Cerita Alexander Weynard, Wisudawan Terbaik ITS dengan Nilai IPK Tertinggi
Selasa, 23 September 2025 - 06:00 WIB
loading...
Alexander Weynard Samsico (kiri), wisudawan sarjana terbaik dengan IPK tertinggi pada gelaran Wisuda ke-132 ITS. Foto/Humas ITS.
A
A
A
JAKARTA - Alexander Weynard Samsico dinobatkan menjadi salah satu wisudawan terbaik dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di wisuda ke-132 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Weynard berhasil meraih gelar sarjana jurusan Teknik Informatika.
Weynard sukses menjadi lulusan ITS dengan IPK 3,96. Tak hanya ijazah yang digenggam, namun status menjadi wisudawan terbaik pun direngkuhnya. Suatu capaian yang tak mudah diraih oleh mahasiswa tanpa berkorban untuk berjuang keras belajar dan berusaha tanpa batas.
Baca juga: Kisah Inspiratif Qori, Anak Driver Ojol Lulus Cumlaude dari Undip dengan IPK 3,95
Pemuda berkacamata ini mengungkapkan bahwa capaian tersebut tak luput dari ketertarikannya pada komputer dan pemrograman yang tumbuh melalui hobi bermain gim.
Minat tersebut mendorong wisudawan yang masuk ITS melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) ini untuk mendalami bidang mobile dan web development. Tak hanya sebatas mempelajari teori, Weynard juga aktif terlibat dalam berbagai proyek pengembangan aplikasi, mulai dari pembuatan laman hingga mobile app. Ia pun mengikuti program studi independen di Bangkit Academy sebagai bentuk pendalaman ilmu dan minatnya.
Baca juga: Kisah Demetria Dahayu, Mahasiswa UGM yang Menjadi Lulusan S1 Tercepat
Lebih dari itu, dalam membagikan kemampuan akademiknya, pemuda kelahiran Kota Jakarta ini telah tujuh kali diamanahi sebagai asisten dosen sejak semester tiga. Dengan mengampu mata kuliah seperti dasar pemrograman, sistem basis data, sistem operasi, jaringan komputer, pemrograman berbasis kerangka kerja, struktur data, hingga mobile development.
“Bagi saya, mengajari orang lain adalah cara terbaik untuk terus belajar,”katanya, melalui siaran pers, dikutip Selasa (22/9/2025).
Baca juga: Mahasiswa UPN Yogyakarta Ini Raih Lulusan Terbaik, Cetak 16 Prestasi
Selaras dengan ketertarikannya pada algoritma, topik Tugas Akhir (TA) Weynard pun menyoroti hal tersebut. Wisudawan yang masuk ITS tahun 2021 ini menyelesaikan persoalan Sphere Online Judge (SPOJ) AND Queries dengan metode Dynamic Programming Bitmask.
Pendekatan ini memungkinkan penyimpanan hasil perhitungan sebelumnya, sehingga proses menjadi lebih cepat dan performa program lebih optimal. “Algoritma ini lebih efisien sekaligus memungkinkan analisis waktu eksekusi serta penggunaan memori,” jelasnya.
Diketahui, dari total 4.948 wisudawan di wisuda ke-132 ITS, sebanyak 1.604 orang atau 32 persen berhasil meraih predikat Cum Laude. Sebanyak 826 orang (17 persen) di antaranya merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-Kuliah) atau Bidikmisi, dengan 322 orang (39 persen) berhasil meraih predikat Cum Laude.
Selain itu, ITS juga meluluskan 11 wisudawan internasional yang berasal dari Timor Leste, Belgia, India, Kamboja, Yaman, dan Rwanda.
Weynard sukses menjadi lulusan ITS dengan IPK 3,96. Tak hanya ijazah yang digenggam, namun status menjadi wisudawan terbaik pun direngkuhnya. Suatu capaian yang tak mudah diraih oleh mahasiswa tanpa berkorban untuk berjuang keras belajar dan berusaha tanpa batas.
Baca juga: Kisah Inspiratif Qori, Anak Driver Ojol Lulus Cumlaude dari Undip dengan IPK 3,95
Pemuda berkacamata ini mengungkapkan bahwa capaian tersebut tak luput dari ketertarikannya pada komputer dan pemrograman yang tumbuh melalui hobi bermain gim.
Minat tersebut mendorong wisudawan yang masuk ITS melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) ini untuk mendalami bidang mobile dan web development. Tak hanya sebatas mempelajari teori, Weynard juga aktif terlibat dalam berbagai proyek pengembangan aplikasi, mulai dari pembuatan laman hingga mobile app. Ia pun mengikuti program studi independen di Bangkit Academy sebagai bentuk pendalaman ilmu dan minatnya.
Baca juga: Kisah Demetria Dahayu, Mahasiswa UGM yang Menjadi Lulusan S1 Tercepat
Lebih dari itu, dalam membagikan kemampuan akademiknya, pemuda kelahiran Kota Jakarta ini telah tujuh kali diamanahi sebagai asisten dosen sejak semester tiga. Dengan mengampu mata kuliah seperti dasar pemrograman, sistem basis data, sistem operasi, jaringan komputer, pemrograman berbasis kerangka kerja, struktur data, hingga mobile development.
“Bagi saya, mengajari orang lain adalah cara terbaik untuk terus belajar,”katanya, melalui siaran pers, dikutip Selasa (22/9/2025).
Baca juga: Mahasiswa UPN Yogyakarta Ini Raih Lulusan Terbaik, Cetak 16 Prestasi
Selaras dengan ketertarikannya pada algoritma, topik Tugas Akhir (TA) Weynard pun menyoroti hal tersebut. Wisudawan yang masuk ITS tahun 2021 ini menyelesaikan persoalan Sphere Online Judge (SPOJ) AND Queries dengan metode Dynamic Programming Bitmask.
Pendekatan ini memungkinkan penyimpanan hasil perhitungan sebelumnya, sehingga proses menjadi lebih cepat dan performa program lebih optimal. “Algoritma ini lebih efisien sekaligus memungkinkan analisis waktu eksekusi serta penggunaan memori,” jelasnya.
Diketahui, dari total 4.948 wisudawan di wisuda ke-132 ITS, sebanyak 1.604 orang atau 32 persen berhasil meraih predikat Cum Laude. Sebanyak 826 orang (17 persen) di antaranya merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-Kuliah) atau Bidikmisi, dengan 322 orang (39 persen) berhasil meraih predikat Cum Laude.
Selain itu, ITS juga meluluskan 11 wisudawan internasional yang berasal dari Timor Leste, Belgia, India, Kamboja, Yaman, dan Rwanda.
(nnz)
Lihat Juga :