Ribuan Sekolah Terdampak Banjir di Bali, Kemendikdasmen Salurkan Bantuan
Sabtu, 13 September 2025 - 20:03 WIB
loading...
A
A
A
Tercatat, di Kabupaten Badung ada 214 sekolah, di Kabupaten Gianyar ada 285 sekolah, di Kabupaten Jembrana ada 226 sekolah, di Kabupaten Klungkung ada 49 sekolah, di Kabupaten Tabanan ada 113 sekolah, dan di Kota Denpasar ada 948 sekolah.
Musibah banjir itu juga menelan korban jiwa. Total ada 16 jiwa, di mana 14 orang meninggal dunia dan 2 orang masih belum ditemukan. Banjir di Bali juga mengakibatkan 562 jiwa mengungsi dari tempat tinggalnya. Terhadap musibah ini, Gogot mengaku sangat prihatin dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh korban banjir.
Waktu musibah banjir datang, sekolah-sekolah di Bali sedang libur Hari Raya Pagerwesi, sehingga tidak ada aktivitas pembelajaran di sekolah. Saat ini pihak sekolah melakukan pengecekan kondisi sekolah.
Sementara Dinas Pendidikan Bali melalui Sekretariat SPAB Bali melakukan update pendataan sekolah terdampak banjir, pada dashboard. Gubernur Bali dan Walikota Denpasar telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrim selama 7 hari dari Tanggal 10 – 17 September 2025.
Gogot mengimbau kepada pemerintah daerah di Bali agar tetap menyelenggarakan layanan pendidikan yang disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. “Layanan pendidikan harus tetap diberikan segera untuk memastikan anak-anak kita tetap belajar walaupun di kondisi pasca darurat bencana,” pungkasnya.
Musibah banjir itu juga menelan korban jiwa. Total ada 16 jiwa, di mana 14 orang meninggal dunia dan 2 orang masih belum ditemukan. Banjir di Bali juga mengakibatkan 562 jiwa mengungsi dari tempat tinggalnya. Terhadap musibah ini, Gogot mengaku sangat prihatin dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh korban banjir.
Waktu musibah banjir datang, sekolah-sekolah di Bali sedang libur Hari Raya Pagerwesi, sehingga tidak ada aktivitas pembelajaran di sekolah. Saat ini pihak sekolah melakukan pengecekan kondisi sekolah.
Sementara Dinas Pendidikan Bali melalui Sekretariat SPAB Bali melakukan update pendataan sekolah terdampak banjir, pada dashboard. Gubernur Bali dan Walikota Denpasar telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrim selama 7 hari dari Tanggal 10 – 17 September 2025.
Gogot mengimbau kepada pemerintah daerah di Bali agar tetap menyelenggarakan layanan pendidikan yang disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. “Layanan pendidikan harus tetap diberikan segera untuk memastikan anak-anak kita tetap belajar walaupun di kondisi pasca darurat bencana,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :