Kemendikdasmen Sediakan Program RPL bagi Guru yang Belum Sarjana, Ini Syaratnya

Jum'at, 19 September 2025 - 15:41 WIB
loading...
Kemendikdasmen Sediakan...
Kemendikdasmen berupaya mengejar gelar akademik guru dengan program peningkatan kualifikasi S1/D4 jalur RPL. Foto/BKHM.
A A A
JAKARTA - Guru sebagai tenaga profesional ternyata masih banyak yang belum bergelar sarjana (S1/D4). Kemendikdasmen pun berupaya mengejar gelar akademik guru dengan program peningkatan kualifikasi S1/D4.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Suharti, ada ratusan ribu guru yang belum memiliki kualifikasi akademik S1 dan D4. Yang paling banyak itu di jenjang PAUD dan SD.

Baca juga: Anggarkan Rp13,2 Triliun, Ini Program Kesejahteraan Guru yang Disalurkan Kemendikdasmen

Berdasarkan data Kemendikdasmen, guru yang belum S1 di jenjang TK ada 99.725 guru, jenjang SD ada 83.779, jenjang SMP ada 24.850, SLB ada 1.953, untuk jenjang SMA ada 7.424, dan untuk jenjang SMA ada 16.087. Total ada 233.818 guru yang belum S1/D4.

Suharti mengatakan, kondisi ini dipengaruhi UU Sistem Pendidikan Nasional yang lama, UU Nomor 2 Tahun 1989 dimana untuk menjadi guru SD itu syaratnya minimal berpendidikan Diploma 2. Hal ini juga terjadi karena banyak SD inpres yang berada di pelosok desa sehingga masih banyak guru yang belum bergelar sarjana.

Baca juga: Kemendikdasmen Fasilitasi 12.500 Guru untuk Lanjut Kuliah di 92 LPTK

"Banyak sekali dari guru-guru tersebut ada juga yang mengajar di daerah-daerah tertinggal. Yang mayoritas sekarang yang belum S1, D4 adalah kelompok-kelompok yang memang sulit untuk dijangkau yang jauh dari fasilitas pendidikan tinggi," ujarnya.

Direktur Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF) Ditjen GTK PG Kemendikdasmen Suparto memaparkan mengenai persyaratan kualifikasi Guru S1/D4 dilakukan melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tipe A.

Jalur RPL Tipe A Perolehan Kredit yaitu pengakuan hasil belajar yang diperoleh dari pendidikan nonformal, atau informal dan/atau pengalaman kerja setelah lulus jenjang pendidikan menengah atau bentuk lain yang sederajat. Pengakuan capaian pembelajaran dilakukan secara parsial dan diberikan dalam bentuk perolehan satuan kredit semester (sks).

Persyaratan Afirmasi


1. Usia 47 - 55 tahun, masa kerja paling sedikit 3 tahun – terdaftar di DAPODIK

2. Langsung mendapat pengakuan RPL 70% sks

3. Mengikuti pembelajaran di LPTK selama 2 (dua) semester melalui bauran dan tugas akhir dalam bentuk selain skripsi

Persyaratan Reguler


1. Guru berusia dibawah 47 tahun, masa kerja paling sedikit 3 tahun – terdaftar di DAPODIK

2. Mengikuti RPL dengan pengakuan 50% - 70% sks

3. Mengikuti pembelajaran di LPTK paling sedikit selama 2 (dua) semester melalui luring/daring/ bauran

4. Khusus guru PAUD mengikuti Diklat Berjenjang yang telah mendapat pengakuan sejumlah 45 sks
(ditempuh selama 4,5 bulan dengan pola IN-OJL)

Persyaratan Umum


1. Paling rendah lulusan SMA atau bentuk lain yang sederajat

2. Memiliki portofolio capaian pembelajaran dari pendidikan formal, nonformal, atau informal yang sesuai dengan Prodi yang dituju

3. Terdata di dalam Dapodik

4. Usia maksimal 55 tahun

5. Aktif mengajar pada Satuan Pendidikan atau melaksanakan penugasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

Untuk sasaran program ini adalah untuk guru ASN maupun non ASN jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB. Target tahun 2025 ini adalah untuk jenjang TK dan SD sebanyak 12.500 guru, jenjang TK ada 6.745 dan SD 5.755 guru.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar untuk Guru Tingkat SD
Dibuka hingga 13 Juli,...
Dibuka hingga 13 Juli, Ini Persyaratan Beasiswa Guru Unpad 2026
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan Didorong Lewat Pelatihan Guru dan Kampus Berdampak Nyata
Unpad Luncurkan Beasiswa...
Unpad Luncurkan Beasiswa Guru 2026, Ini Link Pendaftarannya
UNRI Latih Guru SD Pekanbaru...
UNRI Latih Guru SD Pekanbaru Terapkan Koding dan AI dalam Pembelajaran Deep Learning
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
P2G: Kasus Chromebook...
P2G: Kasus Chromebook Hanya Bagian Kecil, Telusuri Aliran Dana Triliunan
Dewi Perssik Kuliah...
Dewi Perssik Kuliah Jurusan Psikologi Pakai Cadar, Identitasnya Terbongkar dari Suara
Rekomendasi
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Berita Terkini
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota...
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota 2026 Segera Dimulai, Simak Tata Tertibnya
Perbedaan SPMB Bersama...
Perbedaan SPMB Bersama dan PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
SPMB Banten 2026 Jenjang...
SPMB Banten 2026 Jenjang SMK Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftarnya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved