Riwayat Pendidikan Arif Satria, Rektor IPB University yang Masuk Bursa Menteri Prabowo
Jum'at, 12 September 2025 - 20:02 WIB
loading...
Salah satu nama yang ramai dibicarakan masuk bursa menteri di kabinet Prabowo-Gibran adalah Prof. Dr. Arif Satria. Foto/IPB.
A
A
A
JAKARTA - Arif Satria yang saat ini menjadi Rektor IPB University dikabarkan akan masuk ke kabinet Prabowo-Gibran. Setelah pada Senin (8/9/2025) lima kementerian resmi berganti nakhoda, kabar berhembus bahwa akan ada nama-nama baru yang segera dilantik dalam waktu dekat.
Dari informasi yang beredar, sebanyak tujuh tokoh dari kalangan politikus, militer, hingga akademisi disebut-sebut bakal mengisi posisi menteri maupun wakil menteri di Kabinet Merah Putih.
Baca juga: Beredar 7 Nama yang Diisukan Bakal Dilantik Jadi Menteri dan Wamen
Salah satu nama yang ramai dibicarakan adalah Prof. Dr. Arif Satria, SP, MSi, Rektor IPB University. Sosok akademisi ini dinilai memiliki kapasitas dan rekam jejak mumpuni, baik di bidang pendidikan, penelitian, maupun kebijakan publik, sehingga dianggap layak masuk dalam jajaran pemerintahan Presiden Prabowo.
Melansir laman IPB University, Arif Satria menempuh pendidikan tinggi di Institut Pertanian Bogor (IPB). Ia meraih gelar Sarjana (S1) pada tahun 1995 di bidang Ilmu-Ilmu Ekonomi Pertanian. Selanjutnya, ia melanjutkan studi Magister (S2) di kampus yang sama dengan fokus pada Sosiologi Pedesaan dan berhasil lulus pada tahun 1999.
Baca juga: Reshuffle Kabinet Merah Putih, Jokowi Soroti Pergantian Sri Mulyani dan Budi Arie
Tidak berhenti di situ, Arif melanjutkan studi doktoralnya ke Jepang. Pada tahun 2006, ia berhasil menyelesaikan program Doktor (S3) di Kagoshima University pada Department of Marine Social Science.
Selain menekuni dunia akademik, Arif Satria juga aktif di berbagai organisasi internasional. Pada tahun 2000, ia bergabung dengan Laboratory of International Marine Policy di Kagoshima University, Jepang. Kemudian pada tahun 2004, ia memperluas jejaring akademiknya melalui Fisheries Center di University of British Columbia, Kanada.
Baca juga: Kursi Menpora Kosong, Golkar Ajukan Nama jika Diminta Presiden
Keterlibatan ini menunjukkan kiprah global Arif dalam isu kelautan, perikanan, dan kebijakan sumber daya alam. Jejaring internasional yang dimilikinya juga menjadi nilai tambah yang membuatnya dikenal luas di komunitas akademik global.
Prestasi Arif Satria tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga di tingkat internasional. Pada tahun 2007, ia meraih penghargaan sebagai Dosen Berprestasi III IPB. Setahun kemudian, ia berhasil memenangkan penghargaan internasional bergengsi, yakni The First Winner of the JIFRS Yamamoto Prize pada ajang International Institute for Fisheries Economics and Trade (IIFET) Conference tahun 2008.
Selain itu, ia juga menerima Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa dari Menteri Pendidikan Nasional RI. Dedikasinya pada dunia akademik dan pengembangan sumber daya manusia juga membuahkan Satyalancana 10 Tahun pada 2013, serta penghargaan dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI pada tahun yang sama atas kontribusinya dalam mendukung pengembangan SDM perikanan dan penyuluhan perikanan.
Demikian sekilas profil Arif Satria yang diisukan masuk kabinet Prabowo Subianto. Semoga bermanfaat.
Dari informasi yang beredar, sebanyak tujuh tokoh dari kalangan politikus, militer, hingga akademisi disebut-sebut bakal mengisi posisi menteri maupun wakil menteri di Kabinet Merah Putih.
Baca juga: Beredar 7 Nama yang Diisukan Bakal Dilantik Jadi Menteri dan Wamen
Salah satu nama yang ramai dibicarakan adalah Prof. Dr. Arif Satria, SP, MSi, Rektor IPB University. Sosok akademisi ini dinilai memiliki kapasitas dan rekam jejak mumpuni, baik di bidang pendidikan, penelitian, maupun kebijakan publik, sehingga dianggap layak masuk dalam jajaran pemerintahan Presiden Prabowo.
Riwayat Pendidikan Arif Satria
Melansir laman IPB University, Arif Satria menempuh pendidikan tinggi di Institut Pertanian Bogor (IPB). Ia meraih gelar Sarjana (S1) pada tahun 1995 di bidang Ilmu-Ilmu Ekonomi Pertanian. Selanjutnya, ia melanjutkan studi Magister (S2) di kampus yang sama dengan fokus pada Sosiologi Pedesaan dan berhasil lulus pada tahun 1999.
Baca juga: Reshuffle Kabinet Merah Putih, Jokowi Soroti Pergantian Sri Mulyani dan Budi Arie
Tidak berhenti di situ, Arif melanjutkan studi doktoralnya ke Jepang. Pada tahun 2006, ia berhasil menyelesaikan program Doktor (S3) di Kagoshima University pada Department of Marine Social Science.
Pengalaman Organisasi dan Jaringan Internasional
Selain menekuni dunia akademik, Arif Satria juga aktif di berbagai organisasi internasional. Pada tahun 2000, ia bergabung dengan Laboratory of International Marine Policy di Kagoshima University, Jepang. Kemudian pada tahun 2004, ia memperluas jejaring akademiknya melalui Fisheries Center di University of British Columbia, Kanada.
Baca juga: Kursi Menpora Kosong, Golkar Ajukan Nama jika Diminta Presiden
Keterlibatan ini menunjukkan kiprah global Arif dalam isu kelautan, perikanan, dan kebijakan sumber daya alam. Jejaring internasional yang dimilikinya juga menjadi nilai tambah yang membuatnya dikenal luas di komunitas akademik global.
Deretan Penghargaan Nasional dan Internasional
Prestasi Arif Satria tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga di tingkat internasional. Pada tahun 2007, ia meraih penghargaan sebagai Dosen Berprestasi III IPB. Setahun kemudian, ia berhasil memenangkan penghargaan internasional bergengsi, yakni The First Winner of the JIFRS Yamamoto Prize pada ajang International Institute for Fisheries Economics and Trade (IIFET) Conference tahun 2008.
Selain itu, ia juga menerima Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa dari Menteri Pendidikan Nasional RI. Dedikasinya pada dunia akademik dan pengembangan sumber daya manusia juga membuahkan Satyalancana 10 Tahun pada 2013, serta penghargaan dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI pada tahun yang sama atas kontribusinya dalam mendukung pengembangan SDM perikanan dan penyuluhan perikanan.
Demikian sekilas profil Arif Satria yang diisukan masuk kabinet Prabowo Subianto. Semoga bermanfaat.
(nnz)
Lihat Juga :