Kisah Inspiratif Qori, Anak Driver Ojol Lulus Cumlaude dari Undip dengan IPK 3,95
Jum'at, 12 September 2025 - 05:35 WIB
loading...
Qori Safa Nurzikha, mahasiswi Sekolah Vokasi Undip lulus dengan status Cumlaude. Foto/Undip.
A
A
A
JAKARTA - Kisah perjuangan Qori Safa Nurzikha, mahasiswa Universitas Diponegoro ( Undip ), menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih prestasi akademik gemilang.
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip ini adalah putridari seorang pengemudi ojek online (ojol) ini berhasil lulus cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.95 pada Wisuda ke-179 Undip.
Baca juga: Mahasiswa UPN Yogyakarta Ini Raih Lulusan Terbaik, Cetak 16 Prestasi
Gadis yang akrab disapa Riri ini adalah anak pertama dari dua bersaudara. Perjalanan kuliahnya penuh tantangan, terutama setelah ibunda tercinta meninggal dunia pada Juli 2021, tepat saat ia baru memulai perkuliahan di Undip. Meski tumbuh dari keluarga sederhana, sang ayah tetap menomorsatukan pendidikan anak-anaknya.
Berbekal semangat tinggi, Riri berhasil diterima di Jurusan D4 Informasi dan Humas, Sekolah Vokasi Undip. Meski sempat mendaftar program KIP Kuliah dan belum lolos, ia tetap bersyukur mendapatkan keringanan biaya kuliah melalui UKT Golongan 1. Riri pun harus berhemat untuk memenuhi kebutuhan kuliah, mulai dari biaya tugas hingga proyek akademik.
Baca juga: Cerita Novia, Wisudawan Terbaik Unnes dengan IPK Tertinggi Meski Menderita Skoliosis
Selama menempuh pendidikan, Riri merasa beruntung berada di lingkungan akademik yang inklusif dan suportif. Dukungan teman-teman serta bimbingan para dosen menjadi salah satu motivasi terbesarnya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa berkuliah di jurusan ini. Selain sesuai passion, dosen-dosennya ramah dan disiplin, teman-teman juga selalu mendukung. Target saya lulus tepat waktu, dan ke depan saya ingin melanjutkan S2 atau bahkan S3 dengan beasiswa agar bisa menjadi dosen,” ujarnya, melansir laman Undip, Jumat (12/9/2025).
Kunci suksesnya, menurut Riri, terletak pada kemampuan mengenali diri sendiri serta konsistensi dalam belajar. Ia selalu berpegang pada tujuan awal kuliah, belajar ekstra sesuai kebutuhan, dan memperbanyak doa. Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada dosen pembimbing dan seluruh pihak yang mendukung perjalanannya.
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip ini adalah putridari seorang pengemudi ojek online (ojol) ini berhasil lulus cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.95 pada Wisuda ke-179 Undip.
Baca juga: Mahasiswa UPN Yogyakarta Ini Raih Lulusan Terbaik, Cetak 16 Prestasi
Gadis yang akrab disapa Riri ini adalah anak pertama dari dua bersaudara. Perjalanan kuliahnya penuh tantangan, terutama setelah ibunda tercinta meninggal dunia pada Juli 2021, tepat saat ia baru memulai perkuliahan di Undip. Meski tumbuh dari keluarga sederhana, sang ayah tetap menomorsatukan pendidikan anak-anaknya.
Berbekal semangat tinggi, Riri berhasil diterima di Jurusan D4 Informasi dan Humas, Sekolah Vokasi Undip. Meski sempat mendaftar program KIP Kuliah dan belum lolos, ia tetap bersyukur mendapatkan keringanan biaya kuliah melalui UKT Golongan 1. Riri pun harus berhemat untuk memenuhi kebutuhan kuliah, mulai dari biaya tugas hingga proyek akademik.
Baca juga: Cerita Novia, Wisudawan Terbaik Unnes dengan IPK Tertinggi Meski Menderita Skoliosis
Selama menempuh pendidikan, Riri merasa beruntung berada di lingkungan akademik yang inklusif dan suportif. Dukungan teman-teman serta bimbingan para dosen menjadi salah satu motivasi terbesarnya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa berkuliah di jurusan ini. Selain sesuai passion, dosen-dosennya ramah dan disiplin, teman-teman juga selalu mendukung. Target saya lulus tepat waktu, dan ke depan saya ingin melanjutkan S2 atau bahkan S3 dengan beasiswa agar bisa menjadi dosen,” ujarnya, melansir laman Undip, Jumat (12/9/2025).
Kunci suksesnya, menurut Riri, terletak pada kemampuan mengenali diri sendiri serta konsistensi dalam belajar. Ia selalu berpegang pada tujuan awal kuliah, belajar ekstra sesuai kebutuhan, dan memperbanyak doa. Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada dosen pembimbing dan seluruh pihak yang mendukung perjalanannya.
(nnz)
Lihat Juga :