Donasi Pendidikan Buka Peluang Belajar untuk Anak Tunanetra dan Keluarga Prasejahtera
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 20:25 WIB
loading...
A
A
A
Sekolah Relawan yang sejak 2019 menjadi mitra Garudafood dalam berbagai program sosial, juga menegaskan arti penting kolaborasi ini.
“Dengan hadirnya dukungan dari Garudafood, harapannya para santri penerima manfaat dapat termotivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan pada akhirnya turut berkontribusi membangun bangsa di masa depan,” kata Thea Rahmani selaku Director of Integrated Marketing & Programs Sekolah Relawan.
Tak berhenti di situ, Garudafood sebagai perusahaan asli Indonesia, akan melanjutkan penyaluran donasi siswa berprestasi serta donasi pendidikan kepada siswa prasejahtera dan berprestasi dalam puncak perayaan HUT ke-35 Garudafood yang digelar di area Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu 31 Agustus 2025. Penyerahan donasi akan dilakukan langsung oleh jajaran Komisaris dan Direksi Garudafood kepada perwakilan penerima.
“Donasi siswa berprestasi dan Program Orang Tua Asuh (POTA) dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai inisiatif berkelanjutan untuk mewujudkan pendidikan inklusif bagi anak-anak dari berbagai latar belakang,” pungkas Dian Astriana.
“Dengan hadirnya dukungan dari Garudafood, harapannya para santri penerima manfaat dapat termotivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan pada akhirnya turut berkontribusi membangun bangsa di masa depan,” kata Thea Rahmani selaku Director of Integrated Marketing & Programs Sekolah Relawan.
Tak berhenti di situ, Garudafood sebagai perusahaan asli Indonesia, akan melanjutkan penyaluran donasi siswa berprestasi serta donasi pendidikan kepada siswa prasejahtera dan berprestasi dalam puncak perayaan HUT ke-35 Garudafood yang digelar di area Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu 31 Agustus 2025. Penyerahan donasi akan dilakukan langsung oleh jajaran Komisaris dan Direksi Garudafood kepada perwakilan penerima.
“Donasi siswa berprestasi dan Program Orang Tua Asuh (POTA) dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai inisiatif berkelanjutan untuk mewujudkan pendidikan inklusif bagi anak-anak dari berbagai latar belakang,” pungkas Dian Astriana.
(nnz)
Lihat Juga :