Cerita Stephani, Lulus UGM Jurusan Hukum dengan IPK 4.00: Ingin Membanggakan Orang Tua

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 07:09 WIB
loading...
Cerita Stephani, Lulus...
Stephani Gabriella Wijayawati berhasil lulus dari jurusan Hukum UGM dengan IPK 4.00. Foto/UGM.
A A A
JAKARTA - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang masih berusia 21 tahun, Stephani Gabriella Wijayawati berhasil lulus dari jurusan Hukum dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna, 4.00. Menurutnya capaian itu diraihnya secara tidak sengaja.

“Sebenarnya perjuangan IPK 4.00 itu tidak sengaja, saya hanya berusaha untuk membanggakan orang tua saja dan mencoba menenangkan mereka bahwa saya diberi kesempatan untuk kuliah dan saya sudah menggunakannya sebaik mungkin,” katanya, dikutip dari laman UGM, Jumat (29/8/2025).

Baca juga: UGM Nonaktifkan Status Mahasiswa DH, Tersangka Kasus Dugaan Pembunuhan Kepala Cabang Bank

Stephani adalah mahasiswa asal Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat Stephani berhasil menyelesaikan masa studi dalam empat tahun dengan capaian IPK sempurna, 4.00.

Saat ini, ia telah meniti karier sebagai trainee associate di firma hukum ternama Assegaf Hamzah & Partners.

Stephani mengaku bersyukur berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana dengan IPK sempurna di usia 21 tahun dengan masa studi 4 tahun. Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari dukungan dari orang tua dan motivasi diri.

Ia mengaku beruntung bisa mengenyam pendidikan tinggi, sebab menurunnya, banyak teman sebayanya di Sumbawa yang tidak bisa melanjutkan kuliah dengan berbagai faktor kondisi ekonomi.

Baca juga: Cerita Christopher, Jadi Dokter Gigi Spesialis di Usia 28 Tahun dan Lulusan Termuda UGM

“Dari Sumbawa sendiri, masih sangat banyak anak yang tidak bisa kuliah atau bisa kuliah tapi berhenti di tengah tengah karena ekonomi tiba-tiba susah. Saya mencoba mengingat bahwa setiap langkah saya di Pulau Jawa itu dibayar mahal oleh orang tua saya, sehingga tidak boleh bagi saya untuk semena-mena menggunakan kesempatan tersebut,” ujarnya.

Suka Tantangan dan Kompetisi

Motivasi Stephani memilih studi hukum diakuinya karena ia menyukai tantangan mengurusi perkara-perkara di persidangan yang memungkinkan ada yang menang dan kalah dalam sidang di meja hijau tersebut.

“Memenangkan perkara dalam sidang itu menjadi sesuatu yang menantang. Tapi selain itu, sebenarnya dari sisi lain fakultas hukum itu sangat versatile, ilmunya bisa digunakan untuk berbagai macam pekerjaan,” tuturnya.

Dalam menjalani perjalanan akademik, Stephani memegang prinsip sederhana, selalu punya tujuan baru, baik saat berhasil maupun gagal.

“Saya sering diberitahu bahwa hidup yang paling sederhana itu hidup yang senantiasa ada tujuannya. Ketika tujuan itu tercapai, buatlah tujuan baru. Ketika tujuan itu gagal, buat tujuan baru. Selalu hidup berorientasi kepada masa sekarang dan apa yang masa sekarang dapat kontribusikan kepada masa depan,” ungkapnya.

Ia bahkan mengutip filosofi pemain tenis legendaris Roger Federer sebagai pegangan hidup, a point is just a point, dalam artian hidup itu harus terus berjalan, kita tidak boleh terlalu terlena dalam prestasi kita dan tidak boleh juga terlalu terlena dalam kegagalan. “Tapi harus selalu melanjutkan hidup dengan tujuan baru,” pesannya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Berita Terkini
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved