Riwayat Pendidikan Ustaz Khalid Basalamah, Saksi Fakta Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag

Selasa, 16 September 2025 - 07:30 WIB
loading...
Riwayat Pendidikan Ustaz...
Riwayat Pendidikan Ustaz Khalid Basalamah, Saksi Fakta Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag
A A A
JAKARTA - Ustaz Khalid Basalamah menjadi sorotan publik setelah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penetapan kuota haji tahun 2024 di Kementerian Agama. Pemeriksaan ini terkait dugaan penyimpangan dalam pembagian kuota haji khusus yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum.

Kendati proses hukum masih berjalan dalam tahap penyelidikan dan belum menetapkan tersangka, keterlibatan Khalid sebagai saksi menarik perhatian karena perannya sebagai tokoh agama yang juga menjalankan usaha.

Baca juga: KPK Beberkan Alasan Ustaz Khalid Basalamah Pindah dari Visa Furoda ke Haji Khusus

Pemeriksaan ini tidak hanya menjadi sorotan kasus hukum, tetapi juga membuka kembali sisi intelektual dan profesional sang ustaz yang selama ini aktif dalam dakwah dan kegiatan sosial.

Riwayat Pendidikan Ustaz Khalid Basalamah


Khalid Zeed Abdullah Basalamah lahir pada 1 Mei 1975 di Makassar dari keluarga keturunan Hadramaut, Yaman, menempuh pendidikan tinggi di bidang agama dengan penuh dedikasi. Ia memulai sekolahnya di Kota Makassar sebelum melanjutkan pendidikan menengah atas di Madinah, Arab Saudi.

Baca juga: 8 Jam Diperiksa KPK, Ustaz Khalid Basalamah: Posisi Kami Ini Korban PT Muhibah

Pada tahun 1994, ia masuk Universitas Islam Madinah dan mengambil program sarjana jurusan Dakwah dan Ushuluddin yang selesai pada 1998. Setelah kembali ke Indonesia, Khalid meneruskan pendidikan magister di Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Makassar.

Untuk jenjang doktoral, ia menuntaskan studinya di Universiti Tun Abdul Razak, Malaysia, pada bidang manajemen. Pendidikan yang komprehensif ini menjadi fondasi yang kuat bagi karier Khalid di bidang dakwah dan manajemen organisasi keagamaan, sekaligus menunjang aktivitas bisnis yang dijalankannya.

Baca juga: Ustaz Khalid Basalamah Absen, KPK Atur Ulang Pemanggilan sebagai Saksi

Dengan perpaduan ilmu agama dan kemampuan manajemen, Ustaz Khalid terus mengembangkan dakwahnya secara luas dan juga menjalankan berbagai program sosial.

Jejak Karier Ustaz Khalid Basalamah


Usai merampungkan pendidikannya, Ustaz Khalid Basalamah memulai kiprah akademisnya sebagai dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta. Selanjutnya, ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Program Studi Pascasarjana di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Tak hanya aktif di dunia pendidikan tinggi, ia juga dikenal luas sebagai pembicara publik dan motivator keagamaan.



Pada tahun 2011, ia mendirikan sebuah rumah tahfidz Qur'an bernama Darul Huffazh di Jakarta, sebagai bagian dari komitmennya dalam membina generasi penghafal Al-Qur'an. Selain itu, ia turut mendirikan Yayasan Basalamah, lembaga sosial yang bertujuan untuk menyebarkan pemahaman Islam di tengah masyarakat.

Namanya semakin dikenal publik setelah rutin tampil di berbagai program televisi sebagai penasihat keagamaan. Ceramah-ceramahnya yang disebarluaskan melalui kanal YouTube juga mendapat sambutan luas, menjangkau pemirsa dari berbagai wilayah di Indonesia maupun mancanegara.

M/G Nabila Sahrani Isrofaatin
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Rekomendasi
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Berita Terkini
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved