Mahasiswa Indonesia Raih Juara 2 dan 3 di Teknofest 2025 Istanbul
Senin, 22 September 2025 - 17:54 WIB
loading...
A
A
A
1. Tim Garuda AI, yang beranggotakan mahasiswa Indonesia di berbagai universitas Turki, berhasil meraih Juara 3 dalam kompetisi Agentic AI Turkish Large Language Model Competition di ajang internasional Teknofest 2025 Istanbul.
Tim ini dipimpin oleh Muhammad Abdan Syakura (Ankara University), bersama tiga anggota: Hasri Akbar Awal Rozaq (Gazi University), Darmawan Wicaksono (Social Science University of Ankara), dan Ammar Abdurrauf (Istanbul Technical University).
Dalam kategori Public Technologies, Garuda AI mengembangkan aplikasi HALKA – Halk Analizi ve Katılım Ajanı (Agen Analisis dan Partisipasi Publik). Aplikasi ini mampu mengumpulkan opini masyarakat, menganalisis sentimen publik, serta menyusun masukan berbasis data untuk mendukung kebijakan transparan dan partisipatif.
Inovasi HALKA dinilai unggul karena relevansi sosial yang tinggi, inovasi teknologi melalui integrasi Retrieval-Augmented Generation (RAG) dan Model Context Protocol (MCP), fleksibilitas lintas sektor, serta dampak praktis bagi pemerintahan dan masyarakat.
“Perjalanan ini penuh tantangan, mulai dari teknis superkomputer hingga koordinasi lintas negara. Tapi semua terbayar saat nama Garuda AI diumumkan di podium Teknofest,” ungkap Muhammad Abdan Syakura, kapten tim Garuda AI.
2. Tim Pencipta.art asal Indonesia, yang terdiri dari Muhammad Noufal Rizka Ibrahim, Ananda Pradian Arumdapta, dan Bilal Alfa Guldi dari Bartin University, sukses meraih Juara 3 di kategori Nsosyal Super App Creathon Yarışması.
Karya mereka adalah sebuah Super App dengan fokus pada desain UI/UX yang mengintegrasikan banyak modul dalam satu aplikasi: transportasi, belanja, makanan, pesan singkat, pembayaran digital, media sosial, dan lainnya. Mereka juga menyertakan konsep Social Commerce, di mana pengguna bisa melihat produk melalui review dari pengguna lain dan membeli langsung tanpa berpindah aplikasi.
Tim ini dipimpin oleh Muhammad Abdan Syakura (Ankara University), bersama tiga anggota: Hasri Akbar Awal Rozaq (Gazi University), Darmawan Wicaksono (Social Science University of Ankara), dan Ammar Abdurrauf (Istanbul Technical University).
Dalam kategori Public Technologies, Garuda AI mengembangkan aplikasi HALKA – Halk Analizi ve Katılım Ajanı (Agen Analisis dan Partisipasi Publik). Aplikasi ini mampu mengumpulkan opini masyarakat, menganalisis sentimen publik, serta menyusun masukan berbasis data untuk mendukung kebijakan transparan dan partisipatif.
Inovasi HALKA dinilai unggul karena relevansi sosial yang tinggi, inovasi teknologi melalui integrasi Retrieval-Augmented Generation (RAG) dan Model Context Protocol (MCP), fleksibilitas lintas sektor, serta dampak praktis bagi pemerintahan dan masyarakat.
“Perjalanan ini penuh tantangan, mulai dari teknis superkomputer hingga koordinasi lintas negara. Tapi semua terbayar saat nama Garuda AI diumumkan di podium Teknofest,” ungkap Muhammad Abdan Syakura, kapten tim Garuda AI.
2. Tim Pencipta.art asal Indonesia, yang terdiri dari Muhammad Noufal Rizka Ibrahim, Ananda Pradian Arumdapta, dan Bilal Alfa Guldi dari Bartin University, sukses meraih Juara 3 di kategori Nsosyal Super App Creathon Yarışması.
Karya mereka adalah sebuah Super App dengan fokus pada desain UI/UX yang mengintegrasikan banyak modul dalam satu aplikasi: transportasi, belanja, makanan, pesan singkat, pembayaran digital, media sosial, dan lainnya. Mereka juga menyertakan konsep Social Commerce, di mana pengguna bisa melihat produk melalui review dari pengguna lain dan membeli langsung tanpa berpindah aplikasi.
Lihat Juga :