Puluhan Sekolah di Jakarta Ikut Pecahkan Rekor MURI Asesmen Bahasa Inggris Online
Senin, 11 Agustus 2025 - 18:38 WIB
loading...
A
A
A
“Kami bertekad untuk mendorong penggunaan teknologi asesmen online-adaptif ini dalam skala nasional, agar generasi muda Indonesia lebih siap dalam menghadapi tantangan global dengan kemampuan bahasa Inggris yang sudah berstandar internasional," kata Melvi Tan, CEO and Co-Founder PT. Medan Pustaka Mas, melalui siaran pers, Senin (11/8/2025).
Selain memberikan pengalaman unik dan prestisius bagi sekolah-sekolah peserta sebagai bagian dari pencapaian rekor nasional MURI, ia berharap kegiatan itu dapat menumbuhkan motivasi belajar yang lebih tinggi, memperkuat kolaborasi antar sekolah, serta membuka wawasan baru tentang pentingnya integrasi teknologi dalam proses pembelajaran, khususnya dalam menghadapi tantangan global di era digital.
“Keberhasilan event ini akan menjadi bukti nyata potensi besar teknologi dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan mempersiapkan generasi muda akan pentingnya penguasaan bahasa Inggris dalam menghadapi tantangan global ke depannya.”
Asesmen bahasa Inggris ini menggunakan standar global GSE (Global Scale of English) dan CEFR (Common European Framework of Reference), serta didukung oleh Pearson. Kegiatan ini dilakukan secara daring dari sekolah masing-masing, terhubung melalui teknologi canggih yang disiarkan secara langsung via Zoom dan YouTube Medan Pustaka Mas.
Acara yang dibuka secara daring oleh Arif Jamali, Staf Khusus Kemendikdasmen Bidang Pembelajaran dan Sekolah Unggul ini terbagi ke dalam tiga kategori tes yaitu English Benchmark Young Learners (EBYL) untuk siswa SD, Level Test untuk siswa SMP-SMA, dan Benchmark Test untuk SMP-SMA, disesuaikan dengan jenjang dan tingkat kemampuan peserta.
Selain memberikan pengalaman unik dan prestisius bagi sekolah-sekolah peserta sebagai bagian dari pencapaian rekor nasional MURI, ia berharap kegiatan itu dapat menumbuhkan motivasi belajar yang lebih tinggi, memperkuat kolaborasi antar sekolah, serta membuka wawasan baru tentang pentingnya integrasi teknologi dalam proses pembelajaran, khususnya dalam menghadapi tantangan global di era digital.
“Keberhasilan event ini akan menjadi bukti nyata potensi besar teknologi dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan mempersiapkan generasi muda akan pentingnya penguasaan bahasa Inggris dalam menghadapi tantangan global ke depannya.”
Asesmen bahasa Inggris ini menggunakan standar global GSE (Global Scale of English) dan CEFR (Common European Framework of Reference), serta didukung oleh Pearson. Kegiatan ini dilakukan secara daring dari sekolah masing-masing, terhubung melalui teknologi canggih yang disiarkan secara langsung via Zoom dan YouTube Medan Pustaka Mas.
Acara yang dibuka secara daring oleh Arif Jamali, Staf Khusus Kemendikdasmen Bidang Pembelajaran dan Sekolah Unggul ini terbagi ke dalam tiga kategori tes yaitu English Benchmark Young Learners (EBYL) untuk siswa SD, Level Test untuk siswa SMP-SMA, dan Benchmark Test untuk SMP-SMA, disesuaikan dengan jenjang dan tingkat kemampuan peserta.
Lihat Juga :