Awardee Beasiswa TELADAN Ciptakan BakubantuSulut.org untuk Donasi Berbasis Data

Senin, 29 September 2025 - 21:00 WIB
loading...
Awardee Beasiswa TELADAN...
Krisan (paling kanan belakang) bersama rekan Bakubantusulut.org. dan anak-anak di panti asuhan. Foto/TF.
A A A
JAKARTA - Indonesia konsisten menempati posisi teratas dalam World Giving Index, laporan tahunan yang diterbitkan oleh Charities Aid Foundation (CAF) untuk mengukur tingkat kedermawanan di seluruh dunia, berdasarkan tiga indikator utama: persentase orang yang menyumbangkan uang, membantu orang asing, dan melakukan kegiatan sukarelawan. Tahun 2023, Indonesia kembali dinobatkan sebagai negara paling dermawan di dunia.

Namun, di balik semangat berbagi itu, banyak panti asuhan justru menerima bantuan yang tidak sesuai kebutuhan: dari tumpukan mi instan hingga camilan tinggi MSG, sementara kebutuhan pokok seperti vitamin, susu, atau buah-buahan sering terabaikan.

Baca juga: Kisah Rischa Sebayang, dari Penerima Beasiswa hingga Jadi Data Analyst dan Mentor Muda

Kesenjangan itu yang mendorong Krisan Valerie Sangari, Noni Sulawesi Utara 2023 sekaligus penerima Beasiswa TELADAN Tanoto Foundation, untuk bergerak. Bersama 27 relawan muda, ia merintis platform Bakubantusulut.org, sebuah jembatan antara donatur dan panti asuhan di Tomohon, Minahasa, hingga Manado. Bakubantusulut.org pada dasarnya menyajikan informasi kebutuhan panti asuhan pada para donatur.

“Tujuannya sederhana, agar bantuan benar-benar sesuai dan tepat dengan kebutuhan adik-adik di panti,” ujar Krisan, melalui siaran pers, Senin (29/9/2025).

Dari Mi Instant ke Data

Lulusan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University ini memang memiliki rekam jejak panjang dalam aksi sosial saat di bangku sekolah. Ia banyak menjumpai donatur datang ke panti asuhan dan membawa barang yang ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan. Bahkan barang-barang tersebut akhirnya tidak terpakai dan menjadi sia-sia.

Baca juga: Beasiswa Teladan 2025 Kembali Dibuka, Bebas UKT, Uang Saku, hingga Exchange Program

“Misalnya, banyak donatur yang membawa mie instan atau snack-snack yang banyak MSG-nya. Padahal yang lebih dibutuhkan sebenarnya bisa bahan makanan yang lebih sehat lainnya, kemudian peralatan mandi, deterjen, atau buah-buahan,” sebutnya.

Dari situlah anggota Paskibraka Nasional 2016 ini kemudian berinisiatif membuat database kebutuhan panti asuhan yang ada di Sulawesi Utara, khususnya di Tomohon, Minahasa, dan Manado.

Melalui situs Bakubantusulut.org, Krisan dan 27 tim relawan muda lainnya melakukan pemetaan kebutuhan dengan pendekatan berbasis data. Hasilnya, donatur kini bisa menyalurkan bantuan yang presisi, tidak sekadar berbagi seadanya.

Sejak diinisiasi pada tahun 2024, Bakubantusulut.org telah menjangkau lebih dari 40 panti asuhan. Layanannya pun berkembang, tidak hanya mencakup penyaluran bantuan dari donatur, kini juga mencakup beasiswa pendidikan, pemeriksaan kesehatan, program gizi, konseling psikologi, hingga pelatihan keterampilan dan kewirausahaan.

“Bantuan emosional sesederhana kita menemani anak-anak belajar dan bermain sangat berarti. Mereka bisa mendapat teman bicara untuk mendengar curahan hati mereka dan pekerja panti juga bisa beristirahat sejenak,” katanya.

Memanusiakan Manusia

Bakubantusulut.org terinspirasi dari falsafah Minahasa “Sitou Timou Tumou Tou” yang dipopulerkan Pahlawan Nasional Sam Ratulangi. Artinya: manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain.

“Berbagi pada sesama adalah bagian dari memanusiakan manusia,” tutur Krisan.

Dia mengakui, falsafah ini makin terasah ketika dia mengikuti program Beasiswa TELADAN Tanoto Foundation saat kuliah di IPB University. Program ini tidak hanya memberi dukungan finansial, tapi juga transformasi dan pengembangan diri yang komprehensif, membentuk kepemimpinan mahasiswa agar kelak memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Melalui semangat “Pay It Forward” yang ditanamkan Tanoto Foundation, para penerima beasiswa atau Tanoto Scholars didorong untuk bergerak memberikan dampak positif secara langsung kepada komunitas. Nilai Pay it Forward sejalan dengan falsafah yang saya yakini,” terangnya.

Menjaga Nyala dari Ibu Kota

Kini, meski bekerja di Jakarta, Krisan tetap mengoordinasikan jalannya Bakubantusulut.org. Nama “Baku Bantu”, yang berarti saling menolong, menjadi pengingat sekaligus motivasi agar misi sosial ini tidak berhenti.

“Selama ada niat baik dan data yang jelas, donatur dan panti bisa bertemu di titik yang sama: saling membutuhkan,” ujarnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Pendaftaran 3 Beasiswa...
Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Universitas Mercu Buana...
Universitas Mercu Buana Buka Pendaftaran Beasiswa SNBT 2026 untuk Calon Mahasiswa Baru
Kisah Pritta, 19 Kali...
Kisah Pritta, 19 Kali Gagal Beasiswa hingga Lolos LPDP ke London Kini Mengabdi untuk Anak Indonesia
Beasiswa Garuda 2026...
Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II Resmi Dibuka, Kuliah S1 Gratis di Kampus Terbaik Dunia
BCA Buka Pendaftaran...
BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI Tahun Ajaran 2027
BPDP Buka Pendaftaran...
BPDP Buka Pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Rekomendasi
Prancis vs Senegal:...
Prancis vs Senegal: Ulangan Kejutan 2002?
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Berita Terkini
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota...
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota 2026 Segera Dimulai, Simak Tata Tertibnya
Perbedaan SPMB Bersama...
Perbedaan SPMB Bersama dan PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
SPMB Banten 2026 Jenjang...
SPMB Banten 2026 Jenjang SMK Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftarnya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved