Ukir Sejarah, Siswa Indonesia Raih 4 Medali di Olimpiade AI Internasional

Sabtu, 09 Agustus 2025 - 21:34 WIB
loading...
Ukir Sejarah, Siswa...
Empat siswa Indonesia menorehkan sejarah di ajang International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI) 2025. Foto/BKHM.
A A A
JAKARTA - Empat siswa Indonesia menorehkan sejarah di ajang International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI) 2025 dengan memperoleh tiga medali Perak dan satu medali Perunggu. Olimpiade di bidang kecerdasan artifisial ini diselenggarakan di Beijing, China pada 2-9 Agustus 2025.

Dalam keikutsertaan untuk pertama kalinya, Indonesia sukses merebut empat medali, yaitu medali perak masing-masing diraih oleh Faiz Rizki Ramadhan dari MAN Insan Cendekia Serpong, Matthew Hutama Pramana dari SMA Kolese Loyola Semarang, dan Luvidi Pranawa Alghari dari SMP Pribadi Depok. Sementara itu, medali perunggu berhasil dicetak Jayden Jurianto dari SMAK 1 Kristen BPK Penabur Jakarta.

Baca juga: Top, Siswa Indonesia Sabet 4 Medali di Olimpiade Kimia Dunia

“Prestasi yang sangat membanggakan. Di tengah gempuran teknologi AI di sekitar kita, anak-anak muda ini menoreh sejarah sebagai para peraih medali pertama di bidang AI. Ini bisa menjadi sebuah tren positif terhadap perkembangan teknologi di tanah air,” ujar Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Maria Veronica Irene Herdjiono, melalui siaran pers, Sabtu (9/8/2025).

Irene berharap, raihan prestasi di ajang IOAI ini dapat membuka wawasan murid lainnya tentang kecerdasan artifisial. “Harapan kami prestasi ini menjadi letupan semangat yang akan meningkatkan antusiasme para pelajar di tanah air untuk semakin mempelajari AI sehingga tidak tertinggal dengan negara-negara lain di masa depan,” pungkas Irene.

Baca juga: Bangga, 6 Siswa Indonesia Raih Juara di Olimpiade Matematika Bergengsi Dunia

Keempat siswa tersebut sebelumnya telah melalui seleksi dan pembinaan yang diadakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kemendikdasmen bekerja sama dengan Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI).

Selama jalannya kompetisi, para siswa didampingi oleh Tim Pembina, yaitu Mushthofa dari IPB University dan Nyoo Steven Christopher dari Ikatan Alumni Tim Olimpiade Komputer Indonesia (IA TOKI).

Tim Indonesia berlaga sejak tanggal 2- 9 Agustus 2025. Pemilihan tim pertama ini pun terbilang cukup unik, karena belum ada sistem seleksi berupa Olimpiade Sains Nasional, sehingga para calon yang diseleksi merupakan para peserta Pembinaan dari Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) dan Tim Olimpiade Matematika Indonesia (TOMI).

“Menurut saya ini membanggakan sekali. Keikutsertaan pertama berbuah empat medali, tentunya menjadi bekal untuk keikutsertaan berikutnya,” ujar Mushthofa selaku Koordinator Pembina IOAI.

Senada dengan itu, Nyoo Steven Christopher juga menyampaikan rasa optimisnya. “Langkah pertama yang sangat bagus. Tentu saja harapannya target setiap tahunnya bisa naik, bahkan bisa mengirimkan lebih dari satu tim ke depannya,” ucapnya.

Sebagai informasi, IOAI tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kedua kalinya. IOAI merupakan sebuah perlombaan internasional di bidang kecerdasan artifisial yang diikuti siswa SMA lebih dari 60 negara, termasuk Indonesia.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Cerita Cynthia Nikita...
Cerita Cynthia Nikita Wibowo, Peraih Medali OIBO 2026 yang Bercita-cita Menjadi Dokter Gigi
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
Bikin Bangga, Siswa...
Bikin Bangga, Siswa SMPK 4 Penabur Borong Belasan Medali di German Math Olympiad 2026
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Rekomendasi
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Kota Tua Jakarta
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Layanan, ShopeeFood Fokus Dorong Pengembangan Kompetensi Mitra Pengemudi
Berita Terkini
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Infografis
Ukir Sejarah, Timnas...
Ukir Sejarah, Timnas Indonesia Melaju di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved