QS Global MBA Rankings 2026, BINUS Business School Raih Peringkat Tertinggi di Indonesia
Jum'at, 19 September 2025 - 14:09 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: BINUS University Komitmen Cetak Sineas Muda Unggul
Dekan BINUS Business School Master Program Asnan Furinto menambahkan, peningkatan peringkat ini merupakan pengakuan dunia terhadap kualitas program S2 Bisnis dan Manajemen BINUS Business School. "Kami percaya pendidikan bisnis harus relevan, adaptif, dan berorientasi global. Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk melahirkan pemimpin bisnis yang berintegritas, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital," katanya.
QS menilai program MBA dari berbagai universitas di dunia berdasarkan lima indikator utama. Kelima indikator utama itu adalah Employability (reputasi lulusan di mata perusahaan global dan tingkat keberhasilan memperoleh pekerjaan setelah lulus) dengan bobot 40%, Value for Money (tingkat return on investment dari segi biaya kuliah, kenaikan gaji, dan kemajuan karier) dengan bobot 20%, Alumni Outcomes (kontribusi lulusan sebagai pemimpin, wirausahawan, atau inovator di bidangnya) dengan bobot 15%, Thought Leadership (kekuatan reputasi akademik, publikasi riset, dan kualitas dosen) dengan bobot 15%, serta Diversity (rasio persebaran gender dan negara asal mahasiswa serta dosen) dengan bobot 10%.
BINUS Business School memiliki skor tinggi dalam indikator Employability, yang menunjukkan lulusan BBS dipercaya oleh industri global dan memiliki daya saing tinggi di pasar kerja internasional. Selain itu, indikator Diversity juga menegaskan komitmen BBS dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan multikultural.
Kehadiran BBS di jajaran 200 besar dunia memberi dampak positif yang lebih luas bagi ekosistem pendidikan bisnis Indonesia. Rekognisi ini menunjukkan bahwa sekolah bisnis di Indonesia mampu bersaing dengan institusi ternama di Asia maupun dunia.
Dekan BINUS Business School Master Program Asnan Furinto menambahkan, peningkatan peringkat ini merupakan pengakuan dunia terhadap kualitas program S2 Bisnis dan Manajemen BINUS Business School. "Kami percaya pendidikan bisnis harus relevan, adaptif, dan berorientasi global. Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk melahirkan pemimpin bisnis yang berintegritas, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital," katanya.
QS menilai program MBA dari berbagai universitas di dunia berdasarkan lima indikator utama. Kelima indikator utama itu adalah Employability (reputasi lulusan di mata perusahaan global dan tingkat keberhasilan memperoleh pekerjaan setelah lulus) dengan bobot 40%, Value for Money (tingkat return on investment dari segi biaya kuliah, kenaikan gaji, dan kemajuan karier) dengan bobot 20%, Alumni Outcomes (kontribusi lulusan sebagai pemimpin, wirausahawan, atau inovator di bidangnya) dengan bobot 15%, Thought Leadership (kekuatan reputasi akademik, publikasi riset, dan kualitas dosen) dengan bobot 15%, serta Diversity (rasio persebaran gender dan negara asal mahasiswa serta dosen) dengan bobot 10%.
BINUS Business School memiliki skor tinggi dalam indikator Employability, yang menunjukkan lulusan BBS dipercaya oleh industri global dan memiliki daya saing tinggi di pasar kerja internasional. Selain itu, indikator Diversity juga menegaskan komitmen BBS dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan multikultural.
Kehadiran BBS di jajaran 200 besar dunia memberi dampak positif yang lebih luas bagi ekosistem pendidikan bisnis Indonesia. Rekognisi ini menunjukkan bahwa sekolah bisnis di Indonesia mampu bersaing dengan institusi ternama di Asia maupun dunia.
Lihat Juga :