Lentera National Resmi Luncurkan Sekolah Kristen K–12 di Park Serpong
Minggu, 21 September 2025 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, Pendidikan Inklusif . Walaupun berakar pada iman Kristen, Lentera National dengan hangat menyambut siswa dari berbagai latar belakang, agama, dan etnis, menghargai kekayaan keberagaman. Keempat, Kemitraan dengan Orang Tua. Orang tua dipandang sebagai mitra dalam membentuk pertumbuhan anak-anak mereka.
Rektor Universitas Pelita Harapan (UPH) Jonathan L Parapak mengatakan, pendidikan adalah pembangunan bangsa. Sebagai bagian dari keluarga besar YPPH, dengan lebih dari 69 sekolah dan 52.000 siswa di seluruh Indonesia, Lentera National menanam benih transformasi bagi masa depan bangsa. ”Di Lentera National-Park Serpong, kita membangun bukan hanya pengetahuan tetapi hikmat, bukan hanya keterampilan tetapi karakter, bukan hanya lulusan tetapi pemimpin,” ujarnya.
CEO Pelita Harapan Group Stephanie Riady menuturkan, kebutuhan terbesar pendidikan hari ini adalah integrase antara pengetahuan dan karakter, antara keterampilan global dan nilai-nilai lokal. ”Lentera National-Park Serpong hadir tepat waktu sebagai model integrasi ini, memadukan keunggulan akademik dengan pembentukan spiritual,” jelasnya. Baca juga: Pendidikan Inklusif untuk Anak Berkebutuhan Khusus Butuh Afirmasi Nyata
Dirjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen, Kemendikdasmen Gogot S menuturkan, kementerian menyambut baik inisiatif seperti SLH National yang sejalan dengan visi Indonesia dalam meningkatkan akses, pemerataan, dan kualitas pendidikan. ”Kami percaya sekolah ini akan berkontribusi mempersiapkan generasi masa depan yang berdaya saing global namun berakar pada nilai-nilai luhur,” tuturnya.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid bangga menyambut Lentera National. Seiring pertumbuhan Kabupaten Tangerang, masyarakat membutuhkan sekolah yang mampu memberikan pendidikan berkelas dunia dengan fondasi moral yang kuat. ”Lentera National-Park Serpong akan menjadi aset berharga bukan hanya bagi Serpong, tetapi juga bagi wilayah sekitarnya,” terangnya.
Rektor Universitas Pelita Harapan (UPH) Jonathan L Parapak mengatakan, pendidikan adalah pembangunan bangsa. Sebagai bagian dari keluarga besar YPPH, dengan lebih dari 69 sekolah dan 52.000 siswa di seluruh Indonesia, Lentera National menanam benih transformasi bagi masa depan bangsa. ”Di Lentera National-Park Serpong, kita membangun bukan hanya pengetahuan tetapi hikmat, bukan hanya keterampilan tetapi karakter, bukan hanya lulusan tetapi pemimpin,” ujarnya.
CEO Pelita Harapan Group Stephanie Riady menuturkan, kebutuhan terbesar pendidikan hari ini adalah integrase antara pengetahuan dan karakter, antara keterampilan global dan nilai-nilai lokal. ”Lentera National-Park Serpong hadir tepat waktu sebagai model integrasi ini, memadukan keunggulan akademik dengan pembentukan spiritual,” jelasnya. Baca juga: Pendidikan Inklusif untuk Anak Berkebutuhan Khusus Butuh Afirmasi Nyata
Dirjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen, Kemendikdasmen Gogot S menuturkan, kementerian menyambut baik inisiatif seperti SLH National yang sejalan dengan visi Indonesia dalam meningkatkan akses, pemerataan, dan kualitas pendidikan. ”Kami percaya sekolah ini akan berkontribusi mempersiapkan generasi masa depan yang berdaya saing global namun berakar pada nilai-nilai luhur,” tuturnya.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid bangga menyambut Lentera National. Seiring pertumbuhan Kabupaten Tangerang, masyarakat membutuhkan sekolah yang mampu memberikan pendidikan berkelas dunia dengan fondasi moral yang kuat. ”Lentera National-Park Serpong akan menjadi aset berharga bukan hanya bagi Serpong, tetapi juga bagi wilayah sekitarnya,” terangnya.
(poe)
Lihat Juga :