangsa.
"Penting ini karena ini budaya kita, sudah jauh-jauh datang tidak disapa," kata Prabowo sebelum mengabsen jajaran menteri, wakil menteri, dan pejabat lainnya yang hadir.
Baca juga: Ketua Umum ILUNI UI Periode 2025–2028 Dipilih Lewat E-Vote, Begini Mekanismenya
Ia pun mulai menyebut satu per satu menteri yang hadir. Setiap nama yang disebut membuat para menteri berdiri dari kursi masing-masing sebagai bentuk penghormatan. Prabowo memulai dari jajaran menteri senior.
Menteri pertama yang disapa adalah Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, lalu diikuti oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rahmat Pambudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri Komunikasi dan Digitalisasi Meutya Hafid.
Kehangatan momen semakin terasa saat Presiden mulai menyebut almamater para menterinya.
"ITB ya Pak Menteri," ucap Prabowo kepada Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.
Berikutnya, ia menyapa Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. "UGM satu ini," kata Presiden.
Tak berhenti di situ, giliran Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya yang disapa.
Prabowo sempat bertanya tentang asal kampusnya. "UGM atau dari mana? UI, UI, ada temannya itu Bu Sri (Menkeu Sri Mulyani)," ujarnya sambil melirik ke arah Menteri Keuangan.
Saat menyapa Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar yang juga alumni ITB, Presiden Prabowo berseloroh, "ITB? ITB lagi," tutur Prabowo.
Tidak ketinggalan, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana disapa dengan penyebutan almamaternya: "Nah ini IPB ini."
Prabowo juga menyebut Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko dan para wakil menteri yang turut hadir.
Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 diselenggarakan selama tiga hari, dari 7 hingga 9 Agustus 2025 di Bandung, Jawa Barat, dengan tema besar “Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi.”
(nnz)
Lihat Juga :