Jadi Syarat Kelulusan? Begini Perbedaan UN, TKA, dan AN
Selasa, 19 Agustus 2025 - 14:09 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 22 Mata Pelajaran Wajib dan Pilihan yang Keluar di TKA 2025, Siswa Pelajari Ya
Tidak jarang, siswa harus mengikuti bimbingan belajar dan menghafal materi demi bisa lulus UN. Kritik terhadap UN pun cukup banyak, karena sistem ini dianggap memberi tekanan besar kepada murid dan guru, serta belum mencerminkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Berbeda dari UN, Tes Kompetensi Akademik (TKA) bersifat tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan murid. TKA merupakan asesmen akademis yang lebih fokus mengukur penalaran kritis, kemampuan berpikir logis, dan kemampuan problem solving siswa pada mata pelajaran tertentu. Soal-soal TKA dirancang untuk mendorong siswa memahami konsep, bukan menghafal fakta.
Menariknya, TKA bersifat individual. Artinya, hasil tes akan diterima murid secara personal dan tidak menjadi bagian dari penilaian kelulusan di sekolah. Hasil TKA dapat digunakan sebagai evaluasi pribadi bagi siswa, orang tua, dan guru untuk mengetahui sejauh mana capaian akademik murid secara objektif.
Baca juga: Kalender Pendidikan 2025, Cek Jadwal Libur Sekolah dan Tes Kemampuan Akademik (TKA)
Untuk tahun 2025, jadwal TKA jenjang SMA/sederajat dijadwalkan pada 1–9 November 2025. Informasi resmi mengenai jadwal pendaftaran dan teknis pelaksanaan dapat dipantau melalui situs Kemendikbudristek atau platform pendidikan terkait.
Asesmen Nasional (AN) merupakan evaluasi sistem pendidikan yang dilakukan untuk mengukur mutu pendidikan pada tingkat satuan pendidikan dan daerah, bukan pada level individu. Berbeda dengan UN dan TKA, hasil AN tidak menjadi nilai siswa, dan tidak digunakan untuk menentukan kelulusan ataupun kenaikan kelas.
AN digunakan pemerintah untuk melihat kualitas sekolah berdasarkan tiga komponen, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang meliputi literasi dan numerasi, survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Tujuannya adalah sebagai dasar perbaikan sistem pembelajaran di sekolah dan kebijakan pendidikan di tingkat daerah maupun nasional.
Tidak jarang, siswa harus mengikuti bimbingan belajar dan menghafal materi demi bisa lulus UN. Kritik terhadap UN pun cukup banyak, karena sistem ini dianggap memberi tekanan besar kepada murid dan guru, serta belum mencerminkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Tes Kompetensi Akademik (TKA)
Berbeda dari UN, Tes Kompetensi Akademik (TKA) bersifat tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan murid. TKA merupakan asesmen akademis yang lebih fokus mengukur penalaran kritis, kemampuan berpikir logis, dan kemampuan problem solving siswa pada mata pelajaran tertentu. Soal-soal TKA dirancang untuk mendorong siswa memahami konsep, bukan menghafal fakta.
Menariknya, TKA bersifat individual. Artinya, hasil tes akan diterima murid secara personal dan tidak menjadi bagian dari penilaian kelulusan di sekolah. Hasil TKA dapat digunakan sebagai evaluasi pribadi bagi siswa, orang tua, dan guru untuk mengetahui sejauh mana capaian akademik murid secara objektif.
Baca juga: Kalender Pendidikan 2025, Cek Jadwal Libur Sekolah dan Tes Kemampuan Akademik (TKA)
Untuk tahun 2025, jadwal TKA jenjang SMA/sederajat dijadwalkan pada 1–9 November 2025. Informasi resmi mengenai jadwal pendaftaran dan teknis pelaksanaan dapat dipantau melalui situs Kemendikbudristek atau platform pendidikan terkait.
Asesmen Nasional (AN)
Asesmen Nasional (AN) merupakan evaluasi sistem pendidikan yang dilakukan untuk mengukur mutu pendidikan pada tingkat satuan pendidikan dan daerah, bukan pada level individu. Berbeda dengan UN dan TKA, hasil AN tidak menjadi nilai siswa, dan tidak digunakan untuk menentukan kelulusan ataupun kenaikan kelas.
AN digunakan pemerintah untuk melihat kualitas sekolah berdasarkan tiga komponen, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang meliputi literasi dan numerasi, survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Tujuannya adalah sebagai dasar perbaikan sistem pembelajaran di sekolah dan kebijakan pendidikan di tingkat daerah maupun nasional.
Lihat Juga :