Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Tengah Jadi Sorotan Publik
Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:48 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni saat ini menjadi sorotan publik. Foto/Dok/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Wakil ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni saat ini menjadi sorotan publik ditengah tekanan masyarakat yang menentang keras pemberian tunjangan DPR. Pernyataan kontroversialnya menyita hampir di semua lini media massa dan juga media sosial.
Ahmad Sahroni menuai sorotan setelah menanggapi kritik mereka yang menuntut pembubaran DPR sebagai "orang tolol sedunia".
Baca juga: Sahroni Tak Ladeni Tantangan Debat, Salsa Erwina: Uang Sebanyak Itu Nggak Bisa Beli Keberanian
Ia pun makin disorot tatkala ditantang debat dengan influencer muda sekaligus diaspora di Denmark, Salsa Erwina HUtagalung. Namun Sahroni di akun Instagramnya mengaku tak akan meladeni orang yang mengajaknya debat itu dan memilih bertapa.
Ahmad Sahroni, yang kerap disapa Roni, lahir di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 8 Agustus 1977. Ia adalah seorang pengusaha sekaligus politisi Indonesia yang tergabung dalam Partai Nasional Demokrat.
Baca juga: Harta Kekayaan Ahmad Sahroni, Sebut Orang yang Ingin Bubarkan DPR Paling Tolol Sedunia
Roni berasal dari keluarga sederhana, orang tuanya menjalankan usaha warung nasi padang di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Pendidikan dasar dan menengah ia tempuh di Tanjung Priok. Tepatnya di SDN Kebon Bawang 05 Pagi. Ia lalu melanjutkan Pendidikan ke SMP Yappenda Jakarta Utara, dan SMA Negeri 114 Jakarta Utara.
Baca juga: Persilakan Buruh Sampaikan Tuntutan ke DPR, Ahmad Sahroni: Jangan Sampai Ada yang Menunggangi
Sejak masih sekolah, Roni sudah mencari penghasilan sendiri, di antaranya menjadi tukang semir sepatu dan ojek payung.
Setelah lulus SMA, Roni langsung bekerja dan belum melanjutkan ke perguruan tinggi. Ia baru menyelesaikan pendidikan S-1 di STIE Pelita Bangsa jurusan Manajemen, kemudian meraih gelar S-2 dari Stikom InterStudi jurusan Ilmu Komunikasi, dan akhirnya meraih gelar doktor di bidang Ilmu Hukum dari Universitas Borobudur Jakarta pada 2024.
Sebelum aktif di dunia politik, Roni meniti karier dari bawah dengan menekuni berbagai jenis pekerjaan. Ia pernah menjadi sopir truk di perusahaan pengisian bahan bakar minyak. Karena kerja kerasnya, ia kemudian dipercaya sebagai staf operasional, lalu terus naik jabatan hingga menjadi direktur utama. Dari sana, ia mulai mengembangkan bisnis miliknya sendiri.
Langkah politik Ahmad Sahroni dimulai pada 2013 saat ia bergabung dengan Partai NasDem. Setahun kemudian, ia berhasil terpilih menjadi anggota DPR RI daerah pemilihan DKI Jakarta III dengan meraih 60.683 suara pada pemilu 2014.
Awalnya, ia ditempatkan di Komisi XI, namun pada 2016 dipindahkan ke Komisi III yang membidangi hukum dan HAM. Sejak 2019, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Pada pertengahan tahun 2020, ia ditunjuk sebagai Ketua Panitia Khusus untuk pembahasan RUU Ratifikasi Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam perkara pidana antara Indonesia dan Swiss (MLA), yang kemudian disahkan pada Juli 2020.
Saat ini ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR periode 2019-2024. Demikian Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni yang tengah menjadi sorotan.
M/G Shofwatuzzahro
Ahmad Sahroni menuai sorotan setelah menanggapi kritik mereka yang menuntut pembubaran DPR sebagai "orang tolol sedunia".
Baca juga: Sahroni Tak Ladeni Tantangan Debat, Salsa Erwina: Uang Sebanyak Itu Nggak Bisa Beli Keberanian
Ia pun makin disorot tatkala ditantang debat dengan influencer muda sekaligus diaspora di Denmark, Salsa Erwina HUtagalung. Namun Sahroni di akun Instagramnya mengaku tak akan meladeni orang yang mengajaknya debat itu dan memilih bertapa.
Ahmad Sahroni, yang kerap disapa Roni, lahir di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 8 Agustus 1977. Ia adalah seorang pengusaha sekaligus politisi Indonesia yang tergabung dalam Partai Nasional Demokrat.
Baca juga: Harta Kekayaan Ahmad Sahroni, Sebut Orang yang Ingin Bubarkan DPR Paling Tolol Sedunia
Awal Kehidupan dan Pendidikan Ahmad Sahroni
Roni berasal dari keluarga sederhana, orang tuanya menjalankan usaha warung nasi padang di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Pendidikan dasar dan menengah ia tempuh di Tanjung Priok. Tepatnya di SDN Kebon Bawang 05 Pagi. Ia lalu melanjutkan Pendidikan ke SMP Yappenda Jakarta Utara, dan SMA Negeri 114 Jakarta Utara.
Baca juga: Persilakan Buruh Sampaikan Tuntutan ke DPR, Ahmad Sahroni: Jangan Sampai Ada yang Menunggangi
Sejak masih sekolah, Roni sudah mencari penghasilan sendiri, di antaranya menjadi tukang semir sepatu dan ojek payung.
Setelah lulus SMA, Roni langsung bekerja dan belum melanjutkan ke perguruan tinggi. Ia baru menyelesaikan pendidikan S-1 di STIE Pelita Bangsa jurusan Manajemen, kemudian meraih gelar S-2 dari Stikom InterStudi jurusan Ilmu Komunikasi, dan akhirnya meraih gelar doktor di bidang Ilmu Hukum dari Universitas Borobudur Jakarta pada 2024.
Sebelum aktif di dunia politik, Roni meniti karier dari bawah dengan menekuni berbagai jenis pekerjaan. Ia pernah menjadi sopir truk di perusahaan pengisian bahan bakar minyak. Karena kerja kerasnya, ia kemudian dipercaya sebagai staf operasional, lalu terus naik jabatan hingga menjadi direktur utama. Dari sana, ia mulai mengembangkan bisnis miliknya sendiri.
Perjalanan Ahmad Sahroni sebagai Anggota DPR
Langkah politik Ahmad Sahroni dimulai pada 2013 saat ia bergabung dengan Partai NasDem. Setahun kemudian, ia berhasil terpilih menjadi anggota DPR RI daerah pemilihan DKI Jakarta III dengan meraih 60.683 suara pada pemilu 2014.
Awalnya, ia ditempatkan di Komisi XI, namun pada 2016 dipindahkan ke Komisi III yang membidangi hukum dan HAM. Sejak 2019, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Pada pertengahan tahun 2020, ia ditunjuk sebagai Ketua Panitia Khusus untuk pembahasan RUU Ratifikasi Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam perkara pidana antara Indonesia dan Swiss (MLA), yang kemudian disahkan pada Juli 2020.
Saat ini ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR periode 2019-2024. Demikian Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni yang tengah menjadi sorotan.
M/G Shofwatuzzahro
(nnz)
Lihat Juga :