Lebih dari 2 Juta Siswa Daftar TKA 2025, Pendaftaran Masih Dibuka
Kamis, 04 September 2025 - 13:07 WIB
loading...
Jumlah siswa yang telah mendaftar TKA 2025 menembus angka lebih dari 2 juta orang hanya dalam sepekan sejak pendaftaran dibuka. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Jumlah siswa yang telah mendaftar Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 menembus angka lebih dari 2 juta orang hanya dalam sepekan sejak pendaftaran dibuka.
Angka ini menunjukkan tingginya minat peserta didik untuk mengukur capaian belajar sekaligus membuka peluang masuk seleksi nasional jalur prestasi.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Toni Toharudin, menyampaikan bahwa data tersebut masih akan terus bertambah sesuai jadwal pendaftaran yang berlangsung hingga 4 Oktober 2025.
Baca juga: Cara Daftar TKA 2025: Jadwal, Simulasi Online, dan Manfaat Sertifikat untuk Siswa
“Saat ini telah terdata lebih dari dua juta murid siap mengikuti TKA. Melalui rakor ini juga kami melakukan pendataan infrastruktur di berbagai daerah agar kesiapan pelaksanaan TKA bisa terpantau secara menyeluruh,” ujarnya.
Pendaftaran TKA dibuka sejak 24 Agustus 2025 melalui laman resmi tka.kemendikdasmen.go.id
. Hingga 4 September 2025, tercatat lebih dari 370 ribu peserta didik sudah memilih mata pelajaran tambahan yang akan diujikan. Selain itu, siswa juga dapat mengakses latihan soal gratis melalui fitur Ayo Coba TKA di pusmendik.kemdikbud.go.id/tka.
Baca juga: TKA Bukan Sekadar Tes tapi Tiket Emas Jalur Prestasi, Siswa Kelas 3 SMA Disarankan Ikut
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang membuka Rapat Koordinasi Teknis dan Pendataan TKA 2025, menegaskan bahwa lonjakan jumlah pendaftar mencerminkan kesadaran siswa untuk mempersiapkan diri sejak dini. “Kami mengimbau sekolah dan murid segera melakukan pendaftaran agar lebih leluasa memilih jadwal sekaligus mematangkan persiapan,” kata Mu’ti dalam rakor di Jakarta, Selasa (2/9).
Lebih lanjut, Mendikdasmen menekankan bahwa TKA merupakan bagian dari terobosan Kemendikdasmen dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. TKA diposisikan sebagai alat ukur kemampuan literasi dan numerasi, sekaligus bagian dari kebijakan layanan pendidikan bermutu untuk semua.
Toni menambahkan, rakor yang digelar juga membahas persiapan penulisan soal untuk siswa kelas VI SD dan IX SMP, serta mitigasi risiko di lapangan. Ia berharap sinergi pusat dan daerah dapat memastikan seluruh murid memperoleh kesempatan yang setara untuk mengikuti TKA. “Semoga setiap kendala teknis di provinsi dapat diselesaikan secara efektif, sehingga semua siswa bisa terfasilitasi dengan baik,” pungkasnya.
Angka ini menunjukkan tingginya minat peserta didik untuk mengukur capaian belajar sekaligus membuka peluang masuk seleksi nasional jalur prestasi.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Toni Toharudin, menyampaikan bahwa data tersebut masih akan terus bertambah sesuai jadwal pendaftaran yang berlangsung hingga 4 Oktober 2025.
Baca juga: Cara Daftar TKA 2025: Jadwal, Simulasi Online, dan Manfaat Sertifikat untuk Siswa
“Saat ini telah terdata lebih dari dua juta murid siap mengikuti TKA. Melalui rakor ini juga kami melakukan pendataan infrastruktur di berbagai daerah agar kesiapan pelaksanaan TKA bisa terpantau secara menyeluruh,” ujarnya.
Pendaftaran TKA dibuka sejak 24 Agustus 2025 melalui laman resmi tka.kemendikdasmen.go.id
. Hingga 4 September 2025, tercatat lebih dari 370 ribu peserta didik sudah memilih mata pelajaran tambahan yang akan diujikan. Selain itu, siswa juga dapat mengakses latihan soal gratis melalui fitur Ayo Coba TKA di pusmendik.kemdikbud.go.id/tka.
Baca juga: TKA Bukan Sekadar Tes tapi Tiket Emas Jalur Prestasi, Siswa Kelas 3 SMA Disarankan Ikut
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang membuka Rapat Koordinasi Teknis dan Pendataan TKA 2025, menegaskan bahwa lonjakan jumlah pendaftar mencerminkan kesadaran siswa untuk mempersiapkan diri sejak dini. “Kami mengimbau sekolah dan murid segera melakukan pendaftaran agar lebih leluasa memilih jadwal sekaligus mematangkan persiapan,” kata Mu’ti dalam rakor di Jakarta, Selasa (2/9).
Lebih lanjut, Mendikdasmen menekankan bahwa TKA merupakan bagian dari terobosan Kemendikdasmen dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. TKA diposisikan sebagai alat ukur kemampuan literasi dan numerasi, sekaligus bagian dari kebijakan layanan pendidikan bermutu untuk semua.
Toni menambahkan, rakor yang digelar juga membahas persiapan penulisan soal untuk siswa kelas VI SD dan IX SMP, serta mitigasi risiko di lapangan. Ia berharap sinergi pusat dan daerah dapat memastikan seluruh murid memperoleh kesempatan yang setara untuk mengikuti TKA. “Semoga setiap kendala teknis di provinsi dapat diselesaikan secara efektif, sehingga semua siswa bisa terfasilitasi dengan baik,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :