Deteksi Dini Disleksia, Kunci Sukses Anak di Sekolah
Rabu, 03 September 2025 - 19:04 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Kurangnya pemahaman tentang disleksia seringkali membuat anak-anak kesulitan dalam belajar tanpa terdeteksi. Menyikapi hal ini, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) berkolaborasi dengan PAUD Inspirasi Indonesia menggelar pelatihan untuk ratusan guru PAUD di Kota Bekasi.
Pelatihan ini berfokus pada deteksi dini disleksia dan kebutuhan khusus lainnya. Dengan bekal pengetahuan ini, para guru diharapkan bisa menjadi garda terdepan dalam mengenali gejala disleksia pada anak sejak usia dini.
Direktur Utama Askrindo, M. Fankar Umran, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan manusia Indonesia yang lebih inklusif.
"Askrindo percaya setiap anak punya potensi luar biasa. Lewat pelatihan ini, kami ingin memastikan para guru PAUD punya pemahaman dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mendeteksi serta mendampingi anak sejak dini, khususnya disleksia," ujar Fankar.
Peran Guru sebagai Garda Terdepan
Pelatihan ini mencakup materi teoretis dan praktis tentang ciri-ciri disleksia, penyebab, dan strategi pembelajaran yang bisa diterapkan di kelas. Lebih dari 350 guru PAUD ikut serta dan mendapatkan bimbingan untuk melakukan observasi, simulasi, hingga role play.
Fankar menambahkan, "Pelatihan ini penting agar para guru PAUD bisa menjadi garda terdepan dalam menangani hambatan belajar tersebut secara tepat, serta terus berupaya memberikan kesempatan pendidikan tidak hanya untuk anak PAUD, namun juga untuk anak berkebutuhan khusus."
Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat membantu para guru untuk membimbing orang tua dalam mendampingi anak-anak dengan disleksia di rumah. Upaya ini sejalan dengan komitmen Askrindo dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya poin Pendidikan Berkualitas dan Mengurangi Ketimpangan.
Para guru yang telah mengikuti pelatihan ini diharapkan dapat menularkan ilmunya ke 132 lembaga PAUD di empat kelurahan lainnya, yaitu Aren Jaya, Bekasi Jaya, Duren Jaya, dan Margahayu. Dengan demikian, diharapkan semakin banyak sekolah yang siap menerima murid dengan kebutuhan khusus melalui pendidikan inklusif.
Pelatihan ini berfokus pada deteksi dini disleksia dan kebutuhan khusus lainnya. Dengan bekal pengetahuan ini, para guru diharapkan bisa menjadi garda terdepan dalam mengenali gejala disleksia pada anak sejak usia dini.
Direktur Utama Askrindo, M. Fankar Umran, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan manusia Indonesia yang lebih inklusif.
"Askrindo percaya setiap anak punya potensi luar biasa. Lewat pelatihan ini, kami ingin memastikan para guru PAUD punya pemahaman dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mendeteksi serta mendampingi anak sejak dini, khususnya disleksia," ujar Fankar.
Peran Guru sebagai Garda Terdepan
Pelatihan ini mencakup materi teoretis dan praktis tentang ciri-ciri disleksia, penyebab, dan strategi pembelajaran yang bisa diterapkan di kelas. Lebih dari 350 guru PAUD ikut serta dan mendapatkan bimbingan untuk melakukan observasi, simulasi, hingga role play.
Fankar menambahkan, "Pelatihan ini penting agar para guru PAUD bisa menjadi garda terdepan dalam menangani hambatan belajar tersebut secara tepat, serta terus berupaya memberikan kesempatan pendidikan tidak hanya untuk anak PAUD, namun juga untuk anak berkebutuhan khusus."
Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat membantu para guru untuk membimbing orang tua dalam mendampingi anak-anak dengan disleksia di rumah. Upaya ini sejalan dengan komitmen Askrindo dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya poin Pendidikan Berkualitas dan Mengurangi Ketimpangan.
Para guru yang telah mengikuti pelatihan ini diharapkan dapat menularkan ilmunya ke 132 lembaga PAUD di empat kelurahan lainnya, yaitu Aren Jaya, Bekasi Jaya, Duren Jaya, dan Margahayu. Dengan demikian, diharapkan semakin banyak sekolah yang siap menerima murid dengan kebutuhan khusus melalui pendidikan inklusif.
(unt)
Lihat Juga :