Mahasiswa Indonesia Raih Juara 2 dan 3 di Teknofest 2025 Istanbul

Senin, 22 September 2025 - 17:54 WIB
loading...
Mahasiswa Indonesia...
Dalam ajang Teknofest 2025 di Istanbul pada 17–21 September 2025, tim mahasiswa Indonesia berhasil meraih Juara 2 dan Juara 3 di beberapa kategori kompetisi bergengsi. Foto/PPI Turki.
A A A
TURKI - Mahasiswa Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam ajang Teknofest 2025 yang berlangsung di Atatürk Havalimanı, Istanbul pada 17–21 September 2025, tim-tim Indonesia berhasil meraih Juara 2 dan Juara 3 di beberapa kategori kompetisi bergengsi.

IndoVie Team Sabet Juara 2


Tim IndoVie, kolaborasi mahasiswa Indonesia dan Vietnam, sukses meraih Juara 2 dalam kategori Psikolojide Teknolojik Uygulamasi (Technological Application in Psychology).

Baca juga: Gandeng Mahasiswa UNS, PT KAI Gelar KAI Goes to Campus Vol 2

Mereka mengembangkan aplikasi smartwatch yang terintegrasi dengan server websocket, mampu mendeteksi kondisi panik pengguna melalui data fisiologis tubuh, kemudian memberikan intervensi berupa getaran penenang untuk membantu pengguna mengendalikan kondisi psikologisnya.

Menurut Adhilla Salsabila Putri Artha, salah satu anggota tim, proses menuju final tidaklah mudah. “Kami harus melewati seleksi ketat, mulai dari seleksi pendahuluan yang mencakup penjelasan singkat tentang proyek, pemaparan masalah, kebaruan (novelty), metodologi, presentasi, hingga pengembangan prototipe secara intensif. Di final, semua kerja keras itu terbayar,” ujarnya.

Tim ini menyebut bahwa manajemen waktu menjadi tantangan besar. “Kita sering berkejaran dengan deadline, misalnya deadline jam 23.59 tapi baru selesai bentuk tim jam 23.57. Bahkan saat submit presentasi untuk final, kami sempat terlambat dan harus meminta perpanjangan waktu yang alhamdulillah akhirnya dikabulkan,” kata Adhilla.

Baca juga: Kado HUT ke-80 RI, Siswa Indonesia Raih 3 Emas di Kompetisi World GreenMech 2025

Persiapan mereka telah berlangsung sejak Maret 2025.

Dua Tim Indonesia Raih Juara 3


Selain IndoVie, dua tim mahasiswa Indonesia lainnya juga meraih Juara 3 di cabang berbeda:

1. Tim Garuda AI, yang beranggotakan mahasiswa Indonesia di berbagai universitas Turki, berhasil meraih Juara 3 dalam kompetisi Agentic AI Turkish Large Language Model Competition di ajang internasional Teknofest 2025 Istanbul.

Tim ini dipimpin oleh Muhammad Abdan Syakura (Ankara University), bersama tiga anggota: Hasri Akbar Awal Rozaq (Gazi University), Darmawan Wicaksono (Social Science University of Ankara), dan Ammar Abdurrauf (Istanbul Technical University).

Dalam kategori Public Technologies, Garuda AI mengembangkan aplikasi HALKA – Halk Analizi ve Katılım Ajanı (Agen Analisis dan Partisipasi Publik). Aplikasi ini mampu mengumpulkan opini masyarakat, menganalisis sentimen publik, serta menyusun masukan berbasis data untuk mendukung kebijakan transparan dan partisipatif.

Inovasi HALKA dinilai unggul karena relevansi sosial yang tinggi, inovasi teknologi melalui integrasi Retrieval-Augmented Generation (RAG) dan Model Context Protocol (MCP), fleksibilitas lintas sektor, serta dampak praktis bagi pemerintahan dan masyarakat.

“Perjalanan ini penuh tantangan, mulai dari teknis superkomputer hingga koordinasi lintas negara. Tapi semua terbayar saat nama Garuda AI diumumkan di podium Teknofest,” ungkap Muhammad Abdan Syakura, kapten tim Garuda AI.

2. Tim Pencipta.art asal Indonesia, yang terdiri dari Muhammad Noufal Rizka Ibrahim, Ananda Pradian Arumdapta, dan Bilal Alfa Guldi dari Bartin University, sukses meraih Juara 3 di kategori Nsosyal Super App Creathon Yarışması.

Karya mereka adalah sebuah Super App dengan fokus pada desain UI/UX yang mengintegrasikan banyak modul dalam satu aplikasi: transportasi, belanja, makanan, pesan singkat, pembayaran digital, media sosial, dan lainnya. Mereka juga menyertakan konsep Social Commerce, di mana pengguna bisa melihat produk melalui review dari pengguna lain dan membeli langsung tanpa berpindah aplikasi.

Tim ini menghadapi tantangan dari segi waktu karena kategori lomba baru diumumkan beberapa minggu sebelum batas pendaftaran. Persiapan mereka terutama berupa penyusunan CV, portofolio, userflow, dan esai singkat. Setelah lolos ke final, mereka diberikan waktu sekitar 36 jam (format hackathon) untuk membuat prototipe di tempat, sambil tetap menjaga kualitas desain dan struktur kerja. “Selama 36 jam itu kami hanya fokus mengerjakan proyek, termasuk makan dan istirahat di tempat yang sudah disediakan panitia,” ungkap Noufal.

Citra Mahasiswa Indonesia di Panggung Dunia


Prestasi di Teknofest 2025 ini menegaskan kapasitas mahasiswa Indonesia dalam menjawab tantangan global melalui inovasi teknologi. Baik lewat aplikasi kesehatan mental, sistem partisipasi publik berbasis AI, maupun desain super app yang terintegrasi, semua karya tersebut menunjukkan kreativitas, adaptasi, dan kualitas intelektual generasi muda bangsa.

Pencapaian ini bukan hanya membawa nama baik Indonesia di ajang internasional, tetapi juga menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia siap bersaing dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi dunia.

Penulis:

Lolandra

Kepala Departemen Pers dan Jurnalistik
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Hari Budaya Digelar,...
Hari Budaya Digelar, Mahasiswa Indonesia dan Internasional Pamerkan Ragam Budaya di Turki
Hadapi 10 Negara, ITS...
Hadapi 10 Negara, ITS Sabet Grand Champion Kompetisi Kapal Otonom Dunia 2026
SWA Wakili Indonesia...
SWA Wakili Indonesia ke Kejuaraan Dunia VEX Robotics di Amerika Serikat
Alluna Adila Almashyra,...
Alluna Adila Almashyra, Siswi SMP Labschool Cibubur yang Jadi Bintang di AYIMUN Kuala Lumpur
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Rekomendasi
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Ini Tuntutan BEM SI...
Ini Tuntutan BEM SI Kerakyatan Jakarta saat Demo di Depan Gedung DPR
Berita Terkini
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Super Antusias, Audisi...
Super Antusias, Audisi Liga Bintang Juara Tangerang Diikuti Lebih 500 Siswa! Giliran Audisi Depok 23 & 24 Juni Ini
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
SPMB Jakarta 2026 Resmi...
SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Cara Pemilihan Sekolah
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved