TKA Bukan Sekadar Tes tapi Tiket Emas Jalur Prestasi, Siswa Kelas 3 SMA Disarankan Ikut

Rabu, 03 September 2025 - 23:23 WIB
loading...
TKA Bukan Sekadar Tes...
Kemendikdasmen telah membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) hingga 5 Oktober 2025. Foto/BKHM
A A A
JAKARTA - Di tengah ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi, Tes Kemampuan Akademik (TKA) hadir sebagai opsi baru yang tak boleh diabaikan oleh siswa kelas 3 SMA/MA dan SMK/MAK. Meski bersifat opsional, nilai TKA dapat menjadi nilai tambah signifikan dalam jalur prestasi, terutama bagi mereka yang ingin menonjol tanpa harus menunggu hasil UTBK.

Dibuka sejak 24 Agustus hingga 5 Oktober 2025, pendaftaran TKA disambut antusias. Dalam satu minggu pertama, lebih dari 1,5 juta siswa sudah terdaftar, angka yang menunjukkan tingginya minat dan potensi besar tes ini dalam membentuk budaya belajar baru di Indonesia.

Pengamat Pendidikan dari Taman Siswa, Darmaningtyas mengatakan, selain untuk melanjutkan pendidikan ke universitas, TKA bisa menjadi salah satu parameter untuk mengukur perkembangan individual siswa. "Kalau saya (siswa) ikut," kata Darmaningtyas kepada media, Rabu (3/9/2025).

Menurutnya, TKA hadir sebagai sistem evaluasi baru yang menjadi standar validasi bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dalam sistem pendidikan, langkah ini penting untuk mengukur kualitas. Kehadiran TKA menjadi langkah penting dalam menghadirkan standarisasi pendidikan yang selama ini dinilai kurang menyentuh aspek individual.

"Pendidikan di mana pun itu, perlu adanya standarisasi jadi kita mengukur kualitas pendidikan itu dasarnya apa. Standar itu dilihat dari evaluasi pembelajaran dan TKA ini adalah salah satu instrumen untuk melihat hasil pembelajaran," kata Darmaningtyas.

Berbeda dari sistem evaluasi sebelumnya yang lebih menilai lembaga secara keseluruhan, TKA dirancang untuk mengukur pencapaian setiap siswa. Meski tes ini bersifat opsional, bagi siswa yang memiliki semangat belajar tinggi dan ingin mengetahui kemampuan diri, TKA dapat menjadi sarana strategis untuk mengukur kualitas diri. "TKA ini adalah proses evaluasi pembelajaran untuk setiap siswa," katanya.

Selain itu, TKA dipandang mampu membantu siswa yang berasal dari lingkungan belajar kurang mendukung. Dengan adanya tes ini, mereka memiliki kesempatan untuk menegaskan kemampuan akademiknya secara lebih objektif, sekaligus memotivasi diri untuk belajar lebih giat.

Darmaningtyas membandingkan fungsi TKA dengan tes kemampuan bahasa seperti TOEFL atau IELTS. Menurutnya, TKA dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk seleksi masuk perguruan tinggi, tetapi juga sebagai alat ukur perkembangan akademik individu. Hal ini diharapkan dapat mendorong budaya belajar yang lebih sehat, di mana siswa, guru, hingga orang tua bersama-sama berupaya mencapai hasil yang lebih baik.

Meskipun tidak menjadi penentu kelulusan, TKA diyakini mampu menghadirkan atmosfer kompetisi positif di kalangan pelajar. Ketika nilai TKA menjadi acuan, motivasi untuk belajar cenderung meningkat, bukan hanya dari sisi siswa tetapi juga dukungan dari sekolah dan keluarga.

Namun, keberhasilan TKA tidak hanya bergantung pada antusiasme peserta, melainkan juga pada integritas penyelenggaraannya. Darmaningtyas menegaskan pentingnya menjaga proses tes agar bebas dari manipulasi nilai atau kebocoran soal, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kualitas pendidikan. Darmaningtyas juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan TKA agar hasilnya dapat mencerminkan kualitas pendidikan yang sesungguhnya.

"Kalau penyelenggaraan TKA tahun ini hasilnya belum memuaskan, mungkin itu bisa diingatkan tahun yang akan datang. Tapi menurut saya yang paling penting adalah baik guru maupun dinas itu tidak perlu melakukan manipulasi terhadap nilai. Dulu kan sering ada kebocoran soal, ada manipulasi nilai. Menurut saya dengan TKA ini nggak perlu lah. Nggak perlu cari-cari kebocoran soal, nggak perlu ada manipulasi nilai gitu ya. Ya seandainya saja karena itu akan mencerminkan kualitas pendidikan yang sesungguhnya." katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
OSN 2026 Diikuti 941.692...
OSN 2026 Diikuti 941.692 Peserta, Kemendikdasmen Tegaskan Integritas dan Transparansi
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Pemulihan Pascabencana,...
Pemulihan Pascabencana, 3.084 Sekolah di Sumatera Direvitalisasi
PKM di SMAN 3 Tangerang,...
PKM di SMAN 3 Tangerang, UMB Bekali Siswa Hadapi Industri Kreatif Global
Rekomendasi
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Berita Terkini
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved