Mau Jadi Guru? PGSD BINUS University Luncurkan Beasiswa 100 Persen
Kamis, 25 September 2025 - 21:29 WIB
loading...
BINUS University melalui Program Studi Primary Teacher Education (PGSD) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak pendidik masa depan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global. Foto/BINUS.
A
A
A
JAKARTA - BINUS University melalui Program Studi Primary Teacher Education (PGSD) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak pendidik masa depan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan EduTalks: Shaping Future Educators, Inspiring Global Impact di Auditorium BINUS @Kemanggisan Anggrek Campus, yang sekaligus menjadi momentum peluncuran Beasiswa 100% untuk Program Studi PGSD BINUS University.
Dekan Faculty of Humanities BINUS University, Dr. Elisa Carolina Marion, menyampaikan bahwa PGSD BINUS merupakan bagian penting dari visi besar BINUS University dalam memberdayakan masyarakat melalui pendidikan.
Baca juga: LPDP Buka Beasiswa Pendidikan Indonesia untuk Guru 2025 Dibuka, Ini Link Pendaftarannya
“PGSD BINUS University adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk melahirkan pendidik dengan standar internasional. Lulusan kami tidak hanya siap mengajar di ruang kelas, tetapi juga terhubung dengan jaringan global employability yang luas. Melalui beasiswa penuh ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk meraih mimpi menjadi pendidik berkelas dunia yang membawa dampak positif bagi masyarakat,” ujar Elisa, melalui siaran pers, Kamis (25/9/2025).
PGSD BINUS: Mencetak Pendidik Profesional
Acara EduTalks 2025 menghadirkan talkshow interaktif, hiburan kreatif, hingga trial class, yang diikuti ratusan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, praktisi pendidikan, hingga pelaku industri.
Head of Program PGSD BINUS University, Wahyu Setioko, S.Si., M.A., Ph.D., menegaskan bahwa PGSD BINUS tidak hanya berfokus mencetak guru sekolah dasar, tetapi juga pendidik profesional yang berkontribusi dalam ekosistem pendidikan global, termasuk sekolah internasional dan perusahaan Education Technology.
“Beasiswa penuh ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk mengembangkan karier di sektor edukasi yang lebih luas,” ungkap Wahyu.
Pandangan Praktisi dan Alumni
Dalam sesi talkshow, Marc Irawan, CEO CoLearn, menyoroti transformasi peran guru di era teknologi.
“Guru masa depan bukan hanya mengajar, tetapi menjadi fasilitator pembelajaran berbasis teknologi yang personal, interaktif, dan data-driven. Lulusan PGSD BINUS University memiliki peluang karier luas, termasuk sebagai content creator pendidikan, learning consultant, hingga product specialist di perusahaan Education Technology,” jelasnya.
Sementara itu, Evi Trisna, Advisor Indonesia Mengajar, menekankan peran strategis guru di Indonesia.
“Mahasiswa PGSD BINUS University harus berani berinovasi, terbuka pada perkembangan, namun tetap berakar pada nilai-nilai lokal. Dengan kombinasi tersebut, mereka bisa membawa dampak nyata, tidak hanya di kelas atau komunitas, tetapi juga dalam ekosistem pendidikan global,” tutur Evi.
Inspirasi juga datang dari Lorensia Ria Audini, alumni PGSD BINUS yang kini berkarier di Global Prestasi School, sekolah internasional dengan kurikulum Cambridge. Ia mengungkapkan bahwa pengalaman belajar di BINUS membekalinya dengan metodologi mengajar, kompetensi global, kurikulum internasional, serta keterampilan komunikasi lintas budaya yang membuatnya percaya diri menembus dunia pendidikan internasional.
Kreativitas Mahasiswa dan Hiburan Inspiratif
Selain diskusi inspiratif, acara juga menampilkan kreativitas mahasiswa PGSD BINUS melalui drama musikal, serta penampilan dari Binusfluencer Nadine Abigail dan Charisa Faith. Hiburan segar tersebut memberikan nuansa motivatif sekaligus mempertegas semangat mahasiswa PGSD BINUS dalam berkarya.
Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan EduTalks: Shaping Future Educators, Inspiring Global Impact di Auditorium BINUS @Kemanggisan Anggrek Campus, yang sekaligus menjadi momentum peluncuran Beasiswa 100% untuk Program Studi PGSD BINUS University.
Dekan Faculty of Humanities BINUS University, Dr. Elisa Carolina Marion, menyampaikan bahwa PGSD BINUS merupakan bagian penting dari visi besar BINUS University dalam memberdayakan masyarakat melalui pendidikan.
Baca juga: LPDP Buka Beasiswa Pendidikan Indonesia untuk Guru 2025 Dibuka, Ini Link Pendaftarannya
“PGSD BINUS University adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk melahirkan pendidik dengan standar internasional. Lulusan kami tidak hanya siap mengajar di ruang kelas, tetapi juga terhubung dengan jaringan global employability yang luas. Melalui beasiswa penuh ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk meraih mimpi menjadi pendidik berkelas dunia yang membawa dampak positif bagi masyarakat,” ujar Elisa, melalui siaran pers, Kamis (25/9/2025).
PGSD BINUS: Mencetak Pendidik Profesional
Acara EduTalks 2025 menghadirkan talkshow interaktif, hiburan kreatif, hingga trial class, yang diikuti ratusan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, praktisi pendidikan, hingga pelaku industri.
Head of Program PGSD BINUS University, Wahyu Setioko, S.Si., M.A., Ph.D., menegaskan bahwa PGSD BINUS tidak hanya berfokus mencetak guru sekolah dasar, tetapi juga pendidik profesional yang berkontribusi dalam ekosistem pendidikan global, termasuk sekolah internasional dan perusahaan Education Technology.
“Beasiswa penuh ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk mengembangkan karier di sektor edukasi yang lebih luas,” ungkap Wahyu.
Pandangan Praktisi dan Alumni
Dalam sesi talkshow, Marc Irawan, CEO CoLearn, menyoroti transformasi peran guru di era teknologi.
“Guru masa depan bukan hanya mengajar, tetapi menjadi fasilitator pembelajaran berbasis teknologi yang personal, interaktif, dan data-driven. Lulusan PGSD BINUS University memiliki peluang karier luas, termasuk sebagai content creator pendidikan, learning consultant, hingga product specialist di perusahaan Education Technology,” jelasnya.
Sementara itu, Evi Trisna, Advisor Indonesia Mengajar, menekankan peran strategis guru di Indonesia.
“Mahasiswa PGSD BINUS University harus berani berinovasi, terbuka pada perkembangan, namun tetap berakar pada nilai-nilai lokal. Dengan kombinasi tersebut, mereka bisa membawa dampak nyata, tidak hanya di kelas atau komunitas, tetapi juga dalam ekosistem pendidikan global,” tutur Evi.
Inspirasi juga datang dari Lorensia Ria Audini, alumni PGSD BINUS yang kini berkarier di Global Prestasi School, sekolah internasional dengan kurikulum Cambridge. Ia mengungkapkan bahwa pengalaman belajar di BINUS membekalinya dengan metodologi mengajar, kompetensi global, kurikulum internasional, serta keterampilan komunikasi lintas budaya yang membuatnya percaya diri menembus dunia pendidikan internasional.
Kreativitas Mahasiswa dan Hiburan Inspiratif
Selain diskusi inspiratif, acara juga menampilkan kreativitas mahasiswa PGSD BINUS melalui drama musikal, serta penampilan dari Binusfluencer Nadine Abigail dan Charisa Faith. Hiburan segar tersebut memberikan nuansa motivatif sekaligus mempertegas semangat mahasiswa PGSD BINUS dalam berkarya.
(nnz)
Lihat Juga :