P2G Tagih Janji Prabowo Soal Upah Minimum Guru Honorer: Masih Ada yang Digaji Rp200 Ribu
Senin, 18 Agustus 2025 - 14:29 WIB
loading...
A
A
A
P2G juga menyoroti pemberian insentif dan BSU sebesar Rp 300 ribu per bulan kepada guru yang diklaim sebagai “kado HUT RI” bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan, karena hal tersebut hanyalah bagian kecil dari hak guru yang belum terpenuhi secara menyeluruh.
Sayangnya, masih banyak guru di Indonesia—baik honorer maupun non-ASN—yang hanya mendapat upah antara Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan, jauh di bawah UMR.
"Jika Presiden benar-benar serius ingin meningkatkan kesejahteraan guru non-ASN, maka seharusnya standar upah minimum tersebut segera ditetapkan secara nasional," lanjut Iman.
Ia menyayangkan bahwa meski anggaran pendidikan mencapai Rp 757 triliun, dana tersebut belum dirasakan oleh para guru non-ASN dan belum mengangkat kualitas pendidikan dasar dan menengah, termasuk peningkatan kemampuan literasi, numerasi, dan kompetensi guru. Hingga kini, masih ada sekitar 1,4 juta guru yang belum mendapatkan tunjangan profesi, termasuk dalam program wajib belajar 13 tahun.
Sayangnya, masih banyak guru di Indonesia—baik honorer maupun non-ASN—yang hanya mendapat upah antara Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan, jauh di bawah UMR.
"Jika Presiden benar-benar serius ingin meningkatkan kesejahteraan guru non-ASN, maka seharusnya standar upah minimum tersebut segera ditetapkan secara nasional," lanjut Iman.
Ia menyayangkan bahwa meski anggaran pendidikan mencapai Rp 757 triliun, dana tersebut belum dirasakan oleh para guru non-ASN dan belum mengangkat kualitas pendidikan dasar dan menengah, termasuk peningkatan kemampuan literasi, numerasi, dan kompetensi guru. Hingga kini, masih ada sekitar 1,4 juta guru yang belum mendapatkan tunjangan profesi, termasuk dalam program wajib belajar 13 tahun.
(nnz)
Lihat Juga :