Mahasiswa Asal Rwanda Ini Lulus Studi Doktor di ITS dengan 7 Publikasi Scopus
Senin, 11 Agustus 2025 - 11:22 WIB
loading...
A
A
A
Melalui penelitian ini, dirinya berusaha menciptakan sistem keamanan yang lebih baik guna melindungi data pribadi maupun informasi sensitif di berbagai platform digital.
Baca juga: Kisah Safhira, Mahasiswa Termuda ITS yang Baru Berusia 15 Tahun
Melanjutkan ceritanya, Jean memaparkan publikasi pertamanya bertajuk A Convolutional Neural Network to Detect Possible Hidden Data in Spatial Domain Images.
Penelitian ini mengusulkan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) baru yang mampu meningkatkan akurasi deteksi data tersembunyi sekaligus memperbaiki stabilitas pelatihan jaringan. “Prosesnya melibatkan tiga tahap utama, yakni pra-pemrosesan, ekstraksi fitur, dan klasifikasi,” jelasnya.
Jean menjelaskan, pada tahap pra-pemrosesan digunakan filter spatial rich model untuk memperkuat noise. Selanjutnya, ekstraksi fitur dilakukan dengan konvolusi separable dua dimensi guna meningkatkan sinyal dan menangkap fitur lokal.
Baca juga: Kisah Safhira, Mahasiswa Termuda ITS yang Baru Berusia 15 Tahun
Melanjutkan ceritanya, Jean memaparkan publikasi pertamanya bertajuk A Convolutional Neural Network to Detect Possible Hidden Data in Spatial Domain Images.
Penelitian ini mengusulkan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) baru yang mampu meningkatkan akurasi deteksi data tersembunyi sekaligus memperbaiki stabilitas pelatihan jaringan. “Prosesnya melibatkan tiga tahap utama, yakni pra-pemrosesan, ekstraksi fitur, dan klasifikasi,” jelasnya.
Jean menjelaskan, pada tahap pra-pemrosesan digunakan filter spatial rich model untuk memperkuat noise. Selanjutnya, ekstraksi fitur dilakukan dengan konvolusi separable dua dimensi guna meningkatkan sinyal dan menangkap fitur lokal.
Lihat Juga :