Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:59 WIB
loading...
Disertasi Doktor Komunikasi...
Promosi Doktor dalam Bidang Ilmu Komunikasi Ressa Uli Patrissia di Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Pasar perangkat wearable di Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan. Produk-produk smartwatch baru yang sejalan dengan gaya hidup sehat pun terus bermunculan. Tetapi, banyak pihak yang belum menyadari bahwa jam tangan pintar berbasis kecerdasan buatan (AI smartwatch) yang melingkar di pergelangan tangan jutaan warga Indonesia ternyata tidak sekadar alat pemantau kesehatan.

“Ia telah menjadi sesuatu yang memiliki kekuatan yang memengaruhi penggunanya,” ujar Dr. Ressa Uli Patrissia, melalui siaran pers, Rabu (27/5/2026).

Baca juga: Raih Doktor Ekonomi di Universitas Trisakti, Sabar L Tobing Tawarkan Gagasan Pajak Digital

Menurut dosen dan peneliti yang baru saja dipromosikan sebagai Doktor Komunikasi dari Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid pada Rabu (25/5) itu, smartwatch menjadi semacam pribadi pendamping atau “co author” yang turut serta membentuk identitas penggunanya.

Dari disertasi program Doktoral Ilmu Komunikasi berjudul “AI-Powered Smartwatches as a Driving Force of Individuation Communication Transformation Across Indonesian Generations”, Ressa menyimpulkan bahwa pengguna AI smartwatch lintas generasi di Indonesia sedang mengalami pergeseran menuju pribadi yang dikendalikan algoritma.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Indonesia-Prancis Sepakat...
Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Riset, Inovasi, dan Mobilitas Mahasiswa 2026
UAI dan University of...
UAI dan University of Edinburgh Dorong Inklusivitas di Dunia Riset dan Pendidikan Tinggi
FK Unair Kolaborasi...
FK Unair Kolaborasi dengan Adelaide University, Soroti Sistem Kesehatan Kebidanan Indonesia
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Rekomendasi
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Infografis
10 Paspor Terkuat di...
10 Paspor Terkuat di Dunia pada 2026, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved