Profil Pendidikan Mukhtarudin, Jebolan ULM yang Resmi Dilantik Jadi Menteri P2MI
Senin, 08 September 2025 - 19:18 WIB
loading...
Mukhtarudin menjadi salah satu dari enam Menteri yang resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto dalam reshuffle kabinet jilid kedua Senin (8/9/2025). Foto/Instagram @mukhtarudin.center.
A
A
A
JAKARTA - Mukhtarudin menjadi salah satu dari enam Menteri yang resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto dalam reshuffle kabinet jilid kedua Senin (8/9/2025). Berikut ini riwayat pendidikannya.
Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI yang resmi dicopot dari Kabinet Merah Putih.
Baca juga: Jabat Menteri P2MI, Mukhtarudin Gantikan Abdul Kadir Karding
Ini adalah perombakan susunan Menteri kedua yang dilakukan Prabowo setelah sebelumnya yang terjadi pada Februari 2025. Satryo Soemantri Brodjonegoro yang kala itu menjabat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi digantikan oleh Brian Yuliarto.
Lalu hari ini reshuffle kabinet terjadi di lima kementerian dan ada penambahan satu kementerian baru. Salah satu yang dirombak adalah Kementerian P2MI yang sebelumnya dijabat oleh Abdul Kadir Karding.
Baca juga: Budi Arie Dicopot, Ini Profil Pendidikan Ferry Juliantono yang Dilantik Jadi Menteri Koperasi
Mukhtarudin sebelumnya adalah Anggota DPR dari Partai Golkar periode 2006-2009 dan 2019-2024. Ia lahir di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah pada 6 September 1964.
Melansir laman DPR, Mukhtarudin mengabiskan masa kecilnya di Pangkalan Bun. Ia sekolah di SDN 02 Pangkalan Bun, lalu melanjutkan Pendidikan ke SMPN 1 Pangkalan Bun.
Baca juga: Reshuffle Kabinet, Ini Profil Pendidikan Purbaya Yudhi Sadewa yang Dilantik Jadi Menkeu
Mukhtarudin kemudian melanjutkan sekolahnya di SMAN 1 Pangkalan Bun. Selepas SMA, ia lalu menempuh Pendidikan tinggi di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dengan mengambil jurusan Ilmu Administrasi Negara.
Sebelum berkiprah di politik dan pemerintahan, Mukhtarudin tercatat pernah menjadi staf pengajar di STIE Nusantara di Universitas Antakusuma Pangkalan Bun.
Ia juga pernah meraih sejumlah penghargaan seperti Inspiring Journey Teropong Parlemen Award 2020, Penganugerahan Award DPP KNPI 2021, Golkar Media Award 2023, dan Penganugerahan Calon Legislatif Petahana Populer 2024-2029 pada 2023.
Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI yang resmi dicopot dari Kabinet Merah Putih.
Baca juga: Jabat Menteri P2MI, Mukhtarudin Gantikan Abdul Kadir Karding
Ini adalah perombakan susunan Menteri kedua yang dilakukan Prabowo setelah sebelumnya yang terjadi pada Februari 2025. Satryo Soemantri Brodjonegoro yang kala itu menjabat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi digantikan oleh Brian Yuliarto.
Lalu hari ini reshuffle kabinet terjadi di lima kementerian dan ada penambahan satu kementerian baru. Salah satu yang dirombak adalah Kementerian P2MI yang sebelumnya dijabat oleh Abdul Kadir Karding.
Baca juga: Budi Arie Dicopot, Ini Profil Pendidikan Ferry Juliantono yang Dilantik Jadi Menteri Koperasi
Riwayat Pendidikan Mukhtarudin
Mukhtarudin sebelumnya adalah Anggota DPR dari Partai Golkar periode 2006-2009 dan 2019-2024. Ia lahir di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah pada 6 September 1964.
Melansir laman DPR, Mukhtarudin mengabiskan masa kecilnya di Pangkalan Bun. Ia sekolah di SDN 02 Pangkalan Bun, lalu melanjutkan Pendidikan ke SMPN 1 Pangkalan Bun.
Baca juga: Reshuffle Kabinet, Ini Profil Pendidikan Purbaya Yudhi Sadewa yang Dilantik Jadi Menkeu
Mukhtarudin kemudian melanjutkan sekolahnya di SMAN 1 Pangkalan Bun. Selepas SMA, ia lalu menempuh Pendidikan tinggi di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dengan mengambil jurusan Ilmu Administrasi Negara.
Sebelum berkiprah di politik dan pemerintahan, Mukhtarudin tercatat pernah menjadi staf pengajar di STIE Nusantara di Universitas Antakusuma Pangkalan Bun.
Ia juga pernah meraih sejumlah penghargaan seperti Inspiring Journey Teropong Parlemen Award 2020, Penganugerahan Award DPP KNPI 2021, Golkar Media Award 2023, dan Penganugerahan Calon Legislatif Petahana Populer 2024-2029 pada 2023.
(nnz)
Lihat Juga :