Profil Orchid Park Secondary School yang Makin Dikenal Gara-Gara Pendidikan Gibran
Senin, 29 September 2025 - 16:38 WIB
loading...
Nama Orchid Park Secondary School mendadak menjadi pusat perhatian publik di Indonesia setelah dikaitkan dengan riwayat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto/YouTube Publicity OPSS.
A
A
A
JAKARTA - Nama Orchid Park Secondary School mendadak menjadi pusat perhatian publik di Indonesia setelah dikaitkan dengan riwayat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka .
Hal ini mencuat seiring gugatan perdata yang diajukan advokat Subhan Palal ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait keabsahan syarat pendidikan Gibran saat pencalonan Pemilu 2024.
Baca juga: Pakar Pendidikan Ina Liem Kasih Paham Roy Suryo soal UTS Insearch di Riwayat Pendidikan Gibran
Subhan menilai ijazah Gibran diragukan kesetaraannya dengan syarat minimal SMA/sederajat. Sementara itu, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo juga ikut mempertanyakan kejanggalan data pendidikan Gibran.
Ia menyoroti bahwa meski Gibran disebut pernah bersekolah di Orchid Park Secondary School Singapura, dokumen yang beredar hanya mencantumkan rapor kelas 10 dan 11 SMA, tanpa kejelasan tahun masuk maupun kelulusannya.
Baca juga: Mengenal UTS Insearch yang Ada di Riwayat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka
Lantas, seperti apa sebenarnya profil sekolah yang disebut-sebut sebagai tempat Gibran menempuh pendidikan itu?
Mengutip laman resminya, Orchid Park Secondary School (OPSS) adalah sekolah menengah negeri di Singapura yang berdiri pada Januari 1999. Awalnya, sekolah ini beroperasi sementara di Woodlands Ring Secondary School dengan 16 staf pengajar dan 360 siswa. Pada 13 September 1999, sekolah ini resmi pindah ke lokasi permanennya di 10 Yishun Street 81.
Baca juga: Roy Suryo Ungkap Ijazah S2 Gibran Hanya Setara SMA
Sekolah ini dipimpin oleh Principal Mr Daniel Chung dan dikenal memiliki disiplin ketat yang dirangkum dalam “4A Values”: Attendance, Attentiveness, Assignments, dan Attire. Motto sekolahnya sederhana namun penuh makna: “Onward and Persevere”.
OPSS tidak hanya unggul dalam akademik dan kedisiplinan, tetapi juga dikenal sebagai sekolah dengan budaya seni dan kreativitas yang kuat. Sejak awal 2000-an, sekolah ini secara rutin menggelar acara besar bertajuk ARTS PANACHE, termasuk konser musikal di Nanyang Auditorium dan Victoria Memorial Theatre yang menuai pujian publik.
Selain itu, OPSS juga mendorong jiwa kewirausahaan siswa melalui berbagai proyek bisnis, seperti:
ART ROCK CAFÉ (dibuka 2002) yang dikelola siswa dan menjual bubble tea
LE SHOPPE (dibuka 2005) sebagai wadah latihan bisnis siswa
THE WARDROBE, layanan penyewaan kostum tari dan pertunjukan
Sekolah ini memiliki visi untuk mencetak “Empowered Learners, Compassionate Leaders, Future-ready Orchidians.” Sementara misinya adalah “To nurture and empower Orchidians to be their best so as to lead and serve.”
Nilai-nilai utama yang ditanamkan kepada siswa meliputi:
Integrity
Compassion
Resilience
Respect
Responsibility
Dengan pendekatan holistik yang menggabungkan kompetensi sosial-emosional, kecakapan abad 21, hingga platform pengembangan karakter, OPSS menyiapkan siswanya agar siap menghadapi dunia nyata, baik dari sisi akademik maupun kepemimpinan.
Demikian sekilas profil Orchid Park Secondary School yang makin dikenal karena isu ijazah Gibran.
Hal ini mencuat seiring gugatan perdata yang diajukan advokat Subhan Palal ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait keabsahan syarat pendidikan Gibran saat pencalonan Pemilu 2024.
Baca juga: Pakar Pendidikan Ina Liem Kasih Paham Roy Suryo soal UTS Insearch di Riwayat Pendidikan Gibran
Subhan menilai ijazah Gibran diragukan kesetaraannya dengan syarat minimal SMA/sederajat. Sementara itu, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo juga ikut mempertanyakan kejanggalan data pendidikan Gibran.
Ia menyoroti bahwa meski Gibran disebut pernah bersekolah di Orchid Park Secondary School Singapura, dokumen yang beredar hanya mencantumkan rapor kelas 10 dan 11 SMA, tanpa kejelasan tahun masuk maupun kelulusannya.
Baca juga: Mengenal UTS Insearch yang Ada di Riwayat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka
Lantas, seperti apa sebenarnya profil sekolah yang disebut-sebut sebagai tempat Gibran menempuh pendidikan itu?
Profil Orchid Park Secondary School
Mengutip laman resminya, Orchid Park Secondary School (OPSS) adalah sekolah menengah negeri di Singapura yang berdiri pada Januari 1999. Awalnya, sekolah ini beroperasi sementara di Woodlands Ring Secondary School dengan 16 staf pengajar dan 360 siswa. Pada 13 September 1999, sekolah ini resmi pindah ke lokasi permanennya di 10 Yishun Street 81.
Baca juga: Roy Suryo Ungkap Ijazah S2 Gibran Hanya Setara SMA
Sekolah ini dipimpin oleh Principal Mr Daniel Chung dan dikenal memiliki disiplin ketat yang dirangkum dalam “4A Values”: Attendance, Attentiveness, Assignments, dan Attire. Motto sekolahnya sederhana namun penuh makna: “Onward and Persevere”.
Sekolah dengan Tradisi Seni dan Kewirausahaan yang Kuat
OPSS tidak hanya unggul dalam akademik dan kedisiplinan, tetapi juga dikenal sebagai sekolah dengan budaya seni dan kreativitas yang kuat. Sejak awal 2000-an, sekolah ini secara rutin menggelar acara besar bertajuk ARTS PANACHE, termasuk konser musikal di Nanyang Auditorium dan Victoria Memorial Theatre yang menuai pujian publik.
Selain itu, OPSS juga mendorong jiwa kewirausahaan siswa melalui berbagai proyek bisnis, seperti:
ART ROCK CAFÉ (dibuka 2002) yang dikelola siswa dan menjual bubble tea
LE SHOPPE (dibuka 2005) sebagai wadah latihan bisnis siswa
THE WARDROBE, layanan penyewaan kostum tari dan pertunjukan
Visi, Misi, dan Nilai Utama
Sekolah ini memiliki visi untuk mencetak “Empowered Learners, Compassionate Leaders, Future-ready Orchidians.” Sementara misinya adalah “To nurture and empower Orchidians to be their best so as to lead and serve.”
Nilai-nilai utama yang ditanamkan kepada siswa meliputi:
Integrity
Compassion
Resilience
Respect
Responsibility
Dengan pendekatan holistik yang menggabungkan kompetensi sosial-emosional, kecakapan abad 21, hingga platform pengembangan karakter, OPSS menyiapkan siswanya agar siap menghadapi dunia nyata, baik dari sisi akademik maupun kepemimpinan.
Demikian sekilas profil Orchid Park Secondary School yang makin dikenal karena isu ijazah Gibran.
(nnz)
Lihat Juga :