Kemendiktisaintek Dorong Sains dan Teknologi Kuantum dari Kampus Berdampak ke Masyarakat

Sabtu, 20 September 2025 - 12:25 WIB
loading...
Kemendiktisaintek Dorong...
Kemendiktisaintek mendorong hasil-hasil karya sains dan teknologi dari perguruan tinggi bisa lebih membumi dan berdampak ke masyarakat. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Kemendiktisaintek mendorong hasil-hasil karya sains dan teknologi kudari perguruan tinggi bisa lebih membumi dan berdampak ke masyarakat. Hal ini selaras dengan tagline Kemendiktisaintek, yaitu Berdampak.

"Jadi kami dari Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Saintek dari Kemendikti Saintek itu punya satu misi yaitu mendekatkan hasil-hasil karya dari kampus, sains dan teknologi ke masyarakat. Jadi kita ingin membumikan saintek itu ke publik,” kata Direktur Pemanfaatan dan Diseminasi Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek Prof Yudi Darma, saat membuka KopiSains di Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Baca juga: Kemendiktisaintek Gelontorkan Rp110 Miliar untuk 3 Program Riset Ini

Diskusi yang digelar bareng Medcom.id membawa tema “Quantum and Everyday Technology (From Pockets to Future)”. Diskusi ini digelar dalam rangka meningkatkan literasi sains dan teknologi (saintek) dalam suasana yang santai, sehingga diharapkan sain akan lebih mudah dicerna dan diterima Masyarakat.

Acara seperti KopiSains, menurutnya, merupakan salah satu upaya strategis untuk membincangkan sains di keramaian dengan harapan melahirkan masyarakat yang semakin melek sains (citizen science). Tujuannya adalah agar publik memiliki literasi saintek yang tinggi, yang pada akhirnya dapat memanfaatkan sains dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan, baik dari segi ekonomi maupun sosial, selaras dengan tagline Kemendiktisaintek, yaitu ‘Berdampak’.

Baca juga: Wamen Stella Beberkan Alasan Prabowo Ingin Sekolah Garuda Ada di Penjuru Negeri

Pada tahun 2025 juga sekaligus menandai 100 tahun sains dan teknologi kuantum dipilih sebagai momen yang tepat untuk memperkenalkan bidang ini kepada masyarakat luas. Yudi mengakui bahwa kuantum sering dianggap sebagai bidang yang kaku dan sulit untuk dipahami.

“Nah sementara mungkin publik mungkin bisa menduga kuantum itu kesannya kan kaku ya, jauh, susah gitu ya. Nah kita berupaya sekarang untuk mengenalkan gitu tanpa mengurangi esensi atau nilai sainsnya tapi kita coba untuk menampilkan dalam bahasa yang lebih mudah dan populer,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Dugaan Kekerasan Seksual...
Dugaan Kekerasan Seksual di FHUI, Kemendiktisaintek Tegaskan Pemeriksaan Masih Berjalan
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan Didorong Lewat Pelatihan Guru dan Kampus Berdampak Nyata
Kemendiktisaintek Buka...
Kemendiktisaintek Buka Suara Soal Jurusan Teknik Ganti Nama Jadi Rekayasa
Jurusan Teknik Berganti...
Jurusan Teknik Berganti Nama Menjadi Rekayasa, Berikut Daftar Lengkapnya
Kemendiktisaintek Rilis...
Kemendiktisaintek Rilis Pedoman Sistem Penjaminan Mutu Internal Kampus, Apa Isinya?
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Berita Terkini
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved