Viral Maba Unsri Dipaksa Cium Kening, Rektorat Ambil Tindakan Tegas
Selasa, 23 September 2025 - 19:49 WIB
loading...
Viral dugaan aksi perpeloncoan kepada mahasiswa baru (maba) Universitas Sriwijaya (Unsri) yang dipaksa mencium kening temannya di salah satu kegiatan kampus. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Viral dugaan aksi perpeloncoan kepada mahasiswa baru (maba) Universitas Sriwijaya (Unsri) yang dipaksa mencium kening temannya di salah satu kegiatan kampus. Pihak rektorat pun telah mengambil tindakan tegas.
Dalam video yang diunggah @infogeh, terlihat ada kegiatan yang tidak pantas yang terjadi di kampus Unsri Indralaya, Ogan Ilir, Sabtu (20/9/2025) siang.
Baca juga: 2.500 Mahasiswa Baru Universitas Sunan Gresik Ikuti PKKMB
Pada kegiatan kampus tersebut, ada dugaan kakak tingkat para mahasiswa baru ini memaksa para juniornya untuk mencium kening antara mahasiswa dan mahasiswa serta mahasiswi ke sesama mahasiswi jurusan Teknologi Pertanian Unsri.
Melansir Instagram resmi Unsri, pihak kampus telah merespons kejadian ini dengan mengambil Langkah serius untuk memastikan tindakan tidak pantas itu tidak terulang Kembali.
"Kami memahami kekhawatiran publik atas beredarnya video kegiatan kemahasiswaan baru-baru ini. Universitas Sriwijaya sedang mengambil langkah serius untuk memastikan hal serupa tidak terulang.
Baca juga: Bukan Sekadar Pengenalan Kampus, PKKMB Universitas Pancasila Lahirkan Generasi Berintegritas
Mari bersama ciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan beretika," tulis Unsri, dikutip Selasa (23/9/2025).
Selain itu, Rektorat pun membekukan selama satu tahun Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian (Himateta) Unsri karena kegiatan itu dilakukan di bawah koordinasi Himateta.
"Sehubungan dengan di kegiatan yang dilakukan oleh HIMATETA UNSRI, Pimpinan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya telah memanggil dan melakukan investigasi kepada Ketua dan Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian, Ketua Angkatan 2023, serta Ketua dan anggota Panitia Pelaksana kegiatan tersebut. Sementara ini HIMATETA dibekukan untuk 1 tahun ke depan," tegas Unsri.
Baca juga: MNC University Gelar Pre-PKKMB 2025, Siap Sambut Mahasiswa Baru
Selanjutnya Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) UNSRI akan melakukan investigasi terhadap pelaku perundungan.
Lebih dari itu, sesuai dengan Surat Edaran Rektor Nomor 0003/UN9/SE.BAK.KM/2025 tentang Ketentuan Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sriwijaya Tahun Akademik 2025/2026, pada poin 10 dan 11 yang berbunyi:
“Kepada Mahasiswa Baru Universitas Sriwijaya agar tidak melayani ajakan dari pihak mana pun untuk melakukan pelanggaran terhadap aturan Universitas Sriwijaya berupa tindak kekerasan, perpeloncoan, perundungan, pelecehan seksual, dan intoleransi. Jika terjadi pelanggaran seperti tersebut, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku di Universitas Sriwijaya.”
Dalam video yang diunggah @infogeh, terlihat ada kegiatan yang tidak pantas yang terjadi di kampus Unsri Indralaya, Ogan Ilir, Sabtu (20/9/2025) siang.
Baca juga: 2.500 Mahasiswa Baru Universitas Sunan Gresik Ikuti PKKMB
Pada kegiatan kampus tersebut, ada dugaan kakak tingkat para mahasiswa baru ini memaksa para juniornya untuk mencium kening antara mahasiswa dan mahasiswa serta mahasiswi ke sesama mahasiswi jurusan Teknologi Pertanian Unsri.
Himateta Dibekukan
Melansir Instagram resmi Unsri, pihak kampus telah merespons kejadian ini dengan mengambil Langkah serius untuk memastikan tindakan tidak pantas itu tidak terulang Kembali.
"Kami memahami kekhawatiran publik atas beredarnya video kegiatan kemahasiswaan baru-baru ini. Universitas Sriwijaya sedang mengambil langkah serius untuk memastikan hal serupa tidak terulang.
Baca juga: Bukan Sekadar Pengenalan Kampus, PKKMB Universitas Pancasila Lahirkan Generasi Berintegritas
Mari bersama ciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan beretika," tulis Unsri, dikutip Selasa (23/9/2025).
Selain itu, Rektorat pun membekukan selama satu tahun Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian (Himateta) Unsri karena kegiatan itu dilakukan di bawah koordinasi Himateta.
"Sehubungan dengan di kegiatan yang dilakukan oleh HIMATETA UNSRI, Pimpinan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya telah memanggil dan melakukan investigasi kepada Ketua dan Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian, Ketua Angkatan 2023, serta Ketua dan anggota Panitia Pelaksana kegiatan tersebut. Sementara ini HIMATETA dibekukan untuk 1 tahun ke depan," tegas Unsri.
Baca juga: MNC University Gelar Pre-PKKMB 2025, Siap Sambut Mahasiswa Baru
Selanjutnya Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) UNSRI akan melakukan investigasi terhadap pelaku perundungan.
Lebih dari itu, sesuai dengan Surat Edaran Rektor Nomor 0003/UN9/SE.BAK.KM/2025 tentang Ketentuan Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sriwijaya Tahun Akademik 2025/2026, pada poin 10 dan 11 yang berbunyi:
“Kepada Mahasiswa Baru Universitas Sriwijaya agar tidak melayani ajakan dari pihak mana pun untuk melakukan pelanggaran terhadap aturan Universitas Sriwijaya berupa tindak kekerasan, perpeloncoan, perundungan, pelecehan seksual, dan intoleransi. Jika terjadi pelanggaran seperti tersebut, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku di Universitas Sriwijaya.”
(nnz)
Lihat Juga :